Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Everything Happens For A Reason

Everything Happens For A Reason

cetusku dengan nada kesal. "Kau memang tidak bisa menghargai keindahan dari seni yang sensual. Dasar kuno!" Sindiran Damon terdengar sangat pedas, tapi dia benar. Mungkin aku yang belum terlalu paham dengan 'seni' orang dewasa. Atau bisa jadi, aku tidak terlalu suka.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as sebuah seni bersikap bodo amat
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

“Namaku Callista Efinegia. Cukup panggil diriku Callista.” “Well, apakah kau tertarik dengan seni?” tanya Zero untuk membangkitkan suasana di antara mereka berdua. Callis menganggukkan kepalanya. “Aku tertarik dengan seni melukis, tapi sejujurnya, ini pertama kalinya diriku menghadiri pameran seni. Sepertinya aku harus sering-sering mengunjungi pameran seni,” ucap Callis dengan terkekeh. “Lukisan di sini sangat indah. Aku bahkan harus memandangi dua kali lukisan yang sama untuk memuaskan mataku.”
106.3K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as sebuah seni bersikap bodo amat
Read
+Library
Tuan Sutradara Dan Nona Aktris

Tuan Sutradara Dan Nona Aktris

Mata Kiara mengernyit menanggapi tatapan mata Bertrand yang seolah menilai penampilannya. "Oh, kamu seorang seniman? Di bidang apa? Tari? Musik? Drama? Atau seni rupa?" "Seni akting," jawab Kiara singkat. "Ooh!" sahut Bertrand lebih singkat lagi. "Kenapa reaksimu seperti itu?" "Apa yang salah dengan reaksiku?" "Seolah-olah seni akting bukan pekerjaan yang menarik." "Aku nggak bermaksud begitu. Bagiku semua seni memiliki keunikan dan keindahan sendiri-sendiri."
9.240.3K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as sebuah seni bersikap bodo amat
Read
+Library
Istri Jahat Presdir

Istri Jahat Presdir

Sejujurnya sangat melelahkan duduk tiga jam di dalam mobil. “Oh ya silakan beristirahat di sofa itu. Berhati-hati untuk tidak menyentuh barang-barang milik artis. Mereka gampang tersinggung dan sangat tidak masuk akal ketika marah. Artis -artis seperti mereka sangat sulit dilayani,” ujar penata busana memperingatkan mereka sambil berbisik karena ada seorang artis tak jauh mereka sedang didandani.
9.81.0M viewsCompletedAdded to Library 34.8K Times as sebuah seni bersikap bodo amat
Show Reviews (388)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Jinan
sebenarnya aku suka genre balas dendam kayak gini, cuma karena terlalu sering baca novel terjemahan, jadi kurang suka dgn gaya penulisan si penulis yg nggak padat dan ringkas, terlalu banyak kata dan kalimat yang nggak perlu, jadi aku cuma baca beberapa bab then stop baca.
Read All Reviews
Pelukis Buta Milik Sang CEO

Pelukis Buta Milik Sang CEO

desis Zaara saat mendengar penjelasan satu per satu benda seni. “Aku hanya membaca keterangan saja,” jawab Haidar merendah. “Tidak,” “Apa maksudmu tidak?” “Kamu menghafal betul benda seni di sini. Kamu tidak membaca keterangan atau apapun itu. Kamu menjelaskan berdasarkan pengetahuan dan wawasanmu dalam bidang seni. Kamu bukan pengunjung, aku keliru,” kekeh Zaara menganalisa.“Kesimpulannya kamu adalah seorang seniman, bukan pengunjung pameran,” cetus Zaara berhasil membuat Haidar melongo.
109.6K viewsCompletedAdded to Library 344 Times as sebuah seni bersikap bodo amat
Read
+Library
Jangan Bungkam Suaraku!

Jangan Bungkam Suaraku!

“Jika ini dibiarkan, bagaimana dengan kita? Dampaknya bukan hanya dia saja kan? Wah gila.” “Bodo amat. Itu bukan urusanku.” “Keparat ini! Aghhhh aku bisa gila.” “Kalian ini berisik sekali. tutup mulut kalian dan bersikap lah seperti biasa.” “Mana ada menutup mulut sambil bersikap biasa.” “Terserah saja.”
5.4K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as sebuah seni bersikap bodo amat
Read
+Library
Adiptara Family's

Adiptara Family's

Plakk! "Jangan menghina karya orang lain, yah. Itu lukisan abstrak menggunakan tinta pulpen. Huh! Beginilah jadinya jika aku berbicara seni kepada orang yang buta terhadap seni. Lagipula, bagiku jawaban terbaik dari semua persoalan adalah menjawabnya dengan seni." Lolita menatap Anya geram. Dia sama sekali tidak peduli ketika Anya mengelus kepalanya yang baru saja dia pukul dengan botol air mineral.
9.922.1K viewsCompletedAdded to Library 641 Times as sebuah seni bersikap bodo amat
Read
+Library
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Bora “Kemudian, Aku bergabung dengan sebuah Perusahaan bergerak dibidang Seni. Karena Aku sangat menyukai Seni.” Ujar Bora Aarav terdiam saat Bora mengatakan bahwa ia sangat menyukai seni, “Mungkin kau ingat saat kita berbelanja alat alat Lukis pada saat itu. Kau bertanya kepadaku mengenai Kuas mana yang harus kita beli.” Ujar Bora
105.2K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as sebuah seni bersikap bodo amat
Read
+Library
Hippocratic Oath

Hippocratic Oath

Cristina bergumam hampir tak terdengar. "Dengar, semua orang di kota memiliki tato, tapi kesenianku adalah tentang komitmen," lanjut Boby sambil terus melirik lobang peluru dengan bangganya. "Ja ... Jadi, ini seni kamu, ya?" sahut Alex. "Benar sekali ... sialan bodoh, pelurunya tembus. Memantul dari tulang rusukku. Aku punya satu lagi yang masih ada di pundakku. Bagus, ya?"
1010.4K viewsOngoingAdded to Library 301 Times as sebuah seni bersikap bodo amat
Read
+Library
Tawanan Cinta Sang Penguasa

Tawanan Cinta Sang Penguasa

“Lihat mobilku. Itu karya seni. Mobilmu... itu senjata.” Hiriety menyandarkan tubuh ke kap mobil balapnya, kedua lengannya menyilang di dada. “Senjata juga bisa jadi karya seni, tergantung siapa yang mengendalikannya” ucapnya, matanya menantang. Marco tertawa, tidak mengejek, tapi kagum. “Kau memang suka membuat jantungku bekerja dua kali lipat—di tempat tidur maupun di jalan raya.”
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 445 Times as sebuah seni bersikap bodo amat
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status