Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta yang Kupendam

Cinta yang Kupendam

"Hem ... ada apa?" "Buang kacamata kamu itu! Bikin aku risi aja melihatnya!" perintah Alam yang tak masuk akal. Almaira melotot mendengarnya, "Dasar aneh! Jika kamu menyuruhku untuk membuang kaca mata ini? Bagaimana mana aku bisa melihat kamu yang ada di kejauhan?" Alam langsung menjitak kepalanya Almaira. "Bodoh amar sih kamu! Kamu bisa kan menggantinya dengan softlens."
104.2K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as rintik sendu
Read
+Library
CINTAKU TERGADAI

CINTAKU TERGADAI

Gedung yang memang di gunakan setahun sekali bila ada penghelatan besar di kampus kami. "A-aku sedang berpikir, jangan kemari, jangan kemari!" Teriakku, saat temanku itu ingin menghampiri aku. Karena mendengar suara berisik, Angela dan Pak Fred menyudahi semua. Hari ini aku bakal kena damprat, pikirku. Angela yang keluar dengan nafas ngos-ngosan, dengan santai menghampiri aku. "Kau sedang apa di sini Jeanna, kau sedang memata-matai aku ya? Atau jangan-jangan ...."
102.9K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as rintik sendu
Read
+Library
BERTEMU RINDU

BERTEMU RINDU

tanyaku. Suaraku makin serak, airmata mulai menggenangi pelupuk mataku. Andra membuang wajah, bola matanya melihat ke sembarang arah. Aku menunggunya. Aku harus tahu maksud perkataannya tentang saling menyembuhkan itu. Andra terdiam beberapa saat, kemudian menatapku. “Ibumu menyembuhkan kerinduanku pada Ibuku.”
102.8K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as rintik sendu
Read
+Library
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

terangku. “Apa?! Dia mengetuk jendela kamarmu?! Lalu bagaimana kamu tahu kalau dia yang mengetuk jendela? Mungkin saja kamu salah dengar, hanya ranting atau ada benda yang mengenai jendela,” balas Kakek. Sepertinya Kakek berpikir kalau aku hanya salah dengar atau berhalusinasi, lalu Kakek kembali mengambil sendoknya dan hendak kembali menikmati nasi goreng buatannya itu.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as rintik sendu
Read
+Library
NAIK RANJANG: Nikah Dengan Kakak Ipar

NAIK RANJANG: Nikah Dengan Kakak Ipar

Icon tertawa dengan dua percikan biru di kiri dan kanan menyerupai air mata. (Bro-broo, gengsi tapi diembat juga.) Chat dari Rendi. (Kita dilupain, Gaes. Gak dianggap teman.) Asep. Kumaafin kamu karena tak mengundang kami, Ras. Dengan syarat, besok kita. Sudah berapa lama kita tak nongkrong? 2 bukan kayaknya Ibu bakal ngomel kalau aku tinggalin dia. Ketikku.
107.3K viewsOngoingAdded to Library 255 Times as rintik sendu
Read
+Library
Kerinduan Tak Berujung

Kerinduan Tak Berujung

Melihat Stella tidak mengatakan apa-apa, dia melanjutkan, "Bukannya kamu selalu mau pergi ke Omana di Asia Barat Daya untuk lihat bintang-bintang? Setelah pesta penyambutan, kita bertiga satu keluarga pergi lihat bintang-bintang, oke?" "Gunung Hijau" di Omana berada lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut dan merupakan tempat pengamatan bintang yang sangat bagus. Stella selalu ingin pergi ke sana. Sayangnya, baru kemarin dia menerima email dari Negara Ingdran. [Nona Stella, dengan berat hati kami sampaikan bahwa menurut pengamatan observatorium, bintang birumu akan jatuh dalam tiga hari.]
17.8K viewsCompletedAdded to Library 373 Times as rintik sendu
Read
+Library
Rindu yang Membunuh

Rindu yang Membunuh

“Ya .. gue serius lah, gue nyari ke semua blind spot tapi Nihil Ad. gak ada jejak gak ada petunjuk seolah dia hilang ditelan bumi” “Kalo dia ditelan bumi, dia gak akan muncul di rapat hari ini, hah” Adrian tertawa pahit “Wait…. Dia muncul?” kaget “Iya.” lirih “Serius?” “Hmm” “Ya udah kalo gitu Lo tanyain aja ke dia apa yang terjadi”
714 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as rintik sendu
Read
+Library
PEREMPUAN MASA LALU

PEREMPUAN MASA LALU

'Perlahan rindu hadir memeluk diri Menjelma sosok yang begitu kudambakan Namun, saat senyum mulai mengambang Ia lenyap tinggalkan luka Raline' Notifikasi What*App berbunyi. Rupanya dari Grup KUBIDCAM. Mei : Raline, kamu baik-baik saja, 'kan? Ia mengirim pesan itu dengan menyertakan tujuh emoticon dengan air mata yang mengalir deras. Aku segera memainkan kedua ibu jari.
1037.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as rintik sendu
Read
+Library
Cintaku yang Terbaik

Cintaku yang Terbaik

"Pendapat kamu benar. So, silakan pilih kostum yang menurut kamu sesuai." Tadinya, Amanda mengira kalau orang ini akan mempersulitnya. Ternyata tidak. Ia pun tersenyum. "Baiklah." Ia pun memilih sebuah mini dress berwarna putih salju. Mini dress adalah dress pendek dengan ukuran pendek pada bagian bawah berada di atas lutut. Ketinggian minimal tiga sentimeter di atas lutut. Apa yang Amanda pilih siang itu, membuat kagum. Terutama Radit.
4.7K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as rintik sendu
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as rintik sendu
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status