Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DIKEJAR DUDA KEREN

DIKEJAR DUDA KEREN

Dia mengatakannya seakan-akan Brian tidak ada di sana. Pak Ajri mengangguk dengan tatap prihatinnya. “Bilang sama Brian, sesekali ajak jalan gitu. Jangan cuma naik kora-kora.” Setelahnya, Pak Ajri dan Jena tertawa terbahak-bahak. Mereka asik ngobrol berdua, tanpa memikirkan makhluk halus yang disebut Iksan. “Ih, kok bapak tau saya diajakin naik kora-kora?”
1.7K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as sajak jante arkidam
Read
+Library
Ajari Aku Bahagia

Ajari Aku Bahagia

Lagipula aku tidak suka berpura-pura seperti yang dia lakukan. ''Menurutku sekarang kita sudah impas, dendamku sudah terbalaskan. Jadi sekarang aku datang untuk mencoba mengajakmu untuk berdamai, kita lupakan masa lalu, mari kita mulai lembaran baru antara seorang Tane dan keponakannya.'' Tante Mia menepuk pelan bahuku, namun segera kutepis tangannya. Rasanya aku tidak sudi disentuh oleh orang ini.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as sajak jante arkidam
Read
+Library
PEWARIS BAYANGAN TERAKHIR

PEWARIS BAYANGAN TERAKHIR

Selama tinggal di puncak gunung Arjuno, kesibukannya hanya berlatih dan berlatih. Ki Damarjati merasa bersalah terhadap Lindu Aji. Selama 17 tahun tinggal bersama cucu angkatnya tersebut, tak sekalipun dia mengajak cucunya ke dunia luar. "Kotaraja itu sebuah daerah yang besar. Banyak bangunan bangunan dan juga manusia seperti kita di sana. Pokoknya tempatnya sangat ramai." Ki Damarjati bingung memberi penjelasan yang tepat.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as sajak jante arkidam
Read
+Library
Cinta Para Cassanova

Cinta Para Cassanova

jawab Arka ‘Lagi?’ batin Ara. Entah kenapa ia mulai merasa sedikit putus asa. Setidaknya tadi mereka mendatangi kedua orang tuanya di makam, jadi tidak akan ada perlawanan yang bisa di lakukan selain menerima keputusan Arka. Tapi kali ini yang datang adalah Kakek dan Neneknya yang terkenal sangat selektif, karena merekalah Tante Geby memilih menjadi perawan tua setelah cintanya dengan Damar tidak di restui. Padahal Damar adalah salah satu karyawan setia yang baik dan pekerja keras. “Selamat malam,” sapa Arka, ia segera menarik tempat duduk untuk Kakek dan Nenek Ara.
9.824.8K viewsCompletedAdded to Library 770 Times as sajak jante arkidam
Read
+Library
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Jentralah yang angkat bicara untuk Sriti. "Hai Jentra Kenanga. Kedudukanmu sebagai Panglima sandi Medang tidaklah sebanding denganku, apa hakmu menyuruhku untuk memungut perempuan bebal ini dalam perlindunganku. Betul dia adalah orang yang kugunakan untuk mendapatkan Mustika Udarati. Tetapi sejauh ini dia selalu gagal, maka apa gunanya perempuan ini bagiku. Katakan pada Wiku Sasodara untuk melemparkannya saja ke jurang yang dalam itu."Teriak Nagarjuna marah mendengar kata-kata Jentra dan dengan sekali merapalkan mantra Nagarjuna telah memegang tombak pendek di tangannya. Tombak itu bernama Taksakaraga sebuah pusaka yang terkenal sangat ampuh dan mampu untuk menghabisi siapa saja. "Apa maksu
103.3K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as sajak jante arkidam
Read
+Library
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

