Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIINGINKAN TIGA PRIA POSESIF

DIINGINKAN TIGA PRIA POSESIF

Akhirnya, lift berhenti lalu aku berjalan menyusuri lorong dan berhenti di depan pintu 2318. Ini dia, rumah baruku. Unit apartemen yang kusewa terdiri dari ruang tamu kecil dengan sofa abu-abu, dapur minimalis, satu kamar, dan jendela menghadap kota. Aku menyukai apartemen ini karna sunyi. Tidak ada bisikan tetangga, tatapan mengasihi seolah aku hendak bunuh diri, atau percakapan yang mengingatkanku pada hari buruk itu.
545 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
Menjadi Taipan Usai Dicampakkan

Menjadi Taipan Usai Dicampakkan

"Aku mengerti." Jack mengikuti Ronald berjalan menuju lantai tiga, tepatnya di ruang 3A. Di lantai itu terdapat enam ruangan, dua di antaranya disewa untuk acara ulang tahun, termasuk ruangan yang akan didatangi Jack. Jack sempat berhenti untuk menghela napas saat sampai di depan pintu ruang 3A. Dia tahu, ketika masuk nanti harus siap dengan segala kemungkinan.
85.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
SUAMIKU TERNYATA BUKAN BERANDAL BIASA

SUAMIKU TERNYATA BUKAN BERANDAL BIASA

"Toilet?" "Iya, aku ingin BAB, tidak mungkin kan aku BAB di sini, pasti akan bau." "Ah dasar merepotkan! Ck! Ayo ikut!" serunya. Damay mengangguk dan melangkah mengikuti pria itu dengan langkah sedikit gontai. Ia keluar dari ruangan 3x3meter itu. Sesekali ia mengedarkan pandangannya di sekitar. Sepi dan gelap, hanya ada lampu gold yang menerangi dengan cahaya temaram dan rupanya kini ia berada di lantai dua.
1071.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Bos Suami

Terjerat Cinta Bos Suami

“Bagus. Jangan sampai lupa, ya.” Setelah usai dengan cangkir kopi, Akar masuk ke dalam lift dan celingukan mencari ruangan Tirtha. Hanya ada satu meja di lantai tiga berserta deretan ruangan yang berjumlah tiga pintu. “Ngapain di sana?!” teriak Maya yang melihat Akar berdiri di depan pintu Lift. Jadi, model ruangan di lantai tiga seperti studio yang luas, begitu keluar dari lift, meja Maya akan langsung terlihat.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
ISTRI SAH PEWARIS HARTA

ISTRI SAH PEWARIS HARTA

Di tengah keramaian, Yuni dengan tenangnya mengajak Sita duduk di meja nomor 23. Meja nomor 23 terletak di sudut ruangan, memberikan pandangan yang luas ke seluruh cafe. Sita merasa senang dengan pilihan tempat Yuni. Mereka duduk berhadapan, sambil memesan minuman kesukaan masing-masing.
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
STATUS WA CALON SUAMIKU

STATUS WA CALON SUAMIKU

Rengganis dan Reyhan spontan berpandangan dan tersenyum bersamaan. "Kamar nomor 30 di lantai tiga. Silakan naik lift, Pak," kata resepsionis itu seraya menyerahkan kunci kamar. "Terimakasih." Reyhan segera menggandeng tangan Rengganis dan menyeret koper mereka memasuki lift. "Sayang, ini masih siang. Apa permainan akan dimulai sekarang?" tanya Rengganis yang tiba-tiba disergap oleh Reyhan saat suaminya itu baru saja mengunci pintu dan menyalakan AC.
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 977 kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
Istri Tanpa Suami

Istri Tanpa Suami

Lekas lelaki itu memwncet nomor pelayanan kamar. [Pagi, Mbak. Kamar saya berantakan kue ulang tahun. Bisa tolong ada yang bersihkan?] [Oh, baik Pak. Tunggu sebentar ya.] [Kamar 302 ya] Emir menutup teleponnya, lalu turun dari ranjang dan menghampiri Ami dan Amira yang duduk melantai. Jemarinya ikut mencolek krim yang ada di pipi Anira, lalu memasukkannya ke dalam mulut.
9.9169.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
Jangan Sentuh Nona Zhao Di Kehidupan ini

Jangan Sentuh Nona Zhao Di Kehidupan ini

Selepas pintu lift tertutup terdengar kasak kusuk di area lobby. "Jadi ternyata beneran Tuan Ryan bertunangan dengan Nona Liana." "Serasi sekali mereka, cantik dan tampan." "Jadi bikin iri semua orang." Sementara itu, pintu lift sudah terbuka di lantai 23. Liana berjalan dengan anggun keluar dari lift menyusuri koridor lantai. Ia melirik sekilas papan petunjuk di bagian atas dan ruang meeting yang dimaksud tepat berada di depannya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
Takdir Kedua Istri Sang Kapten

Takdir Kedua Istri Sang Kapten

Aluna langsung keluar, hampir berlari kecil sambil mendorong tiang infusnya. “Ruang 203,” gumamnya. “Luna pelan—astaga!” Sindi kembali mengejar. Mereka berhenti di depan pintu kamar yang cukup sunyi. Hanya suara mesin medis yang samar terdengar dari dalam. Aluna menggenggam gagang pintu dengan tangan yang sudah dingin. “Aku masuk, ya,” bisiknya. Sindi mengangguk pelan. Pintu dibuka. Ruangan itu redup. Bau antiseptik langsung menyergap.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status