Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Tanpa ada ledakan api, baja yang tadi dianggap tak terkalahkan itu tiba-tiba menciut, mengerut seperti kaleng soda yang diinjak raksasa, lalu hancur menjadi serpihan debu logam yang halus. Boooom! Seluruh orang di ruangan itu membeku. Wajah para teknisi pucat pasi. Baja terkuat mereka hancur hanya dengan sentuhan ringan. "Lihat?" Alex menoleh ke arah Candra. "Tekanan di perbatasan atmosfer dan Ruang Hampa dimensi Immortal sepuluh ribu kali lebih berat dari ini. Jika aku membangun bahtera hanya dengan baja mentah, kita semua akan menjadi bubur logam dalam sedetik."
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai ruang hampa
Baca
+Pustaka
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

--- ### **Bab 30: Pendakian di Atas Duri** Lantai dasar Menara Kehampaan adalah labirin yang terbuat dari penyesalan. Udara di sini terasa berat, berbau belerang dan memori yang membusuk. Setiap kali Hamin melangkah, *Void-Drive* di dadanya berdenyut biru elektrik, mengeluarkan suara dengung yang memekakkan telinga sebagai peringatan bahwa jantung bioniknya sedang dipaksa bekerja melampaui batas absolut.
816 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai ruang hampa
Baca
+Pustaka
Bertahan Dalam Asa Hampa

Bertahan Dalam Asa Hampa

Kenapa tidak di lepas aja ya itu sarung tangan? Nissa melihat Raid mengendap dan masuk dalam kegelapan. Suasana malam yang sudah larut membuat keadaan sekitar sunyi sekali dengan pencahayaan mulai minim karena sebagian penghuni kosan mematikan lampu saat tidur. Raid memanfaatkan hal itu untuk menyelinap masuk tanpa diketahui. Nissa menunggu dengan cemas di tempatnya. Brak!
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai ruang hampa
Baca
+Pustaka
PEWARIS BAYANGAN TERAKHIR

PEWARIS BAYANGAN TERAKHIR

Ia terbatuk, mencoba menarik napas, tapi udara di sekelilingnya terasa berat, seperti menghirup kabut hitam yang beracun. Dia bangkit perlahan, menggigil, tubuhnya gemetar oleh tekanan spiritual yang luar biasa. Tempat ini bukan dunia biasa. Bukan hutan, bukan gua, bukan lembah. Ini... dunia lain. Sebuah suara bergema dari kegelapan. “Selamat datang di Ruang Hampa Neraka.” Pemuda kurus itu memutar tubuhnya cepat. Tapi tak ada siapa pun. Suara itu datang dari segala arah, seolah menembus pikirannya langsung.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai ruang hampa
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

"Kavi, di dunia ini, akhir hanyalah sebuah kata yang diciptakan oleh mereka yang terlalu takut untuk terus melanjutkan langkah. Bagi kita... ini hanyalah awal dari Bab Baru yang tidak akan pernah mengenal kata selesai." Namun, di tengah kedamaian dan kemegahan itu, di sudut terjauh yang paling gelap dari Omni-Nuranipura, sebuah celah kecil kembali muncul. Celah ini tidak berwarna hitam atau perak. Ia berwarna 'Hampa'—sebuah ketiadaan yang lebih dalam dari kehampaan mana pun yang pernah mereka hadapi. ​Dari celah itu, terdengar sebuah bisikan yang sangat pelan namun mampu membuat seluruh bintang di langit Nuranipura bergetar karena ketakutan.
910 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai ruang hampa
Baca
+Pustaka
Gairah yang Terpendam

Gairah yang Terpendam

Wanita berjalan sambil mengusap sedikit yang basah karena gerimis yang tiada henti saat menuju rumah besar itu. “Silakan masuk, Non! Aden menunggumu di dalam.” Rosa sambil berjalan lalu pelan-pelan menaiki anak-anak tangga di diskusikan satu persatu. mendengar gemerutuk rahangnya karena dingin yang menjalar di sekujur tubuh. Jantungnya kian bertalu tak menentu kala langkahnya terhenti, di depan kamar yang beberapa hari lalu membawanya pada cerita konyol antara dia dan si pemilik kamar.
5.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai ruang hampa
Baca
+Pustaka
Pendekar Naga Biru

Pendekar Naga Biru

Alam ini juga hanya ada di Arkandaria. 8. Alam Hampa : Dimensi kosong yang diciptakan Naga Dewa untuk mengurung dewa dan naga yang telah melakukan kejahatan yang besar yang sudah tidak bisa diampuni. Alam ini menyimpan kekuatan yang besar, yang jika dimanfaatkan dengan benar akan meningkatkan kemampuan Naga dan Pendekar Naga. Alam Hampa tersebar dimana-mana dan hanya segelintir saja yang bisa mengakses alam ini.
9.8243.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai ruang hampa
Tampilkan Ulasan (60)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Baca buku baru othor ya tentang Kultivasi background Kerajaan. DEWI KULTIVATOR LANGIT Spin off Pendekar Naga Biru Di sini diceritakan perjalanan Xian Ling sebelum menjadi Pendekar Naga Geni di Nusantara. Sun Wu Long yg muncul sejenak saat akhir Pendekar Naga Biru banyak dikisahkan di sini.
Baca Semua Ulasan
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Dalam ketakutan yang dihadapi tanpa lari, dan dalam pilihan untuk mencintai tanpa pamrih. Mereka tidak hilang. Hanya tidak dikenali. Dan itu sudah cukup. --- Namun di balik batas dunia, di antara celah waktu dan dimensi, ada sebuah ruang kecil seperti perpustakaan tanpa buku, dengan dinding-dinding kosong dan udara yang tidak berhembus. Di sana, duduk tiga sosok… samar, tak bernama, tapi utuh. Liora memandang ke kejauhan, matanya tenang. “Kita berhasil…”
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai ruang hampa
Baca
+Pustaka
Hampir Hilang Karena Penasaran

Hampir Hilang Karena Penasaran

Namun semakin ia berusaha mengisi hari, semakin terasa kosong bagian yang tidak terjamah oleh apa pun. Bukan hampa yang tenang. Hampa yang gelisah. Ia duduk, berdiri, berjalan, lalu kembali duduk. Tubuhnya mencari posisi yang tidak pernah benar-benar nyaman. Pikirannya pun sama. Sesekali muncul bisikan kecil yang menyamar sebagai logika: kalau kamu sudah sejauh ini, sedikit saja tidak akan menghapus semuanya.
505 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai ruang hampa
Baca
+Pustaka
Desa Tanpa Suara

Desa Tanpa Suara

gumam Darto. “Kenapa kita di sini kalau begitu?” tanya Raka dengan nada putus asa. Darto menggerakkan parang. “Karena kita harus menutupnya sebelum—” --- Tiba-tiba semua lampu minyak padam. Ruangan gelap total. Dari kegelapan, bisikan terdengar. Bukan satu, tapi ratusan, bercampur menjadi suara yang mengelilingi mereka dari segala arah.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai ruang hampa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status