Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Takdir

Takdir

*HAPPY READING🦋 Laki laki dengan seragam keluar dari celana, celana robek di bagian dengkul, dan kalung salib yang melingkar di lehernya sedang berjalan melewati mushola. Laki laki itu adalah Maxime Garuda pentolan di sekolah yang terkenal di jakarta ini. Maxime menoleh kearah Mushola ada siswi berjilbab yang baru selesai melaksanakan sholat sunnah.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
PERSETAN!

PERSETAN!

jawab Radit menggoda, namun membuat jantungku jadi berdebar. “Sudahlah Ndri, kalau rejeki jangan ditolak,” timpal Erin memprovokasi. Erin adalah teman kami satu kelompok. “Ho-oh,” sahut Fien pula. “Indri malu tapi mau itu… eh, mau tapi mau…banget!” imbuhnya yang membuat semua jadi tertawa.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

"Salahkah aku memutuskan untuk kembali? Apakah setelah kau melihat tanda dari perbuatan orang lain, lantas kau marah? Hari ini aku tau, pandanganmu padaku hanya sekedar seorang pelacur yang tengah melayani tamunya. Tuhan, mengapa aku bak sampah yang menjijikkan? Apakah ini memang jalan takdirku? Mengapa suami dan lelaki asing itu senang sekali melecehkanku? Apakah memang karena aku begitu murahan? Hiks hiks. Aku lelah." Seminggu telah berlalu… Tok tok tok. Terdengar suara pintu kamar indekos milik Riri diketuk seseorang. Riri mendongakkan kepalanya. Sekilas menoleh kearah jarum jam yang menempel di dinding.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
VERDINDA

VERDINDA

Ngeluarin isi otak:v Rendra: Dikira otak ayam trus disesep² apa! Alex: Tau tuh, Otong. Otong: Diam kalian para jomblo. VER, SEMANGAT YE MESKI NGGAK ADA PENYEMANGAT DARI DIA KARENA NGGAK BISA IKUT OLYM. TAPI GUE SELALU ADA BUAT LO!!! Paul: Lo kira fansnya Verdi cuma sedikit dan nggak ada yang ngucap semangat buat dia? Galih: Otong mulai mau homo.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

jawab suami santai. "Kapan aku bilang kepingin, Pah?" kataku seraya melihat-lihat skincare itu, ada empat set dengan merk yang berbeda. "Maaf, Mah, kemarin aku buka F******k Mamah, ada empat inbok mau pesan skincare Mamah jawab, "tanya suami dulu, ya," aku setuju, sekalian kubelikan semua." "Idih, Pah, tanya suami dulu itu gak benaran, Pah,"
1041.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Lantas ia menenangkanku. "Kata dokter, keadaan Dede Utun baik-baik aja. Katanya kemungkinan Adek hanya mengalami stress. Setelah infus habis, kita sudah boleh pulang." Aku merasa lega dengan jawaban Mas Adry. "Adek stress kenapa memang?" "Mungkin karena kangen ngantor," jawabku sembarang. Tak mungkin aku menceritakan soal bu Faris usai senam di batalyon. Karena harus kuakui, pertanyaannya tentang Audi membuatku tertekan. Bersambung
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
Menyerah

Menyerah

Dita getir, mengingat nasibnya yang kini layak untuk dikasihani. Bersambung .... Mak, review kartu yang irit tapi sinyalnya kenceng dong. Aku pakai 3 suka ngadat, mana boros lagi.
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
Terjebak di Isekai, Bersamamu

Terjebak di Isekai, Bersamamu

Mengingatnya saja rasanya ada sesuatu yang menghangat di bagian bawah perutnya. [1] Ichi no ito : senar pertama ni no ito : senar kedua san no ito : senar ketiga
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
Code of Seduction (Bahasa Indonesia)

Code of Seduction (Bahasa Indonesia)

Siena menulis ulang di kertas: K-O-D-E-K-O-D-E-K-O-D-E 9-19-1-22-1-14-4-0-2-20-15-15 "Sembilan huruf dari K adalah T. Sembilan belas huruf dari O adalah H. Satu huruf dari D adalah E…," Siena terus komat-kamit sendiri sambil menulis. "Hasilnya adalah…" K-O-D-E-K-O-D-E-K-O-D-E
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
DERSIK

DERSIK

sapa Disa dengan senyum manisnya dan duduk di samping Putri dan di susul oleh Yara. “Hm” balas Putri seadanya. “Lu pada kenapa?” tanya Yara dengan nada suara heran. “Bosen” balas Liza tanpa minat. “Main gimana?” ucap Yara membuat beberapa pasang mata menatap ke arahnya. “Main apa?” tanya Disa dengan heran. “TOD” balas Yara dengan alis naik dan turun. “Boleh tuh” balas Lulu dengan semangat.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status