Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setelah Semua Penderitaan Berlalu

Setelah Semua Penderitaan Berlalu

Setiap kali Susan mengalami ‘kecelakaan’, dia selalu memprioritaskan Susan. Usai bicara, Rizky pun memijat kakiku. Saat aku hendak berbicara, tiba-tiba tercium aroma parfum manis yang kuat dari tubuhnya. Itu adalah aroma mawar kesukaan Susan. Aku merasa mual dan tak bisa menahannya, langsung muntah. Wajah Rizky panik. Dia mengambilkan tempat sampah untukku dan bertanya, “Kenapa? Kok mual-mual lagi?”
12.0K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as coming through
Read
+Library
Jalan Tanpa Kembali

Jalan Tanpa Kembali

"Aku akan kembali minggu depan untuk melihatnya." Aku pun menutup telepon dan menatap gelas anggur di tanganku. Anggur merah berputar perlahan di dalam gelas, seperti rubi cair. "Untuk kebebasan," ujarku pelan. Lalu aku menghabiskannya. (SELESAI)
4.0K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as coming through
Read
+Library
YOU COMPLETED ME

YOU COMPLETED ME

Mereka tak tahu, seseorang sedang berjalan mendekati mereka dengan senyum menawan dan rencana yang tersusun matang. Dia …. ***
2.6K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as coming through
Read
+Library
Comeback

Comeback

Dengan langkah pelan Andi keluar dari kamar itu, meninggalkan Aditya berpikir keras untuk memberitahu sang kakak. Dengan langkah gontai, Anya berjalan masuk sambil menenteng tas branded hadiah dari Shiva minggu lalu setelah wanita itu pulang dari Italia untuk pemotretan di sana. Shiva bilang tas itu dia dapat langsung dari pabriknya, dan masih ori. Sebenarnya Anya enggan menerima hadiah dari setiap teman-temannya jika mereka pergi ke luar negeri, tapi mereka tetap memaksa agar Anya menerimanya. Bahkan mereka mengatakan bahwa mereka akan berhenti memberi hadiah sampai Anya mau mereka ajak ke luar negeri.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as coming through
Read
+Library
I Come Back When You Leave

I Come Back When You Leave

1 Entah sejak kapan Mario keluar dari kamar, aku melihat laki-laki itu sudah berada di anak tangga terakhir saat hendak duduk di depan Papa. Padahal, aku tidak mendengar suara pintu terbuka ataupun derap sepatu hitam mengkilat yang dikenakannya. Dia tengah menatap Papa yang memunggunginya tanpa mengucapkan sepatah kata pun, inginku menyapanya, namun risiko yang timbul akan membuat Papa kecewa--bahwa dia tak akan menanggapi sapaan itu, bahkan mungkin menganggapnya angin lalu. "Aku akan kembali ke apartemenku nanti sore, Pa," ucapnya.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as coming through
Read
+Library
Exit

Exit

Seperti bisa membaca pikiranku April memberi peringatan, mengacungkan jempol. Aku balas mengangguk, memutar kenop pintu, mencoba membuka pintu bilik yang dipakai siswi itu, dan benar dugaan April, pintu itu tidak terkunci. Sebelum masuk, aku menoleh sekilas ke belakang, dimana April yang sudah berjalan menuju pintu toilet. ***
102.7K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as coming through
Read
+Library
Passed By You!!!

Passed By You!!!

Kalau di Indonesia punya Gojek, kalau disini aku menaiki uber. Kini aku sudah berada di depan apartement Dareen, aku kembali mengecek ponsel memastikan jika aku berada di nomor unit yang tepat. Aku kemudian mulai menekan bel apartement beberapa kali. Lalu kudengar suara dari arah speaker bel apartementnya. "Siapa?" "Permisi, Mr.Ivander. Ini aku Amanda." Awalnya aku ragu menyebut namaku namun apa boleh buat tidak mungkin aku bilang delievery.
108.6K viewsOn holdAdded to Library 318 Times as coming through
Show Reviews (29)
Read
+Library
Key Nara
pertama lihat blurb, penempatan katanya mantul. Narasi yang digunakan penulis juga gak bikin pembaca bosan. Konflik utama sepertinya bakal belibet, ini yang jadi daya tarik terbesar sepeetinya. Semangat teruss, kak. lanjutttt......
Sheillya Pradina
Thank's kk yg udah baca smpai udah 1k aja nih wkwkwk, kmrin juga sempat masuk di pilihan editor. ~untuk mendukung cerita ini beri rating nya dong kakak² biar bisa semakin semangat updatenya. Dan dukung cerita ini yahh dengan cara memberi vote...️...️...️
Read All Reviews
Back To Home

Back To Home

Dan mengapa aku harus kembali? Drrrrt Drrrrt Drrrrt Drrrrt Bunyi alarm membangunkanku. Tertera sudah jam 8 malam, yang artinya kurang dari 1 jam lagi aku sampai di kota dimana tempat itu berada. Memilih pulang menggunakan kereta menjadi pilihan yang cukup memuaskan. 8 jam kulalui tanpa adanya masalah. Selain beberapa panggilan tak terjawab dari rekan kantor, Pak Ray, dan orang-orang dari tempat itu.
658 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as coming through
Read
+Library
COMEBACK

COMEBACK

Kata Alex masih berusaha mengajak Vanda untuk bicara namun sama sekali tidak dihiraukan oleh Vanda. “Indi, Ardan. Kita masuk saja. Di sini anginnya kencang sekali. Namun entah mengapa justru membuatku terasa gerah. Ayo masuk.” Kata Vanda kemudian masuk ke dalam kelas. Aku dan Indi hanya bisa saling tatap kemudian mengikuti Vanda masuk ke dalam kelas. Tak lama bel masuk pun berbunyi. Rachel dan Divya serta anak yang lain juga sudah masuk ke kelas. Sedangkan aku, sengaja memelankan jalanku guna mengetahui apa yang hendak dibicarakan oleh Alex dan Citra.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as coming through
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status