Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dosa di Balik Janji Suci

Dosa di Balik Janji Suci

Suara ketukan pintu membuat Candra sedikit mengangkat kepalanya. "Masuk...!" Ujarnya dengan suara sedikit keras. Sekretaris Candra yaitu Dina, masuk dengan langkah sedikit tergesa-gesa. "Maaf, permisi, Pak. Di luar ada seorang perempuan dan anak kecil ingin bertemu dengan Bapak! " Ujar Dina dengan wajah serius. Dahi Candra mengkerut mendengar laporan dari sekretaris pribadinya itu. Dia berpikir yang datang adalah Riana, untuk mengantarkan berkas yang dia minta tadi.
784 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as sekawan doso
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

Suara itu meninggi, namun Tika dengan cepat meraih celana kotor yang memang belum sempat dia bawa ke belakang. Eko merogoh kantongnya, lalu mengeluarkan seikat uang berwarna merah dengan jumlah yang cukup banyak. "Mas, kamu ... dapat ini dari mana? Upahmu nggak sebanyak ini, Mas." Suara Tika menuntut kejelasan. Sedangkan Eko menyeringai dan kembali menggumamkan kalimat yang sama seperti yang tadi Tika dengar. "Jangan kau katakan pada siapa pun, apalagi orang kota itu," bisik Eko sembari menatap pintu kamar Ijah.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as sekawan doso
Read
+Library
Saat Hasrat Menjadi Dosa

Saat Hasrat Menjadi Dosa

Di layar ponsel terpampang foto Selena, ya karena ponsel ini adalah milik Selena yang ia ambil saat insiden penculikan itu. Ia menatap lama sekali, seperti sedang menimbang sesuatu yang bahkan dirinya sendiri tidak yakin ingin memikirkannya. “Apa yang kau lakukan, Selena…” gumamnya lirih. Ia membuang puntung rokok ke asbak dan berdiri, berjalan cepat ke minibar, menuang whiskey ke gelas kristal. Baru saja ia menenggak minuman itu, bunyi kunci digital apartemen berbunyi,seseorang masuk dari luar.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as sekawan doso
Read
+Library
DOA KUBUR TAK SEMPURNA

DOA KUBUR TAK SEMPURNA

Dia berjalan menghampiri untuk melihat wujudnya dari dekat. "Apa ini? Macam prasasti, tapi gak ada tulisan," ucapnya lirih lalu kedua tangan membuka lempengan yang terbuat dari cor semen tersebut. Begitu dibuka, tampak sebuah kotak penyimpanan perkakas ritual termasuk jubah, balaclava dan sepatu boots. Eko menuangkan sedikit bensin yang dibawa dalam botol lalu melemparkan korek api yang dibakar ke dalamnya.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as sekawan doso
Read
+Library
Dosen Dudaku

Dosen Dudaku

Sendok siomay ia letakkan di dalam mangkuk dengan kedua tangan berada di atas meja. "Tahu dong," jawabku. "Bapak dukun?" "Bukan. Saya dosen." "Kalau bukan dukun, dari mana Bapak tahu nama lelaki itu? Pasti Bapak dukun yang menyamar jadi dosen. Ya'kan?" Aku tentu saja tergelak mendengar pertanyaannya yang konyol. "Saya tahu saja. Menurut saya, kamu itu harus move on dari lelaki yang tidak menghargai kamu. Lupakan dan temukan lelaki lain yang mungkin menyukai kamu. Seperti saya mungkin."
1019.4K viewsCompletedAdded to Library 737 Times as sekawan doso
Read
+Library
Penebusan Dosa Istri Kedua

Penebusan Dosa Istri Kedua

Tampak Tikno merogoh bagian dalam jaketnya dan menyerahkan sebuah tas kresek yang entah berisi apa, yang baru ia keluarkan dari sana. Yang lebih mengherankan, Tikno malah keluar setelahnya dari lift tersebut, setelah menghubungi seseorang dan menanyakan apakah semuanya sudah berkumpul di bawah. ‘Sebenarnya apa yang sedang direncanakan suamiku ini?’ pikirnya semakin heran sembari menatap Eshan dalam-dalam. ‘ini! pakailah jubah ini segera!” ucap suaminya itu sambil menyerahkan jubah warna hitam dan sebuah topi disertai cadar di atasnya yang baru saja ia keluarkan dari kresek tadi..
103.6K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as sekawan doso
Read
+Library
PENEBUS DOSA PENDUA

PENEBUS DOSA PENDUA

Amora mencondongkan tubuhnya, menatap Angel lekat, “Ken.” Angel membeku sepersekian detik, lalu tertawa kecil. “K-Ken? Ken yang... Ken Ken?” “Ken Fernando. Ya. Ken itu.” Angel langsung mengaduk kopinya. Tangannya sedikit gemetar. “Gila. Aku... aku nggak nyangka. Aku pikir kalian cuma... well, you know—pacaran doang, gak sampe gini. Aku nggak tahu kalian serius.”
10717 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as sekawan doso
Read
+Library
Rahim Penebus Dosa

Rahim Penebus Dosa

Jadi, bukankah sekarang kami harus cepat-cepat memulai penyemaian benih? Tapi, memang dasar kanebo kering! Aku sudah meraba-raba dan menciuminya di segala titik yang terbuka, tapi dia masih saja bergeming. Dia bahkan tidak terganggu saat menandatangani dokumen digital. Kalau gini caranya, lama-lama gue bisa basah sendirian, nih. Duh, udah enggak tahan! Ini cowok kapan, sih, mau bereaksi?
109.6K viewsOngoingAdded to Library 305 Times as sekawan doso
Read
+Library
Taaruf dengan Anak Wanita Malam

Taaruf dengan Anak Wanita Malam

kata Dave menimpali tanpa canggung sebab Dewi memang pasiennya yang sudah lama dia tangani. “Apa sudah berkurang keinginan untuk ...” telisik Dave mengalihkan bahasan pada penyakit yang diderita oleh Dewi. “Seks? Berkurang sedikit,” potong Dewi dengan menghela nafas panjang. “Well, kalau gitu aku resepkan lagi obatnya tetapi dosisnya diturunkan,” “Aku pasrah,” katanya dengan masam. “Ada keluhan dengan obat sebelumnya?”
1014.2K viewsCompletedAdded to Library 555 Times as sekawan doso
Read
+Library
Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

lirih Habiba membuat Husein memicingkan mata. “Khamr. Anda tahu bahwa khamr itu memabukkan. Bahaya saat Anda meneguk minuman keras, anda tidak hanya berdosa karena sudah merusak diri, tapi dosa lain bisa saja anda lakukan saat anda dalam posisi mabuk. Setelah dosa minum khamr, ditambah dosa zina yang Anda lakukan saat mabuk. Itulah kenapa dosa meminum khamr itu jauh lebih besar. Untungnya Anda tidak mati dalam keadaan mabuk.” “Aku minta maaf. Aku bersalah. Aku pun tidak mau hal ini terjadi.”
9.8190.9K viewsCompletedAdded to Library 5.0K Times as sekawan doso
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status