Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TARO

TARO

Padahal di zaman sekarang apabila di hitung-hitung sekolah perawat juga mahal. “Jangan melamun. Rakan sudah mati, ya kan?” “Hahaha iya. Dia sudah mati.” “Kalau begitu siapa yang kesini tadi siang?” tanyanya. “Menurutmu?” Kami masuk ke dalam mobil dan dengan perlahan mobilku melaju di jalan pulang. Rumahku dan Nina searah. Kami hampir setiap hari pulang dan pergi bersama. Tapi, sesekali Nina berangkat dan dijemput Rio, calon suaminya. Aku harap mereka segera menikah. Jadi Nina tidak perlu lagi hidup susah sebatang kara. Meniang ibunya meninggal dua tahun yang lalu, dan itu membuatnya sukses mendapat gelar sebatang kara. Ayahnya telah tiada sejak Nina kecil, ia anak tunggal, sejak kematian aya
2.5K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as roy raymond
Read
+Library
Ralp

Ralp

tanyaku setelah Kristi berekspresi seperti mencari sesuatu. “Ini pilihan ganda,” mulainya. “Kalau Robert ada di sini kau akan, a. Melompat ke pangkuannya, b. menjilat jari tengahmu, c. “ “Aku pilih c.” “Kan aku belum bilang.”
3.2K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as roy raymond
Read
+Library
REYGA

REYGA

tanya Bara. "Tentu, asal lo mau bantu gue juga ngejatuhin Ryder," jawab Ariel. Bara tersenyum licik mendengar itu, "Terlalu mudah bagi gue." "ARIEL!" Kelima orang itu terkejut mengetahui Raymon yang berdiri tak jauh dari mereka. "Lo gak pernah jerah rupanya," ucap Raymon dingin sambil mengepalkan tangannya.
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 416 Times as roy raymond
Read
+Library
KRAMLER

KRAMLER

Selain masih tidak menyangka bahwa kapten mereka ternyata sehebat itu dan semua gosip tentangnya benar, mereka masih terkesima dengan apa yang terjadi pada Garvain dan si kuda bayangan. Malam itu, setelah menangkap honum dan merawat luka Leotar, Marwen dan timnya mendatangi Garvain yang masih menangisi si kuda bayangan yang terbaring lemah. Bocah itu dikelilingi Homer dan Homus serta gengnya. "Apakah dia honum, Kapten?" tanya Gania sambil menunjuk si kuda bayangan. Marwen menggeleng. "Itu adalah Cremarae."
2.2K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as roy raymond
Read
+Library
SEAN

SEAN

Meihao de Xiwangsekiansersekej seph
ucap Naraya dengan senyuman yang meneduhkan bagi siapapun yang melihatnya. Greysie menatap wajah sang mertua, jiwa ke ibuan Naraya, dan cara menyikapi setiap masalah, membuat Greysie semakin mengidolakan sang mertua. Panutan Greysie semenjak Greysie bertemu dengan Naraya. Sepak terjang Naraya dalam dunia bisnis tidak bisa dipertanyakan lagi. Naraya adalah salah satu pengusaha wanita yang sangat berpengaruh di San Fransisco. Meskipun mempunyai banyak harta, Naraya tidak pernah sombong. Terlebih lagi pada para karyawannya. Naraya tergolong Bos yang sangat baik dan menghormati para pekerjanya. “Lagi ngobrol apa kalian ini, kelihatan serius sekali,” ucap Sean secara tiba-tiba. Sean menghampiri G
9.315.4K viewsOngoingAdded to Library 447 Times as roy raymond
Read
+Library
Eleanor

Eleanor

Hal itu cukup mengejutkan Alva, Elena maupun Mei karena rupanya Roy mengenali sosok Naura. “Mama mengenal Papanya Alva?” bisik Elena kemudian. “Papa?” Naura balik bertanya. “Tuan Roy itu Papanya Alva, dan kakak ipar dari tante Mei. Pemilik butik Rosie itu adalah kakak dari tante Mei, Nyonya Rosie,” papar Elena yang membuat Naura terdiam. Tak lama seseorang keluar dari butik Rosie yang tak lain adalah pemiliknya sendiri. Ia berdiri di samping Roy seraya menatap kearah Elena dan Naura.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as roy raymond
Read
+Library
Laurene

Laurene

Ia pun bangun dari tempat tidurnya, dan minum susu panas yang dibuatkan mama untuknya, lalu menyalakan laptopnya dan memutar lagu dari penyanyi kesayangannya, Taylor Swift. Laurene mencoba merapikan meja belajarnya, satu demi satu buku-buku yang berserakan di atas meja belajarnya itu dirapikannya. Laurene memandang boneka teddy bear warna pink di lantai di samping lemari bukunya itu, di sana masih tergeletak beberapa balon yang berwarna warni di samping boneka teddy bear yang besar itu. Ia melihat kembali kartu ucapan berwarna putih bertabur bunga-bunga putih di bagian depan kartu itu, yang tergeletak di atas meja belajarnya, yang dikirimkan Shawn untuknya semalam. Rasanya masih tak bisa
9.94.6K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as roy raymond
Read
+Library
ALVAREZ

ALVAREZ

@Demeus Alvarez Ray bukan rey dih dih WKWKWKWKWK #timbengek Demeus Alvarez ga usah gue lama Abang Archie ish gapapa al gue tmnin gue otw ya Demeus Alvarez gak Abang Archie gue maksa Demeus Alvarez gue blg nggak Zevanoo baca chie😊 Abang Archie niat baik pun💔 Ray bukan rey begitula kl pak ketu lagi pms🤙🏼 Sanchez Kenzo blm aja jari lu dipatahin ray ngetik macem2 Ray bukan rey HEH CHEZ LO KOK NGEDATE SAMBIL MAIN HP SIH SPT INI KAH LELAKI SESUNGGUHNY??!
109.4K viewsOngoingAdded to Library 280 Times as roy raymond
Read
+Library
DAISY

DAISY

Malas berbasa-basi lagi. Bibi Calyn tampak kecewa dengan sikap Daisy, namun ular itu bisa dengan cepat mengubah ekspresi wajahnya. “Daisy, perkenalkan, ini adalah Tuan Robert, pengacara baru yang menggantikan pengacara Papamu, dulu.” “Salam kenal, Nona Daisy.” Daisy mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan Tuan Robert. Setelahnya Tuan Robert tampak mengeluarkan sebuah amplop coklat yang dalamnya adalah sebuah berkas.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as roy raymond
Read
+Library
SamRann

SamRann

tanya Rann setelah jelas melihat wajah orang yang dimaksud. "Oh jadi namanya Bramm, thanks ya Rann udah kasih tau," ucap Safna yang kegirangan mengetahui nama orang yang diincarnya. Duel sengit berakhir dengan kemenangan Rey. Elang yang kalah kecewa dengan hasil akhirnya harus puas dengan keangkuhannya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as roy raymond
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status