Turn Out
Pintu kamar mandi terbuka, Vania memberikan tatapan tajam tapi tampaknya Andreas tidak peduli dimana langsung membuka pakaiannya.
"Hanya mandi, sayang. Tapi...kalau kamu mau kita bisa melakukannya." Andreas berjalan mendekat dan langsung menyalakan shower.
Menarik Vania mendekat agar terkena air, tidak ada yang dilakukannya selain mandi. Vania menghembuskan napas lega, melakukan ritual mandi seperti biasa dan tampaknya isi kamar mandi ada beberapa barang yang biasa dipakai. Tidak lama merasakan hembusan napas disekitar leher, tidak hanya itu remasan juga dirasakan di bukit kembarnya. Desahan pelan keluar dari bibir Vania, gerakan tangannya semakin keras dan hembusan napas semakin cepat.
Bab Populer