Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ELEGI WANITA KEDUA

ELEGI WANITA KEDUA

Sampai sentuhan lembut jemari Adrian di ujung jarinya membuat Santi terkejut. "Kamu melamun?" "Ohhh ... e-enggak kok, Adrian. Maaf, aku hanya lapar saja. Kamu sudah makan?" "Belum sih. Apa kamu ingin makan?" "Mau kamu temani?" "Boleh. Why not?" Santi pun melambung gembira. Entah kenapa? Tak seperti biasa. Anadi Sella tahu pasti dia akan sangat marah. "Di dekat sini ada rumah makan enak, San."
1022.7K viewsCompletedAdded to Library 636 Times as santai saja pak
Show Reviews (34)
Read
+Library
pesbuk
Penyampaian ceritanya bagus.... Menurutku sih Romi n Amel jg egois dr awal. Menurut Agama jg menikah antara Keponakan dan Bibi/Paman itu haram, kecuali sang paman blm menggauli istrinya, lhaaa ini kn udah jelas2 ada c Dita, jelas haramnya. Bisa digoogling qo
Chin_ER
Cerita yang sangat bagus. Percintaan yg rumit antara Amel dan Romy, Keteguhan Amel dan Salsa, Kebodohan dan penyesalan Romy serta cinta sejati dari Adrian utk Amel dan Pengorbanan Salsa utk Romy yang luar biasa
Read All Reviews
Aku Tidak Mandul, Mas!

Aku Tidak Mandul, Mas!

Bab 19 Pria ini memang luar biasa. Perhatian kecil yang bisa membuat setiap wanita meleleh. Namun pada akhirnya Sania pun menggeleng, lalu mengetik pesan untuk pria itu. [Tidak usah. Biar aku masak sendiri saja. Dekat sini ada warung yang menjual sayur. Aku bisa belanja di sana. Nggak repot kok] [Oh... gitu ya? Ya udah. Kalau gitu aku yang akan makan siang ke rumahmu. Gimana? Masak yang banyak ya] Di akhir kalimatnya, Raka menambahkan beberapa emoji love.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as santai saja pak
Read
+Library
Istri Kampungan Kesayangan Presdir

Istri Kampungan Kesayangan Presdir

Hal itu membuat Bima bertanya-tanya kenapa sikap Santi jadi aneh seperti itu. "Kamu lagi PMS, San?" tanya Bima seraya berjalan mendekat. "San San San San aja! Berisik tau!" omel Santi makin kesal. Bima mengusap wajahnya gusar. "Salah lagi!" batinnya. "Kamu kenapa, Sayang?" tanya Bima lagi. "Nggak tahulah! Bodo amat! Aku mau pulang aja, nemenin papa di rumah!" ucap Santi sambil berdiri dan mengambil tasnya.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as santai saja pak
Read
+Library
Anak Selingkuhan itu....

Anak Selingkuhan itu....

sahut ibu " yoi bu, dia pesan migor pedas seperti biasa." " da, jangan kebanyakan makan mie begini, nanti pas hari H baju nya ga muat repot loh." ledek ibu yang di iringi tawa sisil " cuma dikit bu, aku bosen makan sehat.kenyang enggak, eneg iya.. aku belum terbiasa bu." rengek ku " ga apa apa bu. nanti kalau udah nikah sama pak arif , dia ga bakal makan beginian lagi. dia pasti takut kalau melar bu, nanti pak arif berpaling." ucap sisil dengan santai
766 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as santai saja pak
Read
+Library
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

Lelaki itu terlihat segar dan rapi. “Kalau makannya nggak berlebihan nggak masalah kok, Ma. Mama sama Papa cukup sehat buat makan sate itu.” Reyga menarik kursinya di sebelah Kalla. Tangannya lantas mengambil sate usus dan menggigitnya. “Makan bubur nggak lengkap kalau nggak ditemani sate. Dan nggak ada ceritanya makan sate seenak ini bikin orang cepet mati.”
1086.2K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as santai saja pak
Show Reviews (34)
Read
+Library
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Yoshi Dwi Ramadani
hai kak beb, br baca cerita ini gegara liat chap terakhir ceritamu di hello, husband. semoga aku bisa nyelesain ini, penasaran Ama cerita Kalla n om Reyga hehe... awal chapter aja udah menarik hati,, semangat berkarya terus kak beb...<3
Read All Reviews
RINTIHAN GADIS KORBAN ILMU HITAM

