Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sukses setelah ditalak Tiga

Sukses setelah ditalak Tiga

Met baca 🍃 __________ "You freaking me out, Kemal!" geram Ines. Kemal tertawa pelan lalu meringis karena sakit di kepalanya. "Sorry, i just try to make a joke karena lo terlalu ... drama." "Drama lo bilang!" teriak Ines. Kemal memejamkan mata dengan kening mengkerut. "Lo pikir omongan lo berkualitas. Kita saling membutuhkan? Kalimat apaan itu!" Ines berjalan ke arah meja kecil kemudian membuka makanan yang ia beli. "Mendingan lo tidur dari pada keluarin kalimat nggak penting."
1028.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

Malam ini, memang terasa sangat begitu melelahkan bagi Ajeng tapi dia senang karena bisa membantu orang lain disaat seperti ini. --------------------------------------------------------------- Halo semuanya, tetap dukung aku terus yah untuk kedepannya 🙂🙏 Note: -Tandu: Sejenis kereta kuda, seperti delman. -Tabib: Panggilan untuk seorang dokter. -Gubuk: Rumah terbuat dari kayu -Dekrit : Tanda pengenal untuk bangsawan ataupun bawahan bangsawan.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
Dengan Lembut

Dengan Lembut

Dia mengetuk pintu ruang rapat sebelum membukanya. "Permisi, saya Bela, sekretaris disini." ujarnya sambil menutup pintu. "Maaf sudah membuat Ms. Reika menunggu lama. Karena saya juga baru bekerja disini jadi saya belum tahu banyak dan memerlukan arahan dari senior saya." Dengan sengaja Bela merendah. Meminta maaf dan menundukan kepala bukan berarti kita menyerah dan menunduk, tapi justru dari sini semuanya dimulai.
7.42.7K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
SEPERTI MENDUNG

SEPERTI MENDUNG

' Tulis Ani di pesan kedua yang diterima Riki. Riki pun menghela napas lalu mengembuskan lagi secara perlahan-lahan. Dadanya pun semakin naik turun, tangannya jadi grogi sewaktu mengetik jawaban pertanyaan yang dilemparkan oleh Ani. Tiba-tiba saja, dia jadi tak bisa mengetik. Aneh! Satu kata, hapus, satu kata, hapus, dan seterusnya seperti itu. Dia pun jadi diam sambil memandang layar ponsel yang sudah menyala.
3.5K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

Perlahan tapi pasti, semua itu akan terkuak dengan sendirinya, tak perlu menunggu siap, tak pula mengharap aman dan nyaman setelahnya. Dengan perut membuncit, Asih mendekati Bayu dengan sepiring buah potong yang masih segar. Wanita itu duduk di tempat yang sama, namun tetap memberi jarak. Piring yang beradu dengan meja kaca, menciptakan suara yang sedikit memecah keheningan. Tanpa banyak kata, Asih tersenyum dan mempersilakan Bayu untuk menikmati makanannya.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
Pengantin Pengganti Duke Dillard

Pengantin Pengganti Duke Dillard

"Aku tidak tahu caranya." "Mulai dengan hal kecil. Makan satu suap. Tidur satu jam. Jalan satu langkah. Perlahan akan jadi lebih mudah." Dia berdiri. "Sekarang makan sup itu. Satu mangkuk. Untuk Duke. Untuk diri sendiri. Untuk saya agar tidak dihukum Duke jika ketika pulang nanti Duchess semakin kurus." Aku ambil mangkuk dengan tangan gemetar. Suap satu sendok. Hangat turun ke tenggorokan.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 236 Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
Tingkat Dua

Tingkat Dua

"Gimana apanya?" Kulirik Salsa mendengkus. Sambil tetap berjalan meninggalkan kelas, kami melanjutkan obrolan singkat ini. "Lo selese?" Aku menggeleng. "Kurang dua." "Gilak. Beneran? Keren amat lo, Run." "Bekal nekat itu. Bodo amat yang gue tulis cuman jawaban sejuta umat. Kayaknya anak SMA aja lebih banyak tau dibandingin gue."
1.5K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
Terjebak Pesona Bos

Terjebak Pesona Bos

Mamat : duhh neng, sempit bener, panas lagi Sarah : ouh penuh banget bang rasanya, pelan ya Mamat : goyang pelan dulu (menggerakkan kontolnya maju mundur) Sarah : ssshhh ooohh ennak bang… Oukkhh ahh Mamat : abang entot ya sekarang Sarah : ookkhh oohh ohh ahh pe pelan ahkk
1021.8K viewsOngoingAdded to Library 545 Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Suri bersungut-sungut seraya mendorong pintu kaca minimarket. "Saya juga serius, Ri. Seserius saya menanti jawaban kapan tepatnya kamu ingin saya halali?" Suri memelototi Damar. Bukan apa-apa. Damar dengan sengaja mengeraskan kalimatnya, sehingga orang-orang yang ada di dalam minimarket menatap Suri dengan pandangan menggoda. Kadung malu, Suri mencubit pinggang Damar dan buru-buru berjalan ke rak makanan kecil. Meninggalkan Damar yang tertawa renyah di belakangnya.
1082.5K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
Berpura-pura Miskin Demi Anak-Anakku

Berpura-pura Miskin Demi Anak-Anakku

“Coba buat kalimat menggunakan penggalan kata ‘pun’ yang digabungkan!” Masing-masing memelotot. Aku mulai memperhatikan setiap mata penglihatan para murid. Tapi, tidak semuanya yang menatap bingung itu jelas tidak tahu. “Saya, Bu!” Salah seorang gadis berkuncir kuda maju tanpa ragu. Gadis itu menulis rangkaian kata menjadi sebuah kalimat. Yang tertulis di papan putih. ‘Bagaimanapun, Adit tetap perduli dengan teman baiknya.’
3.7K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status