Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wolf fair eyes

Wolf fair eyes

Tidak berusaha bertanya lebih banyak. Mata Bella beralih pada satu garis lurus. Tempat dimana wajah Alice terpahat apik. Tampak sempurna dengan bola mata jernih yang menghanyutkan. Warna merah batanya tampak tenang. Bella jadi penasaran seperti apakah warna mata Alice dibalik softlens tersebut. "Matamu cantik. Tetapi jika boleh mengingatkan jangan terlalu sering memakai softlens. Tidak baik untuk penglihatan."
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai sapphire eyes
Baca
+Pustaka
My Precious Crystal

My Precious Crystal

Tynan, dhampir dengan gelar Earl, tanpa sengaja mencium seorang gadis manusia di malam bulan purnama, akibat terpikat oleh aura unik yang dimilikinya. Dia telah membuat masalah dengan meninggalkan aroma khas dhampir di bibir gadis bernama Razita itu. Gadis itu harus menjadi incaran para vampir karena dikira memiliki kristal di dalam tubuhnya. Kristal adalah hal berharga bagi bangsa vampir. Mendapatkannya sama dengan mendapatkan energi terkuat yang pernah ada. Kedudukan Vampire Emperor akan diberikan kepada vampir yang berhasil menguasainya. Maka dari itu, para vampir berlomba-lomba memburunya. Terlepas dari benar atau tidaknya kristal berada dalam tubuh Razita, Tynan merasa bertanggung
101.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai sapphire eyes
Baca
+Pustaka
The Ruthless Mafia

The Ruthless Mafia

Beberapa kertas belanjaan terasa berat dan itu cukup meninggalkan petunjuk ganjil di benaknya. Mula – mula, dia mengambil satu untuk dibuka langsung. Bibir Svanna setengah terbuka menyadari bahwa ada sepaket perhiasan mahal dengan permata sapphire yang menjanjikan. Mengingatkan kepadanya iris mata Nightroe; sewarna biru gelap; dan selalu menatap tajam. Mungkin ... sampai kapan pun bayangan pria itu tidak akan pernah meninggalkan apa yang telah mati – matian coba dia singkirkan.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai sapphire eyes
Baca
+Pustaka
Cinta dalam Serpihan Safir

Cinta dalam Serpihan Safir

tanya gadis itu. Bian mengangguk lesu. Melihat Bian tak bersemangat, gadis itu memikirkan sebuah cara untuk melihat lengkungan indah di bibir Bian. “Oh iya, aku punya sesuatu!” Mendadak saja gadis asing itu mengeluarkan sebuah permata safir di dalam tasnya. “Ini adalah safir milik ayahku.” Binar netra Bian tampak memancarkan kekaguman akan bongkahan kecil dari permata itu. Safir, warna yang sama dengan manik matanya.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai sapphire eyes
Baca
+Pustaka
Obsesi sang protagonis

Obsesi sang protagonis

gumam Gabriella setelah melihat detile benda itu, menatap Yerinsa yang diam membeku. Pandangan Luga juga menyorot Yerinsa, dengan tambahan seringai tipis dan satu alis terangkat. "Yerin, lihatlah, ini sangat mirip. Aku tidak mungkin salah ingat karena Ibu memberi yang sama juga untukku, kan? Hanya saja sapphire untukmu, dan milikku ruby," kata Gabriella panjang lebar, menyuruh Yerinsa ikut melihat. "A- ... Ha-ha ... itu hanya sama modelnya, Gab. Milikku ada di lemari, tidak kugunakan lagi karena masih menyayanginya." Yerinsa menyangkal dengan tawa kaku.
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 674 kali sebagai sapphire eyes
Baca
+Pustaka
AKU ISTRIMU MAS!

AKU ISTRIMU MAS!

--- Sapphire – Senyuman Beracun Langkah kaki Sapphire kembali ke kamarnya terasa ringan, tapi bukan karena bahagia. Itu ringan seperti helai bulu yang terbakar—sepi, namun menyimpan bara panas yang siap menyambar.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai sapphire eyes
Baca
+Pustaka
I am The Real King

I am The Real King

Pearl mengambil langkah kecil maju, suaranya bergetar: “Nayra… jawab aku jujur. Mata yang kau lihat malam itu… mata siapa?” Nayra menatap Pearl, sambil memeluk tongkat kristalnya erat, seolah jika ia melepaskannya ia akan hancur berkeping. “Mata itu… merah gelap. Hitam di sekeliling irisnya. Gelap... dan kosong. Seolah tanpa perasaan.” Hening. Satu detik. Dua detik. Lalu batu Amethyst di tangan Pearl retak, memancarkan cahaya ungu liar.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai sapphire eyes
Baca
+Pustaka
Gara-Gara Biro Jodoh: Tuan Dingin Tunduk Padaku

Gara-Gara Biro Jodoh: Tuan Dingin Tunduk Padaku

Ia meronta dengan tenaga yang tersisa. Pria itu menunduk, napasnya terputus. “Kumohon… hanya sebentar.” Untuk pertama kalinya Sabrina melihat matanya dengan jelas. Biru. Dalam. Gelap seperti laut tengah malam. Tatapan yang mampu membuat seseorang lupa bernapas. Rahangnya kokoh, alisnya tebal, hidungnya lurus, dan bibirnya… Bibir yang terlalu dekat. Terlalu nyata.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai sapphire eyes
Baca
+Pustaka
Scarlet

Scarlet

“Ini bukan kesalahanmu, tidak apa-apa, Nona.” Scarlet berdiri dan menatap kedua lelaki yang ada di depannya. Salah satu dari lelaki itu memiliki sepasang mata yang indah berwarna biru laut yang menyala di tengah-tengah hiasan topeng yang di pakainya. Scarlet sedikit tertegun memandang sepasang mata yang tampak tak asing baginya. Sepasang mata yang begitu tajam membalas tatapan matanya, membuat Scarlet semakin penasaran dengan wajah dari pemilik sepasang mata yang tak asing baginya. Ia memindahkan pandangan matanya ke arah lelaki yang lain yang berdiri di samping lelaki itu, semua bentuk dan garis wajah kedua lelaki itu sedang dintransfer ke dalam ingatan Scarlet untuk di simpan agar memperm
106.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai sapphire eyes
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Dreamer Queen
Aksi yang menegangkan dari seorang agen bernama Scarlet. Seksi dan juga penuh taktik. Sempurna untuk seorang agen. Aksi yang mendebarkan. Penulis membuat adegan yang sanggup membuat para pembaca terbawa suasana dan berasa berada di dalam cerita. KEREN, REKOMENDASI. Di tunggu kelanjutan babnya, Kak.
Queen yu
Scarlet itu aku, yang seksi nan bahenol😂😂 Aku keren loh, tapi boong😂 Ceritanya bagus banget, nyesel yang gak baca ni novel... Bagusnya minta ampun, Scarlet keren lagi😍😍 Semangat ngetik nya kak, aku tunggu bab selanjutnya❤❤
Baca Semua Ulasan
Sabitah

Sabitah

tanya pemuda berwajah pucat. Gadis dengan mata bulat jernih itu menatap ke arah pemuda yang menatapnya begitu lekat. Senyuman tipis lantas terbit pada wajah cantik gadis itu. Jemari lentiknya sudah mulai menyusuri menu-menu pada layar hologram. “Aku tidak akan melakukan hal besar lagi agar membuat mereka merasa menang atas sikap penekanan mereka ini. Aku ingin membuat mereka lengah. Setelah itu baru aku hancurkan mereka,” ucap gadis itu.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai sapphire eyes
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status