Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta dari Boss Mafia

Cinta dari Boss Mafia

“Kau sering ke sini?” Ye Junie berhenti di depan pintu ruangan, Athena menoleh untuk melihat nomor di depan pintu ruangan yang juga berwarna emas, nomor 227 yang berkilau. “Apa aku tidak boleh ke sini? Di sini sangat tenang. Ya, walaupun terkadang aku harus bertemu ataupun melihat orang-orang menyebalkan, namun mereka tidak akan mengganggu privasiku. Kadang aku juga membawa pekerjaan ke sini.” Di sini bukan hanya tempat untuk minum dan bersenang-senang. Nikolov pun mempunyai ruangan khusus miliknya yang tidak ubahnya seperti kantor.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
Seranjang Dengan Duda Arogan

Seranjang Dengan Duda Arogan

[Aku sudah ada di depan Restoran A&F] [Masuklah, aku di private room no 203] Arta memasukkan ponselnya ke dalam saku celana, lalu keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam restoran. Sesampainya di depan ruang private room 203 sesuai yang dituliskan oleh orang misterius itu, Arta langsung mengetuk pintu ruang tersebut. "Masuk!"
1021.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 787 kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
Ternyata Pria Hot itu, Om ku!!

Ternyata Pria Hot itu, Om ku!!

Sebentar mata nya stay tune di dua pria yang tengah asik bicara lalu setelah nya mata nya beralih ke pria yang berdiri sendiran yang seolah sibuk dengan handphone nya. "Jadi mereka di kamar yang mana?? Kamar kan ada banyak di sini." Tanya pria itu lagi. “Kenapa? Kau juga mau mencoba goyangan nya kawan?” seloroh pria itu pada teman nya. “Seperti nya begitu. Kayak nya asik juga.” Jawab pria yang satu nya lalu tertawa lepas. "Kamar 303. Semoga tidak ngantri ya! Soal nya di grup telegram sudah banyak yang antri.." Seloroh pria itu. Tidak lama kemudian kedua pria itu pun pergi sambil meneruskan obrolan mereka.
1052.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Sambung untuk Anak Presdir

Menjadi Ibu Sambung untuk Anak Presdir

Tangannya mencengkram rambutnya sendiri, matanya merah karena amarah dan takut bercampur menjadi satu. "Ren … tunggu aku," bisiknya, nyaris tak terdengar. Lift naik. Ketegangan mengikuti mereka hingga ke lantai dua. "Itu dia kamarnya Pak!" seru Mark membelalak, tangannya menunjuk ke pintu bertuliskan 203.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
MISTERI GADIS KEMBAR

MISTERI GADIS KEMBAR

ujar gadis bernama Sofie itu. “Hanya ini yang tersisa,” sahut Dahlia singkat. “Sepertinya, kamu tidak suka dengan kamar ini,” tukas Sofie. “Bukan tidak suka kamarnya. Aku ... tidak suka dengan angka 23,” lirih Dahlia. “Kenapa?” tanya Sofie penasaran.
9.914.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 540 kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
Wiro sang Penakluk

Wiro sang Penakluk

Menerobos lobi yang mewah, melewati resepsionis yang terkejut, dan memacu kaki mereka menaiki lift menuju lantai dua puluh sembilan. Koridor lantai itu sepi. Aroma pengharum ruangan bercampur dengan sesuatu yang lain. Bau mesiu. Samar, tapi jelas bagi hidung yang terlatih. Acong menghitung pintu kamar dari ujung koridor. Jendela ketiga dari kiri, kata Wiro. Itu berarti kamar nomor dua puluh sembilan nol tiga. Pintunya tidak terkunci.
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 512 kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
Kamar 2A

Kamar 2A

“Aku saudara jauh Bu Narti. Tinggal di bawah, kamar 1A. Baru datang dua hari yang lalu bantu-bantu urus kos ini. Bu Narti bilang ada penghuni baru di 2A, jadi aku mau nyapa sekalian memastikan semuanya aman.” Rara mengembuskan napas perlahan, sedikit lega. “Oh… saya Rara.” “Senang kenalan,” ujarnya sambil mengangguk sopan. “Maaf kalau kagetin. Lorong lantai dua memang sempit. Orang keluar kamar tiba-tiba bisa bikin jantung loncat.” Rara nyaris tersenyum tipis.
478 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Sang Detektif

Hasrat Terlarang Sang Detektif

Asap rokok mengepul lambat, menyelinap keluar dari temaram kamar nomor 203 The York Sleeper. Kamar yang sama apaknya, sama sempitnya, dan memiliki tata letak yang identik dengan kamar nomor 204, di mana Tara berada. Greg sengaja membuka sedikit jendela. Agar tidak memicu alarm kebakaran. Di atas meja kayu yang goyang, layar laptop menyala tanpa suara. Layar itu menampilkan tayangan ulang peristiwa semalam. Bayangan hitam putih itu menerjemahkan setiap inci pergerakan Tara.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai room 23
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Luthfiyya
Wow!! Ceritanya baguss bangeet. bnyak teka-tekinya yg beneran bikin mikir bareng. Ceritanya lumayan berat, tp ini nih yg jdi bikin penasaran. Alurnya juga ga pasaran, jdi pertama baca langsung ketagihan ......
muiz
Racikan ceritany gud, pembaca tuh diajak ikut tertarik dua arah. Antara profesionalitas vs perasaan. Kebawa mas Greg ngejar kebenaran atau terlena urusan hati wkwk. Dialognya bagus, ada dinginnya profesional tapi ada hangatnya cinta yang dipaksa tertahan. bikin baper tapi gak norak🫶...
Baca Semua Ulasan
ISTRI ALIM CEO KEJAM

ISTRI ALIM CEO KEJAM

Sesaat lagi langkah kaki itu akan terhenti. Dan benar saja, tidak jauh dari lift, langkah kaki Exel terhenti. Sebuah kamar dengan nomer 230. Kamar yang sudah dipesan Belinda untuk mereka. Perlahan ia memegang handle pintu, klek! 'Ceroboh!! Wanita itu tidak menguncinya? Bagaimana jika ada orang lain masuk kedalamnya?? Dan melihat tubuhnya tanpa busana?? Pasti habis!! Dasar wanita nista!!'
9.579.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
TAKDIR CINTA NESSA

TAKDIR CINTA NESSA

“Ini adalah kamar Anda,” ucap Pak Rudi sopan, menghentikan langkahnya di depan sebuah pintu berwarna biru lembut di ujung lorong lantai tiga. “Di lantai ini hanya ada satu kamar tidur yaitu kamar Anda. Dua ruangan lainnya digunakan sebagai ruang hiburan. Ada tempat karaoke dan home theater keluarga,” jelasnya sambil tersenyum hangat.
816 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai room 23
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status