Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pesona Ibu Kos Kesayanganku

Pesona Ibu Kos Kesayanganku

kata Andi malah kelepasan untung dia pintar mencari pengalihan. "Dasar kamu, mencari kesempatan dalam kesempitan, tuh kalau kamu membutuhkan kontrakan, sebenarnya saya salah satu pemilik kontrakan dan di sana kontrakan milik saya, tapi untuk saat ini kamarnya masih penuh, alasan saya mengajakmu melihatnya karena dua hari lagi ada beberapa kamar akan kosong, jadi kamu bisa menempatinya, itu pun kalo kamu mau sebab di tepat saya adanya kontrakan yang paling murah" jelas wanita itu, sambil menunjuk ke arah deretan kamar kontrakan yang terletak di belakang rumahnya. "Tapi mbak, saya kan butuhnya sekarang, masa saya harus tidur di jalan buat dua malam sementara menunggu kamarnya kosong," kata And
4.0K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as rumah kost pak okta
Read
+Library
BARA CINTA TERLARANG

BARA CINTA TERLARANG

protesku. “Kamu aman dan nyaman tinggal di sini? Aku lihat banyak lelaki berwajah beringas.” “Oom tempat kostku, ada mahasiswa, ada ojol, ada pegawai. Sepanjang saya tahu tidak ada yang muka beringas.” “Itu, yang rambut gondrong, pakai kaos oblong bertato.”
95.7K viewsCompletedAdded to Library 194 Times as rumah kost pak okta
Read
+Library
Kalung Ajaib Pemuda Desa

Kalung Ajaib Pemuda Desa

"Baik, Bu. Saya akan ke sana sekarang. Terima kasih." Wandra memesan ojek online lagi dan memberikan alamat kost itu pada driver. *** Lima belas menit kemudian, Wandra sampai di sebuah rumah dua lantai yang cukup besar dengan cat putih bersih. Ada papan di depan bertuliskan "KOST MIRNA - kost bebas". Wandra turun dari motor dan berjalan ke pintu depan. Ia mengetuk. Pintu dibuka oleh seorang wanita yang membuat Wandra sedikit terkejut.
936.1K viewsOngoingAdded to Library 938 Times as rumah kost pak okta
Read
+Library
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

Kami mendaftarkan lagi barang-barang apa saja yang sekiranya harus dibeli lagi karena kurang, sebelum seorang wanita paruh baya lewat di depan rumah kami dan menyapa. “Selamat sore, Mas dan Mba pasutri yang akan tinggal di sini ya? Perkenalkan, saya Rukmi, panggil sama Bu Rukmi. Tinggal di rumah sebelah sana.” Ia menunjuk rumah bergenting warna hijau yang di pekarangannya banyak tanaman. “Selamat sore, Bu. Kami belum menikah, tapi ya segera. Saya Rama, ini Maria.” Aku menyalami Bu Rukmi, Maria juga.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as rumah kost pak okta
Read
+Library
Koper Merah di Kamar Mertua

Koper Merah di Kamar Mertua

"Silakan sebutkan nama lengkap dan alamat Anda." "Orion Indrayana, tinggal di Jalan Biru Langit nomor 29," ujar Orion dengan suara agak bergetar. Matanya jumpalitan memandangi penampakan rumah interogasi dengan ekspresi ketakutan, seolah-olah ada monster yang ikut menyaksikan dirinya ditanyai dan tidak segan-segan memangsanya jika salah menjawab. "Anda di mana pada tanggal 19 Desember jam 4 sore?"
105.6K viewsCompletedAdded to Library 211 Times as rumah kost pak okta
Read
+Library
Tetangga Kos Menawan

Tetangga Kos Menawan

ayah gw mulai menyelidik "iya yah, kan udah aku bilang semenjak awal dulu kalau ini kost campur" jawab gw sedikit ngeles "kost campur dan bebas ?" ayah gw tanya seakan mau mengadili gw "ya bebas sih yah, yang ditugasin jaga kost ini sebenernya pak Yanto tapi dia jarang kesini kecuali kalau ada masalah dengan kost ini atau ada anak baru yang mau masuk kost" jelas gw
8.918.3K viewsCompletedAdded to Library 731 Times as rumah kost pak okta
Read
+Library
Rumah nomer Tujuh

Rumah nomer Tujuh

“Kami mau tanya soal rumah kosong yang di ujung gang, Pak. Rumah nomor tujuh.” “Dengar-dengar bisa dikontrakkan, ya?” Pak Slamet langsung berhenti menyapu. Senyumnya hilang. Ia menatap mereka satu per satu. “Kalian dari mana?” “Dari Jakarta, Pak. Kami kuliah di sini, semester lima. Lagi cari kontrakan murah. Temen kami nemu info rumah itu dari grup F******k.” Salah satu dari mereka, cewek berjilbab, menyambung, “Iya, Pak. Katanya sih rumahnya gede dan harganya murah banget. Cocok buat rame-rame.”
10817 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as rumah kost pak okta
Read
+Library
Suami Kontrak Pura-Pura Miskin

Suami Kontrak Pura-Pura Miskin

tanya Sintia Ini adalah tempat kost yang sudah ketiga kalinya yang mereka datangi, yang sebelumnya Nadin terkendala dengan dana karena tempat kost itu harus dibayar setahun full, memang harganya murah tetapi untuk membayar setahun full dia tidak sanggup. "Boleh bayar bulanan, sebulan dua ratus lima puluh ribu," ujar pemilik kost. Nadin memperhatikan sekelilingnya, harganya memang cukup murah, cuma lingkungan dan fasilitasnya? "Di sini ada berapa kamar, Pak?" tanya Nadin. "Ada sepuluh kamar, tinggal kamar ini yang kosong. Tiga bulan yang lalu penghuni kamar ini bunuh diri di kamar ini."
9.8146.8K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as rumah kost pak okta
Read
+Library
Hasrat Seorang Ipar

Hasrat Seorang Ipar

“Maaf, Sep. Aku tidak sengaja. Sebaiknya kamu jangan jauh-jauh duduknya. Dekat saja, biar tak terjungkal saat aku tiba-tiba mengerem.” Satu pukulan lagi mendarat di pundakku. Septi betul-betul luar biasa. Sebenarnya dia ini SPG atau tukang tonjok? Sesuai instruksi, aku mengantarkan Septi ke sebuah kostan yang berada di dalam gang sempit. Kost itu terlihat murahan dan bercampur dengan lelaki. Miris aku melihatnya. Gadis bak berlian mahal ini sangat tak pantas berada dalam kubangan hitam. Ya, aku menyebut lokasi kost-nya begitu karena selain lokasinya gelap, bau got mampet juga.
1030.6K viewsCompletedAdded to Library 979 Times as rumah kost pak okta
Read
+Library
Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

Meski asing dan jarang lewat tempat ini, tapi sering kudengar daerah tersebut merupakan tempat nyaman yang menyediakan banyak rumah kost atau kontrakan dengan harga murah. Berjalan sekitar 100 meter dari gang, mataku tertuju pada tulisan di sebuah pagar, 'Terima Kost Putri'. "Assalamu'alaikum," panggilku di luar pagar hitam yang tingginya melebihi diriku. "Wa'alaikumsalam," sahut seseorang perempuan. Aku melihat perempuan itu tampak bergegas ke arah pagar. "Permisi, Bu," sapaku ramah saat dia membuka pagar.
1087.8K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as rumah kost pak okta
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status