Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sisa Rasa

Sisa Rasa

sahut Rendra dengan suara berat yang serak. Tangan Rendra bergerak lincah diatas bukit kembar Selin. Kemudian tangan yang satunya turun kebawah menyusuri perut rata Selin hingga ke bagian sensitifnya. Rendra memasukkan satu jari tangannya dan menggeseknya pelan, membuat tubuh Selin menegang. Selin memejamkan mata rapat-rapat dan meremas pinggiran bathub, saat merasakan ritme sentuhan tangan Rendra yang semakin lama semakin cepat menjadi lebih menuntut.
10832 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
SANTET

SANTET

SANTET CELANA DALAM PART 32 Semakin hari keadaan Ita semakin memburuk. Badannya yang berisi dalam hitungan hari tinggal kulit membalut tulang. Bersamaan dengan itu bau badannya pun semakin busuk menyebar sehingga mulai mengganggu ketentraman para tetangga.
9.37.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
SANG PETARUNG

SANG PETARUNG

Bobot fisiknya berada di angka ideal, tubuhnya tampak kencang dan dipenuhi otot yang padat tanpa ada lemak berlebih. Suasana aula mendadak menjadi dingin dan hening ketika pembawa acara memanggil nama pesaingnya: *Vargas*. Dari balik tirai hitam panggung, melangkah keluar sosok bertubuh tinggi besar bagaikan raksasa. Vargas memiliki tato motif tengkorak melingkar di lehernya, dengan otot-otot tebal yang tampak menonjol keras. Matanya merah dan menyinarkan aura kejam yang membuat beberapa wartawan di barisan depan merinding ketakutan.
914 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
RETAK

RETAK

Hitung-hitung liburan bersama. "Syukurlah. Mama juga sudah pesan tim Wedding Organizer di temannya. Kamu tinggal memilih saja ingin memakai gaun yang mana dan tempat pelaminan yang seperti apa." Sebastian menjelaskan seraya menyesap kopi yang dipesan secara perlahan.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
TERSESAT DI SARANDJANA

TERSESAT DI SARANDJANA

tanya Aldo penasaran. Tuan Attar mulai menghitung dengan jarinya. "Sarandjana, Tariox, Kardu, Barga, Anenox, Sapidol, Taured, Karbit, Gonggong dan Ragil." Aldo terpukau. Aldo mulai membayangkan ratusan negara yang ada di dunia nyata. China dengan ekonomi terkuat, Amerika dengan militer terkokoh, dan Rusia dengan daratan terluas.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
Sadena

Sadena

Sadena menyahut. Selin mengacuhkan cowok itu, ia menatap Ankaa penuh rasa ingin tahu. "Terus-terus, gimana cara bedainnya?" "Gampang. Sadava punya tahi lalat di leher. Sementara Dena enggak." "Ohh." "Satu lagi, Sadava orangnya friendly, tapi Sadena..." Ankaa menggantung ucapannya sesaat, dia tersenyum jahil lalu bergeser sedikit untuk membisikan sesuatu di telinga Selin.
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 474 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
Mendadak Sah

Mendadak Sah

tanya Adnan tiba-tiba. "Dua bulan?" jawab Fasya ragu. Dia juga lupa-lupa ingat. "Dan sudah berapa kali kita bertengkar?" Adnan menatap Fasya jahil. "Wah, jangan ditanya. Udah kayak minum obat, tiga kali sehari. Bahkan bisa lebih sampe overdosis." Tanpa sadar Adnan terkekeh. "Kamu capek, nggak?" "Capek banget. Aku ngerasa jadi lebih tua karena banyak adu urat sama Mas Adnan."
1042.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
Senandika

Senandika

“Samyang yang kemarin gimana? Pedes?” Shera terkekeh pelan, “Pas yang dimakan berdua sama lo nggak pedes. Besoknya pas dimakan bareng-bareng baru kerasa.” Jevan mengangguk setuju, saat melihat Shera menangis dengan tersedu-tersedu, sensasi pedas yang sebelumnya dapat ia rasakan itu pun hilang entah kemana. “Mungkin karena perasaan lo campur aduk, jadinya nggak kerasa.”
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
Mendadak Kembar

Mendadak Kembar

Gunung kembar milik Yasmine yang padat berisi begitu menggugah kelaki-lakian Adrian, dia lalu mengisap hingga membuat Yasmine mengeluarkan desahan yang kian membuat Adrian semakin bergairah. Jemari Yasmine lalu meraba bagian sensitif milik Adrian yang sudah mengeras, dia lalu memainkan aset milik Adrian yang membuat gairah Adrian kian memuncak. Dengan penuh gairah Adrian kembali mengulum buah dada milik Yasmine dan meninggalkan bekas gigitan di dadanya. "Oh Adrian." desah Yasmine sambil beberapa kali mengeluarkan erangan. "Kamu senang Yas?"
105.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
Sejuta fikiran

Sejuta fikiran

Setta sedikit terpaku,begitu cantik dibandingkan saat marah dan diam. "Sudah, turunkan aku" Tersadar Setta menurun kan Gebi dan terjadilah suasana canggung
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai sederet
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status