Bayi Bos
"Kalian memberi kamar Aurel, memperlakukanku seperti Aurel, menjodohkanku dengan Rendy yang dulu dijodohkan dengan Aurel. Ah, sudahlah. Intinya aku tahu kalian nggak tulus."
Rin mengatakannya dengan tatapan dingin, tidak seperti orang terluka. Dia biasa saja seolah lumrah. Semua kerabat memerhatikan Rin, bersimpati.
Tiba-tiba mayat ayah Rin bangun, duduk. Dan menoleh ke Rin. "Nggak gitu Rin! Pikiran kamu salah!" Teriak Ayah yang masih berbalut pocong.
"Aaaaaa!" Orang-orang berteriak dan lari berhamburan.
Bab Populer