Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahasia di Balik Duda Arogan

Rahasia di Balik Duda Arogan

lanjut Nathan. “Itu hanya kebetulan. Acha memang memiliki sifat ke-Ibu-an sehingga bisa membuat Jef nyaman dan siapapun yang berada didekatnya merasa hangat. Hal ini wajar dan bisa ditemukan di pribadi lainnya. Tidak hanya Acha. Jadi biarkan Acha pergi dari golongan yang tidak sesuai dengannya.” pungkas Sila yang tidak mau kalah. “Sila. Kenapa kamu seolah menolak kedekatan mereka?” tanya Nathan bingung.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai senangnya bermain tanpa peduli perbedaan sila ke
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk

Sang Penakluk

tanya Renzo meski sedikit sungkan. “Oh, tidak dong! Cowok dalam lingkaran pertemananku hanya peduli sama selangkangan, itu yang pasti!” sahut Silka yang terkenal dengan ceplas ceplos. “Sama! Mereka nggak peduli sama otak atau attitude. Mungkin ada yang masih mikir begituan, kayak kamu, Mas. Tapi cuman kategori cowok katro yang super cerdas dan nggak pernah gaul.” Ignar menimpali.
1046.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai senangnya bermain tanpa peduli perbedaan sila ke
Baca
+Pustaka
Mencuri Calon Suami Adikku

Mencuri Calon Suami Adikku

Tidak mendengar maupun peduli apapun lagi. Normal sebenarnya. Leland memang cenderung mengabaikan yang lain saat sudah fokus pada sesuatu—tipikal orang yang tidak biasa melakukan pekerjaan Silas akhirnya mengikuti tunjukan tangan Kaiden yang menyuruhnya berganti arah. Bagi Silas sama saja mereka tidur di mana asalkan masih bernama hotel. Leland juga pasti tidak amat peduli. Sepanjang perjalanan, Silas melihatnya bersungguh-sungguh hanya mengurus pekerjaan.
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 576 kali sebagai senangnya bermain tanpa peduli perbedaan sila ke
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kontrak Dengan Bos Arogan

Pernikahan Kontrak Dengan Bos Arogan

Ia tahu bahwa di balik sikap keras kepala Silva, ada ketakutan yang mendalam. Silva menyadari bahwa Ryan mengikutinya, tetapi ia memilih untuk tidak peduli. Ia hanya ingin menjauh sejauh mungkin dari rumah Tuan Abraham dan segala drama yang menyertainya. Namun, di dalam hatinya, ia merasa sedikit lega mengetahui bahwa ada seseorang yang peduli padanya.
10.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai senangnya bermain tanpa peduli perbedaan sila ke
Baca
+Pustaka
DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

Kalau salah satu dari orang-orang tolol ini menang dalam permainan ketika aku belum sempat ambil bagian penting, segala rencana yang kuatur bisa berantakan. Maka, pada suatu malam, ketika Silas masih setengah sadar dan akal sehatnya masih jalan, aku enggak langsung ngasih apa yang dia mau. “Aku pikir, nyerang Ibukota secara langsung itu enggak terlalu bijak.” Silas mendecih. “Enggak ada yang peduli apa yang kamu pikirin, Perempuan.” Dia meraih-raih dengan putusasa. “Kemarikan! Kemarikan!”
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai senangnya bermain tanpa peduli perbedaan sila ke
Baca
+Pustaka
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

Krisna mengendarai sepeda motor Noss-nya, mengaktifkan mode siluman, dan terbang di udara. Angin menderu melewatinya. Dia tidak perlu khawatir tentang peraturan lalu lintas, tikungan, atau seseorang yang menabrak jalannya secara tiba-tiba. Dia bisa mempercepat sebanyak yang dia mau. Perasaan adrenalin dan tidak terkendali ini sangat menyenangkan, ribuan kali lebih menggetarkan daripada balap jalanan di kehidupan sebelumnya.
1066.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai senangnya bermain tanpa peduli perbedaan sila ke
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Mendengar kata-kata Noah, Silas mencibir dingin lalu bertanya, "Kenapa? Kamu nggak mau kesempatan ini?" Noah menarik napas dalam-dalam, lalu akhirnya mengangguk dan berkata, "Aku mau! Terima kasih Tuan masih mau memberi kelonggaran!" Mati lebih lambat selalu lebih baik daripada mati sekarang! Bahkan jika peluang hidup hanya sepersejuta, tetap saja harus dicoba! Namun kalau dipikir-pikir, nanti Afkar juga akan pergi ke sana? Tidak masalah kalau bajingan itu ikut mati bersamanya!
9.51.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35.1K kali sebagai senangnya bermain tanpa peduli perbedaan sila ke
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Raden Arya
saya do'akan penulis novel ini diberikan kesejahteraan dan kelancaran dalam hidupnya, juga kepada para pembaca setia. izin promosi ya kak... bagi yang suka novel dengan alur mafia dan balas dendam. yuk mampir ke novel Balas Dendam Putra Mafia Terkuat. terimakasih...
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Baca Semua Ulasan
menyusui sang pewaris tahta

menyusui sang pewaris tahta

Pasti bendera perang terasa telah di kibarkan. "Tidak masalah. Apapun akan ku lakukan demi kamu dit" jawaban Silvia lebih membagongkan lagi. Dasar perempuan gatel. Bisa - bisanya dia tidak menangkap maksud ucapan suamiku. Memang benar kata orang - orang diaplikasi tok tok. Untuk menjadi pelakor , kamu tidak perlu cantik dan pintar. Tapi perlunya orang yang gatel dan tidak punya malu. Sangat cocok seperti Silvia ini. Mas Aditya tersenyum mendengar ucapan Silvia. Hatiku sedikit tercubit melihat suamiku tersenyum pada mantannya yang tidak punya malu dan sopan santun itu.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai senangnya bermain tanpa peduli perbedaan sila ke
Baca
+Pustaka
My Step Brother

My Step Brother

Eder kembali menatapku, tatapannya dalam dan benar-benar sulit diartikan, "Gue gak bisa bermain peran kaya lo, well gue tahu dunia modeling tapi buta dengan seni peran. dan menurut lo setelah tahu si brengsek itu gue bisa santai, Dan gak mau mukul wajahnya?" Aku baru ingin bersuara, Tapi dia menyela, "Jangan ngomong dulu, lo pasti mau tanya kenapa gue peduli? Itu bukan karena gue peduli atau kasihan sama lo, tapi cowok itu pergi tanpa tanggung jawab! Dan gue benci semua jenis manusia yang pergi tanpa tanggung jawab, pergi begitu saja tanpa peduli gimana nasib orang yang dia tinggalin."
9.826.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 860 kali sebagai senangnya bermain tanpa peduli perbedaan sila ke
Baca
+Pustaka
Who Am I (Bahasa Indonesia)

Who Am I (Bahasa Indonesia)

Kata Hana keesokan harinya. Silvia mendengarkan dengan seksama cerita nonanya tersebut. Sesekali dia memberikan tanggapan. "Aku sangat khawatir Silvia, namun aku punya perasaan senang karena orang angkuh tersebut punya titik kelemahan juga.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai senangnya bermain tanpa peduli perbedaan sila ke
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status