Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

"Ibumu dirawat di kamar mana?" "Lantai 3, Kamar 315," jawab Chandra pelan. Jantung Gracya seakan berhenti. Di jurnal Bu Susan tertulis: "Kamar 315 - tempat mereka melakukan 'percobaan'. Ratri mulai curiga, tapi dia tidak berani bicara."
1.0K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as room 23
Read
+Library
BARA CINTA TERLARANG

BARA CINTA TERLARANG

“Aku akan memperlihatkan kamar owner perusahaan, di tingkat 23." Sampai ke tingkat dua puluh tiga, oom Bulus mendekati kamar VVIP, membuka dengan sidik jari, langsung lampu menyala, musik intrumentalia dan suara televisi menyiarkan film. Aku langsung turun dari gendongan oom, melihat sekeliling kamar terkagum-kagum karena keindahan dan kemewahannya. “Kok oom boleh masuk?”tanyaku.
95.3K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as room 23
Read
+Library
Contract Marriage with A Boss

Contract Marriage with A Boss

Tapi dari sederet penjelasan panjang Eddo, Kanaya justru hanya notice dengan satu hal. "Do, kamu yakin ninggalin aku di kamar hotel 233?" tanya Kanaya ragu-ragu. Membuat Eddo mengerutkan kening." Yakin lah, memangnya kenapa?" Kanaya seketika menggeleng menepis keraguan. Pasalnya ia ingat betul jika kamar yang ia huni adalah kamar nomor 321. Kamar yang hanya di huni oleh orang kelas atas. Tapi ia tidak boleh mengatakan hal ini. Ia tidak mau bila Eddo tahu soal dirinya yang bermalam dengan pria asing.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as room 23
Read
+Library
Bertukar Pasangan

Bertukar Pasangan

ucap Marc dan Dylan dalam hati sambil melihat ke pasangan lawan masing- masing. "Aku ke toilet dulu," ujar Marc memecah keheningan, dan diangguki oleh mereka bertiga. Dan saat Marc ke toilet. Dylan bertanya kepada Valerie karena tahu di mana kamar Valerie sebelumnya. Dia hanya ingin memastikan, apa yang ia lihat semalam tidak salah. "Kamu dan Marc di room berapa ?" tanya Dylan. "Kami di kamar 2025," jawab Valerie. "Eh? Bukannya itu tepat di samping kamar kita Dylan?" imbuh Laura.
1085.8K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as room 23
Read
+Library
Misteri Menara Tanpa Nama

Misteri Menara Tanpa Nama

Sebelum Aku mulai mencari benda yang bisa kugunakan untuk membuat suara berisik di ruangan ini. Dengan keributan yang terjadi di kamar 302, Aku mengakhiri hari ini dengan keadaan selamat.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as room 23
Read
+Library
Penyintas

Penyintas

sontak ia langsung bangun dari tidurnya dan melihat ke sekelilingnya. Ah… bukan… batinnya memasang ekspresi kecewa begitu melihat sesosok manusia yang sedang terlelap di tempat tidur seberangnya. Tergantung sebuah wig berwarna merah muda di atas dinding. “Sekarang ini kita sedang berada di lantai 131, tepatnya di APPT Dormitory!” Celetuk sebuah suara di telinganya. “Iya, aku tahu. Kamu selalu muncul di saat-saat yang tidak berguna.” balas Rosa ketus.
3.6K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as room 23
Read
+Library
PELAMPIASAN HASRAT MAS ARYA

PELAMPIASAN HASRAT MAS ARYA

Pikirannya kosong, hanya ada bayangan spion mobil yang patah dan wajah dingin Pak Arya yang terus berputar seperti kaset rusak di kepalanya. Begitu sampai di depan pintu kamar kos bernomor 302, Sari merogoh tasnya dengan tangan gemetar. Kunci itu berputar dengan bunyi klik yang kering, menyambutnya dengan hawa pengap ruangan berukuran tiga kali tiga meter yang terasa seperti penjara. Ia segera merebahkan tubuhnya di atas kasur tipis yang sprei-nya sudah mulai pudar.
304 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as room 23
Read
+Library
Pengantin Pengganti Revano

Pengantin Pengganti Revano

Ia teringat pesan Revano. Namun profesionalisme membuatnya ragu menolak. “Di ruang mana?” “Ruang observasi lama, lantai tiga.” Lorong lantai tiga lebih sepi dari biasanya. Lampu putih memantul di lantai mengilap. Rania berjalan pelan. Setiap langkah terasa berat. Nomor ruangannya tertera: O-317. Rania mengetuk. Tidak ada jawaban.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as room 23
Read
+Library
Hasrat Pria Lumpuh

Hasrat Pria Lumpuh

Matanya menurun, membaca tulisan tangan Damien yang rapi namun dingin: "Hotel Avenir, kamar nomor 333. Jam 9 malam ini." Ia mendongak, menatap Damien dengan sorot bertanya. Anna menggenggam kertas itu erat, begitu kuat hingga nyaris meremasnya. “Ma- malam ini?” tanyanya lirih. Damien menatapnya sebentar, lalu kembali ke meja kerjanya. Ia duduk, menyandarkan punggung dan menutup mata sejenak, menahan sesuatu yang tak ia ungkapkan.
83.3K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as room 23
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status