Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Halalkan Aku Saat Hilal

Halalkan Aku Saat Hilal

"Waktu itu gue sempet selidiki hal itu. Gue iseng liat tanggal rutin Sahila di gambar USG, dan gue datengin Rumah Sakit tempat dia Periksa Kandungan. Dan disana gue liat Wibi beberapa kali nyium perut Sahila, dia elus - elus perut itu cewek. Bodohnya, gue nunggu mereka sampai selesai. Dan tau apa yang gue liat? Mereka ciuman didalem mobil." "Kenapa Zaya bodoh banget, kenapa Zaya bisa kecolongan kayak gini. Mereka pasti beranggapan Zaya bener - bener cewek paling bodoh, dan pasti mereka ngetawain Zaya." Katanya lagi sembari sesenggukan.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as sawah di cup
Read
+Library
Diam-diam Cinta

Diam-diam Cinta

Cantra membuat lingkaran tak kasat mata di depan wajah tunangannya. Svaha tersadar dari buaian emosinya sendiri. Ia memandang Cantra. Ia tidak berkata apa-apa. Cantra menarik nafas dalam-dalam hingga dadanya membusung. Lalu saat ia menghembuskannya Svaha sudah berjalan ke dalam counter dapur. Ia akan membuat kopinya. “Mau kubuatkan kopi?” tanya Cantra. “Selama ini kamu ke mana saja? Kenapa baru hari ini menawariku kopi?”
109.7K viewsCompletedAdded to Library 367 Times as sawah di cup
Read
+Library
Sang Pewaris Cincin Penguasa Dunia

Sang Pewaris Cincin Penguasa Dunia

Karena bentuk tubuh suaminya itu seperti tubuh seorang pria yang sudah terbiasa berolahraga. "Turunkan shower ke bathtub, dan bantu aku masuk ke sana!" perintahnya. Zava sedikit terkesiap, gugup karena seperti baru ketahuan telah mengagumi tubuh pria di depannya itu. Ia pun langsung menurunkan kepala shower ke dalam bathtub, kemudian membantu Caka berpindah ke dalam bathtub. Caka menyadari wajah wanita itu yang memerah, "Kenapa wajahmu seperti itu?"
1016.2K viewsOngoingAdded to Library 405 Times as sawah di cup
Read
+Library
Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Dava menangkap satu puting dengan mulut, mengisap kuat sambil tangannya memegang bokong Nadia, membantu gerakan naik-turun. “Dav… lihat aku… lihat mataku saat aku cum di sofa ini…” Nadia mempercepat, pinggulnya menggiling dalam lingkaran. Sofa berderit keras. Nadia cum kedua kali, tubuhnya bergetar hebat, cairannya membasahi paha Dava. Dava ikut lepas di dalamnya, sperma bercampur cairan Nadia menetes ke sofa. Dua sudut sudah.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as sawah di cup
Read
+Library
HASRAT LIAR CEO (Perawan 200 Juta)

HASRAT LIAR CEO (Perawan 200 Juta)

Hanya memakai celana panjangnya saja. Ciuman mereka semakin panas. Michael mulai melepas kaos yang Sahira kenakan. Dengan sekali tarikan, bra polkadot yang Sahira pakai terlepas, sehingga terpampanglah dua gunung Krakatau milik wanita itu. Michael menelan ludah, betapa indah dan mulusnya milik Sahira. Bak seorang bayi yang kehausan, dia langsung menyedot dan memainkannya sesuka hati.
10124.3K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as sawah di cup
Read
+Library
Kenikmatan Satu Malam

Kenikmatan Satu Malam

Diusapnya area yang sudah basah dengan cairan tersebut naik-turun. “Tuan.. sshhh.. ahhh,” Saena meremas kedua sisi pinggang Yu Silan. Yu Silan menarik lepas wig serta kacamata dari wajah Saena. Di saat hasrat di dalam diri Saena tengah memuncak Yu Silan dengan sengaja membongkar identitas Saena detik itu juga. Dalam hati Saena menjerit! Dia sangat malu sekali. “Nona Saena Abraham!” Bisik Yu Silan pada daun telinga Saena.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as sawah di cup
Read
+Library
Pelukan Panas Tukang Kebun

