Penantian yang Tak Kunjung Datang
Dia mengambil mantel yang diletakkan seorang pelayan baik hati di sampingnya untuk membungkus tubuh, lalu meninggalkan tempat itu dengan terhuyung-huyung.
Di luar, hujan deras terus mengguyur. Tanpa sadar, dia melangkah masuk ke dalamnya. Butiran hujan yang dingin menampar wajahnya, lalu menetes turun satu per satu seperti air mata.
Namun, Teresa sudah tidak mampu menangis lagi setetes pun. Dia tidak tahu hendak ke mana, hanya berjalan tanpa tujuan di sepanjang jalan. Tak lama kemudian, sebuah mobil berhenti di sampingnya.
ตอนยอดนิยม