Akhirnya Adityawarman sepupunya yang melanjutkan pembahasan mengenai masalah Tigang Juru. "Gusti Adityawarman, menurut laporan telik sandi Bhayangkara, pasukan Araraman sudah meninggalkan Pajarakan dan bergerak menuju Sadeng. Pertahanan di Kota Renon tidaklah sekuat di Sadeng dan Keta sehingga dengan mudah Ra Kembar dan pasukannya menduduki kota Renon. Saya kuatir nantinya di Sadeng pasukan Araraman dihabisi oleh paaukan Tigangjuru. Bagaimanapun juga, pasukan Araraman adalah pasukan infanteri terbaik kita. Jika orang-oramg Tigang Juru sampai menghabisi mereka, Majapahit akan rugi besar karena sudah tidak memiliki lagi pasukan infanteri yang handal. Lagipula sudah banyak biaya yang sudah kita
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 838 Times as sajak jante arkidam
Read
+Library
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ia hanya sibuk menyesap wine miliknya lagi. "Kemenangan yang luar biasa, Bos," sapa Damar dengan senyum yang dipaksakan dan dibuat-buat ramah. Ia pura-pura tidak tahu siapa Jevan sebenarnya. "Saya Damar. Saya melihat Anda bermain. Boleh saya bergabung untuk satu putaran?" tanya Damar lagi. Jevan menoleh. Matanya meneliti Damar dari atas ke bawah. "Terserah," jawab Jevan singkat dan dingin. "Tapi taruhannya akan naik,"
856 viewsOngoingAdded to Library 34 Times as sajak jante arkidam
Read
+Library
SUJUD TERAKHIR EMAK

SUJUD TERAKHIR EMAK

Paklik Anto menaruh kembali cangkir tehnya yang sudah hampir habis, lalu menoleh perlahan ke arah Arman. “Man,” bisiknya lirih, suaranya dibuat setenang mungkin. “Aku mau ngomong sesuatu. Jangan salah paham dulu.” Arman menghentikan pekerjaannya, menoleh dengan heran. “Apa, Paklik?” Paklik Anto mencondongkan tubuh, menatap Arman dengan sorot mata penuh keyakinan. “Aku lihat, Agung itu cocok sekali kalau dekat dengan Sita.”
4.3K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as sajak jante arkidam
Read
+Library
DIKEJAR CINTA MANTAN SUAMI

DIKEJAR CINTA MANTAN SUAMI

__ Niat Damar hendak mengajak Arina makan di dekat pusat kuliner yang di ujung kota dekat pelabuhan tak jadi, sebab protes dari Arina yang mengatakan dirinya lelah akibat percintaan mereka tadi ditambah lelah seharian membersihkan rumah akibat marah dan cemburu. Damar menurut, akhirnya membelokkan mobil warna hitam itu ke jalan Bambu Runcing dekat plaza Ramayana. Disana ada juga pusat jajanan kuliner juga meski tak seramai yang dekat pelabuhan. Di seberang utaranya berderet penjual sari laut dan sate. Damar memesan lalapan ayam dan sepiring nasi, sementara Arina memesan sate dan lontong, tak lupa Arina memesan wedang jahe, cuaca yang dingin seperti ini membuatnya ingin mencicipi minuman hang
7.336.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as sajak jante arkidam
Read
+Library
DIKEJAR CINTA CEO AROGAN

DIKEJAR CINTA CEO AROGAN

sahut Patrick singkat. Patrick mengikuti tuan mereka masuk menuju sebuah ruang besar, yang sudah tersusun meja dan kursi, serta buffet yang di atasnya diletakkan berabagai macam makanan. Patrick dan asistennya, sertaa Lukas dan tuan rumah mereka mulai mengambil makanan yang tersaji, kemudian mereka semua duduk di depan satu meja yang sama. Selama makan tuan rumah mereka menceritakan tentang peeternakannya, yang dimulai dari beberapa ratus ekor sapi dan sekarang menjadi beberapa ribu.
109.5K viewsCompletedAdded to Library 342 Times as sajak jante arkidam
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status