Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RUMAH BARU MANTAN ISTRIKU

RUMAH BARU MANTAN ISTRIKU

Aku nggak mengerti kenapa selama dua tahun menikah dengan Siska ekonomiku selalu seret. Aku menatap takjub rumah tetangga baru kami. Rumahnya ada di depan rumah kontrakan kami. Bangunan lantai dua dengan desain minimalis. Sepertinya dia membuat rumah itu memakai bantuan gambar dari arsitek. Rancangan bangunan nya bagus dan lain dari rumah warga sekitar sini. Mataku mengerjab seperti melihat sosok yang kukenal. Aku mengucek mataku lagi. Apakah tadi aku melihat Ervan? Dia sudah masuk ke rumah besar itu. Ah, mungkin hanya pikiranku saja.
1054.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai rumah lentera
Baca
+Pustaka
Salah Kenal di Rumah Hantu

Salah Kenal di Rumah Hantu

“Wah, “Rumah Sakit Jiwa di Jurang Kegelapan”! Ini pasti sangat seru! Shanny, ayo kita coba yang itu!” Di taman hiburan, Lia menunjuk ke sebuah bangunan hitam yang tampak suram di dekatnya, matanya berbinar penuh semangat. Aku menatap ragu bangunan itu dan merasa sedikit tidak nyaman. Aku memang tidak terlalu suka wahana rumah hantu yang penuh kejutan, apalagi sejak Lia punya pacar, aku semakin tidak nyaman dengan situasi “bertiga” seperti ini.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai rumah lentera
Baca
+Pustaka
Serumah Dengan Mantan

Serumah Dengan Mantan

ujar Maya sambil mengusap punggungnya. “Lumayan,” jawab Naura pelan. “Ayo masuk. Mama sudah siapin kamar kamu. Kamu pasti suka.” Naura hanya mengangguk. Setiap langkah memasuki rumah itu terasa berat. Lantainya marmer mengilap, dinding putih bersih. Aroma pengharum ruangan terlalu manis. Naura berbisik pelan, nyaris tak terdengar, “kaya hotel…”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai rumah lentera
Baca
+Pustaka
MENANTU PILIHAN MAMA

MENANTU PILIHAN MAMA

Malam harinya Di sisi lain, terlihat seorang perempuan cantik duduk di depan cermin yang berada di dalam kamarnya. Perempuan itu adalah Melody Delinda Robetson! Wajah Melody terlihat murung karena hari ini kedua orang tuanya akan melakukan pertemuan dengan keluarga laki-laki yang akan dijodohkan dengannya.
896 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai rumah lentera
Baca
+Pustaka
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga #Tetangga_tak_tahu_kami_kaya Rumah yang kami tempati kini rumah petak yang hanya ada satu kamar. Jaraknya dari komplek sekitar dua kilometer. Karena memang tak punya banyak barang acara pindahan kami lebih mudah. Tak sampai setengah hari sudah selesai semua.
1041.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai rumah lentera
Baca
+Pustaka
Cinta Untuk Rumah Terakhir

Cinta Untuk Rumah Terakhir

Selain Asha, dia juga harus tetap sehat agar bisa melindungi orang-orang tercintanya. *Pukul 21.00 Segerombolan orang muncul dari balik pintu rumah Asha sambil menenteng bingkisan berwarna hitam. Keluarga Asha menggelar pengajian tujuh harian. Keadaan rumah yang semula ramai berubah sepi dalam sekejap, di dunia ini, segala sesuatunya dirancang hanya untuk bertahan sementara. Seperti orang-orang yang beberapa detik lalu mengisi rumah Asha sambil melayangkan tahlil, kini hanya tersisa kulit semangka yang berserak di atas tikar yang terbuat dari anyaman bambu. Seperti hujan yang mengguyur sore tadi, seperti kehadiran ibu di dalam hidup Asha. Semua hanya sementara. Tuhan Maha semena-mena, tuduh
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai rumah lentera
Baca
+Pustaka
Mertua Benalu Di Rumahku

Mertua Benalu Di Rumahku

Bab 1 "Mas, kok rumah berantakan gini, sih?" keluhku pada Mas Dito yang sedang memainkan gawainya di teras rumah. Baru turun dari mobil, aku sudah menginjak mainan Kania–putri pertamaku bersama Mas Dito. Mainan Kania berserakan di mana-mana, begitu juga dengan daun pohon mangga dan pohon rambutan yang ada di depan rumah. Memang tadi pagi aku pergi kerja setelah Subuh, karena harus menjemput klien yang baru datang dari luar kota. Akan tetapi ada Bik Minah yang akan datang pagi dan pulang waktu sore yang akan mengurus rumah.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai rumah lentera
Baca
+Pustaka
Kelana

Kelana

Menyerah. Bianca menghela napasnya. "Pada akhirnya yang kita butuhkan itu cumas sahabat dan 'rumah' untuk pulang, Lana. Rumah yang nyaman, tenang, yang bisa bikin kita saling menemani sampai di hari tua nanti. Dan itu semua butuh niat, komitmen, keberanian dan keyakinan, nggak cuma cinta dan perasaan," ujar Bianca. Setelah Bianca menyelesaikan kalimatnya, seseorang menepuk pundak Lana pelan.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai rumah lentera
Baca
+Pustaka
Rumah Lavender

Rumah Lavender

"Beliau udah lama kerja sama keluarga kita untuk mengurus ladang lavender di belakang." Ah, iya. Begitu lamanya tak ke sini, aku nyaris lupa bila di belakang rumah ada ladang lavender seluas lima hektar. Ladang itulah yang membuat rumah ini bernama 'Rumah Lavender', seperti yang tertulis pada plang di depan jalan masuk tadi.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai rumah lentera
Baca
+Pustaka
JODOH DEPAN RUMAH

JODOH DEPAN RUMAH

Bagas tampak menurunkan laju kendaraannya sembari mencari lokasi tepat rumah Axel. “Rumahku di ruko-ruko itu, Om!” ujar Axel. “Yang mana?” tanya Bagas saat mereka sudah tiba di deretan ruko. “Yang catnya warna ungu,” sahut Axel. Bagas terus melajukan kendaraannya dan menghentikannya tepat di depan ruko tersebut. Disana, terpampang sebuah papan nama yang bertuliskan QUEEN CAKE ‘N BAKERY. Bagas tertegun sejenak.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai rumah lentera
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status