Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
REUNI

REUNI

Seakan belum cukup nasib sialku kena pecat di perusahaan tempatku bernaung selama ini, sekarang Tama malah menambah daftar nasib sialku juga. Kepalaku seperti ingin meledak saja. Aku meremas rambut dengan keras seraya menarik dua tungkaiku merapat ke dekat dada. Angka 28 apa menjadi angka sialku? Di tengah perasaan yang kacau, ponsel di saku celana berdering. Aku merogoh saku dan mengambil benda itu dengan malas. Tama calling. Biang masalah. Haruskah aku berterima kasih karena dia berhasil memberi warna di hidupku?
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 570 Times as scrambled
Show Reviews (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Read All Reviews
HURT

HURT

perintahnya pada Ae Ri sambil menepuk-nepuk tempat di sampingnya. Dengan canggung, Ae Ri pun menuruti perintah bosnya itu. “Kenapa Anda—” “Minumlah!” potong Sung Jae sembari mengulurkan minuman dingin dalam botol plastik berukuran sedang. Ae Ri mengambilnya dengan ekspresi kebingungan. “Lemon tea. Minuman itu selalu menjadi andalanku untuk memperbaiki mood yang buruk.” “Kamsahamnida[1]!” ucap Ae Ri. Kemudian, dengan hati-hati ia meminum minuman itu.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as scrambled
Read
+Library
Amnesia

Amnesia

Keyla menggelengkan kepalanya sendiri, merasa heran akan dirinya sendiri hari ini. "Ada apa denganku, kenapa jantungku berdetak kencang seperti orang habis maraton." gumamnya pelan. TBC sorry for typo !! Thanks for reading !!
105.8K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as scrambled
Read
+Library
SENDIAKALA

SENDIAKALA

Tidak ada percakapan hangat yang bisa membuat hubungan mereka semakin erat. Aiza telah menyusun program sederhana untuk malam kedua itu. Ia berencana membuat hidangan spesial—rendang daging sapi yang dimasak dengan bumbu khas keluarga, sayur labu siam dengan udang, serta es buah segar dari buah-buahan yang dipetik langsung dari kebun belakang rumah. Ia juga akan menambahkan lilin-lilin aromatik di atas meja makan dan menyusun bunga mawar merah muda yang baru saja ia potong dari taman depan. Harapannya sederhana: suasana yang lebih hangat dan romantis bisa membuat Azara dan Risam merasa lebih nyaman satu sama lain, sehingga mereka bisa mulai membangun hubungan yang lebih dalam. Bahkan, Aiza s
575 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as scrambled
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Ponsel jeleknya pasti akan mati Dingin mulai merayap ketika tetesan air hujan menembus bajunya. Jarak yang terlalu biasa ia tempuh kini terasa semakin jauh bahkan ketika Safa telah mempercepat langkahnya. GREPP Seseorang bertubuh besar menyergap tubuhnya dari arah belakang. Safa syok, ia merasakan tubuhnya tak bisa digerakkan. Hendak berteriak namun mulutnya dibekap dengan tangan. Seluruh fungsi anggota tubuhnya juga terkunci karena dekapan yang menyesakkan itu.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as scrambled
Read
+Library
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Lutut Alexander lemas, dia jatuh ke lantai. Mafia berdarah dingin itu, pria yang pernah menembus hujan peluru tanpa sekalipun mengedipkan mata, benar-benar hancur. Dia merangkak ke sisinya, tangan gemetar menyibakkan rambut yang kusut dan berlumuran darah dari wajahnya yang tak bergerak. "Alana! Bangun! Ini nggak lucu!"
57.1K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as scrambled
Read
+Library
Sweet Chaos

Sweet Chaos

“Ayo, camping!” Sena mengernyit mendengar ajakan Quin yang tiba-tiba. “Jadwal besok kita ubah. Besok kita camping saja!” Sena masih menatap Quin tidak percaya. Camping? Tidak salah? ***
104.7K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as scrambled
Read
+Library
DAISY

DAISY

“Aku sudah cuci tangan!” “Kau itu virus, pengganggu!” Daisy yang sedang meminum air dari gelas yang disodorkan Bram terbatuk. Kata-kata Eve membuatnya ingin tertawa, tapi setelahnya Daisy meringis karena perutnya masih sedikit kram. “Lihat, virusmu membuatnya batuk." “Sial!”
105.9K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as scrambled
Read
+Library
Sudoku

Sudoku

"Saat itu ban mobil gue bocor dan Alisa nawarin gue buat bareng sama dia. Lalu Alisa nemuin sebuah amplop yang sudah ada di tasnya, entah siapa yang naruh tu amplop. Dalam amplop itu isinya kertas sodoku dan di bawahnya ada semacam kalimat ancaman. Kalau kalian gak percaya kalian bisa tanya Emily yang saat itu juga ada sama gue dan Alisa." Risa memandang Emily, yang juga tengah dipandang oleh semua orang di ruangan itu. Emily hanya mengangguk, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. "Kalau kalian masih gak percaya, gue punya fotonya. Sebelum Alisa buang tuh sudoku, gue sempat ambil fotonya." Risa menunjukkan gambar sudoku di ponselnya. Benda pipih itu berpindah bergiliran ke tangan semua orang,
9.72.4K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as scrambled
Read
+Library
Mistake

Mistake

takut aja ngebayangin yang engak engak kan berabe . gegara nonton SBS nya jk kan pikiran ku jadi engak waras . hahhahaaha semoga suka 💛
8.712.1K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as scrambled
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status