Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Exit

Exit

“Bye, Olin.” April melambaikan tangan singkat, menutup kembali kaca mobil, menyuruh sopirnya untuk menjalankan mobil. Aku menghela nafas pelan, menatap mobil yang ditumpangi April hingga hingga di kelokan jalan sana. ***
102.7K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as run thru
Read
+Library
BURONAN

BURONAN

Rintik gerimis hinggap di tubuh Sammy yang hanya mengenakan sweater tipis yang sudah usang. Cuaca dingin seolah kawan bagi Sammy hingga tak membuatnya menggigil meski wajahnya mulai terlihat pucat. Sammy masih terus berjalan menapaki trotoar licin yang basah. Ketika dia melewati sebuah lahan kosong yang gelap gulita, Sammy seperti mendengar suara seseorang yang merintih menahan sakit. Suara itu pelan tapi nyata. Sammy pun berbelok mencari sumber suara.
1022.2K viewsCompletedAdded to Library 666 Times as run thru
Read
+Library
Tes

Tes

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as run thru
Read
+Library
U

U

Yuda POV: Sore ini sangatlah panas. Aku segera berlari keluar ruangan. Berlari melewati lorong-lorong kelas di Fakultas Teknik. Kemudian aku berhenti tepat di depan lift, menunggu lift terbuka untuk mengantarku ke lantai dasar.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as run thru
Read
+Library
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

gumamnya lagi. Valery pun berlari cepat ke arah pintu utama. Dia langsung masuk dan melihat Kenneth sedang berjalan tertatih bahkan sempoyongan ke arah tangga. James mengikutinya dari belakangan sambil menatapnya cemas begitu juga Catherine. "Kenapa mereka tidak memapahnya? padahal jelas-jelas Kenneth terlihat lemas bahkan hendak jatuh," gerutunya sambil melangkah cepat melintasi James.
10542 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as run thru
Read
+Library
Turn Out

Turn Out

Pintu kamar mandi terbuka, Vania memberikan tatapan tajam tapi tampaknya Andreas tidak peduli dimana langsung membuka pakaiannya. "Hanya mandi, sayang. Tapi...kalau kamu mau kita bisa melakukannya." Andreas berjalan mendekat dan langsung menyalakan shower. Menarik Vania mendekat agar terkena air, tidak ada yang dilakukannya selain mandi. Vania menghembuskan napas lega, melakukan ritual mandi seperti biasa dan tampaknya isi kamar mandi ada beberapa barang yang biasa dipakai. Tidak lama merasakan hembusan napas disekitar leher, tidak hanya itu remasan juga dirasakan di bukit kembarnya. Desahan pelan keluar dari bibir Vania, gerakan tangannya semakin keras dan hembusan napas semakin cepat.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as run thru
Read
+Library
Passed By You!!!

Passed By You!!!

Tapi, itu kemajuan yang pesat menurutku mengingat dia baru berusia tiga tahun. "Wan.. tuu.. tri..." Alex terus mengulang-ngulang hitungannya sampai tiga. Hal ini membuatku tertawa karena setiap selesai angka tiga dia kembali lagi ke angka satu. Hari sudah gelap, Natalie telah menidurkan Alex. Sementara, Gavin belum juga pulang. Entah kemana pria satu ini sudah hampir tengah malam namun belum juga pulang. Kasian Natalie menunggunya. Awas saja kalau dia sampai bermain wanita akan kuputus lehernya.
108.6K viewsOn holdAdded to Library 258 Times as run thru
Show Reviews (29)
Read
+Library
Key Nara
pertama lihat blurb, penempatan katanya mantul. Narasi yang digunakan penulis juga gak bikin pembaca bosan. Konflik utama sepertinya bakal belibet, ini yang jadi daya tarik terbesar sepeetinya. Semangat teruss, kak. lanjutttt......
Sheillya Pradina
Thank's kk yg udah baca smpai udah 1k aja nih wkwkwk, kmrin juga sempat masuk di pilihan editor. ~untuk mendukung cerita ini beri rating nya dong kakak² biar bisa semakin semangat updatenya. Dan dukung cerita ini yahh dengan cara memberi vote...️...️...️
Read All Reviews
Choice

Choice

Ting tong Bel apartemen berbunyi. Reihan pamit untuk membuka pintu. Seorang wanita dengan mini dress coklat muda berdiri di depan pintu apartemennya. Reihan tersenyum senang menyambut kedatangan kekasihnya. “Kok, nggak kasih tahu kalau mau datang?” membuka pintu lebih lebar. “Tadi aku ke rumah teman, terus aku pengin ketemu kamu, kangen.”
102.1K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as run thru
Read
+Library
RUN! [Bahasa Indonesia]

RUN! [Bahasa Indonesia]

Teresa menangis di bawah guyuran hujan namun tak menghentikan langkahnya. Langkahnya terhenti saat mendengar lolongan serigala, jantungnya berpacu cepat dan detik berikutnya dia berlari. Nasib sial untuk Teresa, setelah 20 langkah berlari dirinya tergelincir ke depan dan masuk ke jurang dengan batu batu besar. Jurang ini cukup dalam, kepala Teresa lagi lagi terbentur namun kali ini benturan nya sangat keras membuat kesadaran nya menghilang.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as run thru
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status