Mampukah Aku Bertahan
Kami berempat pun keluar apartemen dan mengantarkan Wina ke tempat kosnya, sebuah rumah besar dengan pagar tinggi, kami masuk menyusuri lorong yang kanan kirinya andalah kamar.
Kamar Wina ada di kamar nomor 5. Kata Mas Firman, Dimas yang mencarikan tempat kos ini, dan Dia pula sudah membayar uang kos untuk tiga bulan ke depan. Walaupun katanya awalnya Wina menolak, tapi akhirnya Wina menyetujuinya, dengan syarat nanti potong gajinya. Dimas pun mengerti. Setidaknya pemberiannya bisa di terima Wina.
Wina sedikit keras kepala, ia akan teguh dengan apa yang sudah menjadi keputusannya. Wina bilang ia tak ingin terus menerus merepotkan aku dan Mas Firman, juga Dimas, padahal kami sama sekali tidak
Hot Chapters