RINTIHAN GADIS KORBAN ILMU HITAM

[Tiket kereta, pesawat, travel, atau mau dijemput mobil? [Kamu bukan anak kecil lagi, Daniella! Sekarang tentukan pilihan, Nak!] Ya Tuhan, aku memang mulai betah tinggal di sini. Namun, benar apa yang dikatakan Papa. Seperti janjinya, aku harus kembali setelah sembuh. Aku tak bisa berlama-lama di sini tanpa fasilitas dari Papa. Selama ini, Papa menjamin semua kenyaman untukku di kala jauh. Bagaimana mungkin aku bisa lepas dari itu. Sedangkan aku sendiri paham, jika Pak Ustadz pun hidupnya masih serba sederhana. Dia kerapkali memuji hidangan buatan si Mbok, sebab dia memang jarang makan menu lengkap dan berlauk mahal seperti itu.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as santai saja pak
Read
+Library
Halalkan Aku Saat Hilal

Halalkan Aku Saat Hilal

Udah gak pakai sage lagi? [Mazaya : Apa deh gaje.] [081XXXXX : Saya ganggu kamu?] [Mazaya : Emmmm.. Iya, saya lagi sibuk.] [081XXXXX : Oh maaf saya ganggu kesibukan kamu.] [Mazaya : Iya sangat ganggu, jangkrik - jangkrik disini udah protes buat didengerin lagi.] [081XXXXX : Hahaha.. Jadi kamu lagi sibuk dengerin Jangkrik konser?]
102.2K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as santai saja pak
Read
+Library
Tetanggaku Luar Biasa

Tetanggaku Luar Biasa

Tetanggaku Luar Biasa "Masih seenaknya aja, si Siska?" tanya Bapak sambil menyesap teh hangat yang disodorkan Ibu. "Ah, ya gitu aja. Gimana, orang udah wataknya begitu. Dinasehati sampe dower juga nggak akan mempan. Kalo kepentok, masalah udah meledak baru nangis-nangis. Tapi, ya gitu. Kapoknya cuma sebentar. Nanti mulai lagi."
1024.5K viewsCompletedAdded to Library 808 Times as santai saja pak
Read
+Library
Salah Kirim Paket

Salah Kirim Paket

Namanya sedang jatuh cinta, dunia serasa milik berdua. "Aku juga minta maaf ya Mas, tadi pas Mas telepon kami sedang di mall. Niatnya masih ingin shopping tapi kami batalkan dan akhirnya hanya membeli makanan khas Jepang untuk di bawa pulang." Mega menujuk bungkusan makanan di atas meja. "Mas lagi pusing jadi kamu yang kena. Sekali lagi maafkan, Mas ya." "Sudah dong gombalannya. Telingaku panas mendengarnya," ucap Sasya kesal.
1084.7K viewsOngoingAdded to Library 3.3K Times as santai saja pak
Read
+Library
Dear, Pak Dokter

Dear, Pak Dokter

"But, you are a hot daddy?" "Betul sekali. Saya lebih suka dipanggil begitu," jawabnya. "Jadi, katakan pada temanmu itu jika mulai sekarang jangan lagi memanggil saya dengan sebutan Sugar daddy, tetapi dia boleh memanggil saya dengan sebutan Hot daddy," lanjut pria itu dengan percaya dirinya yang tinggi. Reanna hanya menggelengkan kepala di belakangnya. "Ah, I see ... Anda seorang Hot daddy. Maksudnya Anda baru saja keluar dari oven, ya kan, Pak?" gadis itu mencoba bercanda.
1019.7K viewsCompletedAdded to Library 730 Times as santai saja pak
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status