Hasrat Terlarang Sang Detektif
Asap rokok mengepul lambat, menyelinap keluar dari temaram kamar nomor 203 The York Sleeper. Kamar yang sama apaknya, sama sempitnya, dan memiliki tata letak yang identik dengan kamar nomor 204, di mana Tara berada.
Greg sengaja membuka sedikit jendela. Agar tidak memicu alarm kebakaran.
Di atas meja kayu yang goyang, layar laptop menyala tanpa suara. Layar itu menampilkan tayangan ulang peristiwa semalam. Bayangan hitam putih itu menerjemahkan setiap inci pergerakan Tara.