Pelukan Panas Tukang Kebun

Tanpa memedulikan isakan yang keluar dari bibir Juleha, Sadewa mengubah posisinya menjadi jongkok di atas tubuh wanita itu. Dengan posisi itu, setiap hantamannya menjadi jauh lebih dalam dan mematikan. Sadewa memompa area keintiman Juleha dengan ritme yang buas, gerakan jongkoknya memberikan tekanan yang brutal pada setiap titik sensitif Juleha. Cairan yang sudah tidak tertampung lagi di dalam terus meluap, membanjiri permukaan kulit dan sprei di bawah mereka akibat gempuran yang tiada henti.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as sawah di cup
Read
+Library
Safira Aswanta

Safira Aswanta

" tanya Sua. Dipikirannya Sua sekarang itu kata agresive itu hanya melakukan kontak fisik secara langsung. Safira hanya memberikan senyuman malu-malu seakan-akan apa yang dipikirkan Sua itu adalah benar. "Wah… wah… wah... Fira kamu sudah tidak perawan lagi yaa" kata Sua menggelengkan kepalanya sambil mengibas-ngibaskan tangannya seakan-akan dia suhu di ruangan itu naik. "Kamu ini ya, apakah di kepalamu ini kata agresive itu hanya kontak fisik saja? Ckckck... maksud aku dia orangnya suka mengatakan sesuatu tanpa dipikirkan dahulu. Kemarin adalah pertemuan pertama kami tapi dia sudah berani langsung meminta untuk menjalin hubungan yang lebih serius. Kamu pikir apakah dia hanya bermain-main?"
2.3K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as sawah di cup
Read
+Library
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

Usai meneguk air mineral hingga tandas, Cipta menatap Wanda dengan tatapan yang jauh lebih panas dari suhu udara Surabaya pagi itu. “Sayang, sebelum sarapan dan sebelum mereka sampai sini... aku mau seks dulu, boleh enggak?” tanya Cipta serak sembari mengeratkan pelukannya pada pinggang Wanda yang masih duduk nyaman di atas pangkuannya. “Um... begitu ya. Mau di mana, Sayang?” tanya Wanda balik, suaranya melembut, seolah memberikan lampu hijau yang sangat dinantikan suaminya.
10490.0K viewsCompletedAdded to Library 12.7K Times as sawah di cup
Show Reviews (44)
Read
+Library
Dara Tresna Anjasmara
Dear pembaca, selamat tahun baru 2026. Rain dan Gendis, bakal pamitan nih... mohon maaf kalau cerita mereka kurang menarik, ya. mohon maaf juga kalau ada komentar yang nggak dibalas. Menuju tamat, boleh DM atau isi kolom balasan request sama kita, endingnya mau seperti apapun itu, bebas.
Alan Nasution
bukannya mmbenarkan seorang pembunuh dan komplotannya bebas , tpi aneh aja klo rain brkhir di jeruji besi. ksian gndis , apalagi yg senglek cuma sikap rain balas musuhnya yg ngusik dia duluan. happy ending aja buat rain dan gendis. dan ini hnya novel , mhon pmbca jngan tiru buruknya,ambil baiknya aj
Read All Reviews
Diabaikan Keluarga, Diratukan CEO Misterius

Diabaikan Keluarga, Diratukan CEO Misterius

sahut Aisha cepat, sambil berlari kecil ke arah saklar lampu dan segera mematikannya. "Kenapa? Bibirku pasti seksi, 'kan? Kamu jadi tergoda dan nggak tahan untuk menyentuhnya," duga Cakrawala dengan penuh percaya diri, sambil menyentuh bibirnya yang kini berubah lembab.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as sawah di cup
Read
+Library
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status