Ahli Waris
balasku dan, “Slep, ah!”
Hentakan mulai aku lakukan dengan pelan. Satu, dua, tiga. Cinta memejam terus menikmatinya. “A-gus … ah!”
Perlahan, sedikit agak kencang. Satu, dua, tiga. Cinta mulai mengerang. Lalu, akan semakin kencang, “Hah, satu, dua, ti—”
“Oekk, oekk, oekk!”
Hot Chapters