Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hanya Dirimu

Hanya Dirimu

Ia juga seorang mahasiswa disalah satu Universitas Negeri di Kota Lumpia. Di Kota Lumpia ini ia ngekost bersama Dian, teman seangkatannya serta berasal dari kota yang sama meski beda kecamatan yaitu kota Ukir Jepara. Berkali-kali Dimas memejamkan mata, juga bolak-balik mengganti posisi tidur di sofa panjang depan ruang siaran agar bisa segera terlelap. Akan tetapi sudah lebih dari 30 menit semenjak dirinya merebahkan tubuh, tapi tidak kunjung mengantuk.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as rumah kost dimas
Read
+Library
Gadis Tanpa Mata Batin

Gadis Tanpa Mata Batin

Bu Diah berpamitan, meninggalkan mereka untuk membereskan barang-barang. “Kamarnya nyaman, kok,” kata Mina lagi sambil mulai membuka kopernya. “Aku senang banget pilih kost ini. Murah, bersih, dan fasilitasnya banyak. Aku beruntung banget!” Miranti mendekati jendela kamar, melirik ke arah taman kecil di belakang. Ia mengerutkan kening. Ada bayangan seperti seseorang berdiri di sana, tapi saat ia berkedip, bayangan itu menghilang.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as rumah kost dimas
Read
+Library
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Kompleks perumahan yang setahu Diana cukup elit di Semarang. Diana berhenti di depan rumah dengan pagar hitam yang menjulang tinggi. “Mba Novia, aku udah di depan rumah Bukitsari Raya IV Nomor 56 ya” Diana menelepon dari dalam mobil. “Masuk dulu ya Di, Mama belum selesai. Bentar aku bukain pintu” jawab Mba Novia dari ujung telephone. Ketika Diana melewati pagar, tak henti Diana kagum dengan rumah dua lantai bercat putih dengan pilar – pilar di depannya. ‘Ini mah istana, bukan rumah’ gumamnya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as rumah kost dimas
Read
+Library
RUMAHKU ADALAH KAMU

RUMAHKU ADALAH KAMU

“Aku nggak kepikiran sejauh itu, tapi kalau menurutmu itu yang paling pas, it’s okay.” Butuh hampir seharian penuh untuk membereskan semuanya. Saat matahari mulai condong ke barat, apartemen itu akhirnya mulai terasa seperti rumah. Kardus-kardus sudah jauh berkurang, rak buku terisi, dan kasur terpasang rapi. Malam itu, mereka memilih memesan makanan, terlalu lelah untuk sekadar memikirkan masak. “Besok aku mulai kerja lagi,” kata Arsen sambil menyuapkan sesendok nasi goreng ke mulutnya.
10745 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as rumah kost dimas
Read
+Library
Humaira (Hati yang Mendua)

Humaira (Hati yang Mendua)

"Mama selalu menanyakan kapan punya anak. Nggak ada bosannya. Dimas menggerutu. "Wajarlah Sayang, kita sudah lama menikah tapi belum juga punya anak. Kita ke dokter aja ya Sayang cek kesuburan." "Ya nanti kita bicarakan lagi." Dimas mengajak Humaira untuk ke depan. Acara selanjutnya yaitu berdansa dan makan-makan. Walaupun acara diadakan di rumah, tapi tetap mewah karena Dimas mempersiapkan segalanya dengan matang. Dia banyak mengeluarkan uang untuk acara malam itu. Nggak heran Dimas yang merupakan anak tunggal dari pengusaha terkenal nomor dua di Indonesia, yang asetnya ada dimana-mana. Namun sayang Yodha Pambudi Pratama yang seorang pengusaha properti hanya punya anak satu yaitu Dimas Prat
103.2K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as rumah kost dimas
Read
+Library
Aku Terjebak di Keluarga Toxic

Aku Terjebak di Keluarga Toxic

"Berapa uang kost disini? " "Kata mbak Lusi tujuh ratus ribu mas. Tapi karena keadaanku sama seperti mbak Maya, jadi uang kost kami dipotong duaratus ribu. Jadi bayar limaratus ribu. " jelas Dila. Danil mengerti dan mengambil dompetnya. lalu menyerahkan lima belas lembar uang ratusan kepada Dila.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 243 Times as rumah kost dimas
Read
+Library
Putri Yang Kau Suruh Gugurkan

Putri Yang Kau Suruh Gugurkan

Seseorang menyambut kedatangan mereka. "Mau cari rumah kost ya, Mas?" "Iya. Bisa ketemu siapa, ya?" "Bisa ke rumah sana dulu, Mas. Rumah pemilik kosnya." "Terima kasih ya, Dek." * "Paling telat tanggal lima saya terima uang kostnya." "Baik, Pak." Abi menyerahkan uang sebanyak satu setengah juta kepada lelaki pemilik kost itu. "Terima kasih. Mari saya antar."
1032.7K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as rumah kost dimas
Read
+Library
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

tanya Tio. "Kerja lah, Mas. Memang kamu yang hanya di rumah dan pengangguran bisa kasih aku perhiasan. Sudah bagus aku nggak pernah menuntut kamu. Oh ya, aku kira aku akan beli rumah untuk kita tinggal. Rumah ini sudah tak layak," jawab Mila dengan menengok semua penjuru rumahnya. Memang jauh dari kata layak. Rumah bertembok kayu dan triplek. Serta sering bolong. Tikus dan kecoa sering masuk dari lubang. Siapa yang tidak risih dengan hal itu. "Masa iya kamu kerja di tempat Reva langsung banyak dapat uang. Mana mau beli rumah segala. Katakan kamu dapat uang dari mana, Mila?" tegas Tio.
16.5K viewsCompletedAdded to Library 510 Times as rumah kost dimas
Read
+Library
Tetangga Kos Menawan

Tetangga Kos Menawan

ayah gw mulai menyelidik "iya yah, kan udah aku bilang semenjak awal dulu kalau ini kost campur" jawab gw sedikit ngeles "kost campur dan bebas ?" ayah gw tanya seakan mau mengadili gw "ya bebas sih yah, yang ditugasin jaga kost ini sebenernya pak Yanto tapi dia jarang kesini kecuali kalau ada masalah dengan kost ini atau ada anak baru yang mau masuk kost" jelas gw
8.918.3K viewsCompletedAdded to Library 383 Times as rumah kost dimas
Read
+Library
Cowok Metropolitan Masuk Kampung

Cowok Metropolitan Masuk Kampung

Ada juga pohon jeruk nipis yang sepertinya baru saja dipangkas supaya pohonnya tidak terlalu tinggi dan menghalangi tiang jemuran yang berada di sampingnya. Rumah tersebut milik Mang Dasa, orang yang dulu pernah bekerja di rumah keluarga Pak Willy bersama dengan istrinya, Bi Itoh yang di kampung biasa dipanggil Ceu Itoh, tapi Ezra sering memanggilnya Mbok Itoh. "Silakan masuk, Pak, Bu dan Den Ezra." Mang Dasa masuk terlebih dahulu ke dalam rumah untuk menyimpan barang bawaan.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as rumah kost dimas
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status