Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lelaki Tanpa Kasta Mengguncang Dunia

Lelaki Tanpa Kasta Mengguncang Dunia

"Apa ini Dik..? "Sendok plastik Bang." Jawab Dika. Mohzan berfikir sejenak. Jari tangannya menggaruk keningnya pertanda ia sedang berfikir cukup keras. Matanya meneliti semua barang-barang yang teronggok diatas terpal. Lalu ia melihat sebuah bola plastik bekas mainan anak-anak. Ia meraihnya dan tersenyum.
9.9111.3K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as sendok es buah plastik
Show Reviews (22)
Read
+Library
ms huang
hi kk...aku datang dukung kmu dgn ksi 5* biar cpt nyala bintangnya yaa... yukkk intip ceritaku juga kk. judulnya KEKASIH BRENGSEKKU ...uda msuk bab 18...cerita ttg hubungan toxic, dijamin seru! makasi y kk ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Nenek 70 Tahun yang Dihujat Dunia Maya

Nenek 70 Tahun yang Dihujat Dunia Maya

"Menurut informasi dari orang dalam, kini ada bacang yang menggunakan soda api dan plastik untuk membuat isian telur bebek palsu, setelah Meita selidiki, pedagang jahat itu ada di pasar di belakangku!" "Tanpa panjang lebar, mari kita bongkar pedagang ini!" Setelah kata pembuka singkat, wajah nenek muncul di kamera tanpa ada sensor. "Nenek ini, boleh tanya kenapa pakai soda api dan plastik untuk isian? Apa Nenek nggak tahu kalau kedua bahan itu nggak bisa dimakan?" Di video, Nenek terlihat bingung, tetapi tetap tersenyum ramah. Dia melambaikan tangannya dan berkata, "Nona, aku susah dengar, bicara lebih keras sedikit, kamu mau beli apa?"
6.3K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as sendok es buah plastik
Read
+Library
Pawang Cinta Presdir Misterius

Pawang Cinta Presdir Misterius

Karena Edward memiliki daftar alergi akan kacang. "Makannya dengan plastik begini?" Edward tampak bingung dengan cilok yang dibelinya. "Iya. Seperti ini." Erin mempraktekkan cara memakan cilok dalam plastik. Ia mengigit bagian ujung kanan plastik hingga berlubang, lalu sebuah pentol cilok dihisap dan dikunyah olehnya. Edward mengikuti apa yang dilakukan Erin. Cukup lucu dimata Erin mengajari memakan cilok menggunakan plastik pada Edward.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as sendok es buah plastik
Read
+Library
MERTUA PELIT, MENANTU CERDIK

MERTUA PELIT, MENANTU CERDIK

"Ngumpulin plastik bekas minuman anak-anak, Solikah habis numpang buang sampah." "Buat apa, Bu Rom?" "Dijual, dong!" "Habis sakit juga malah korek-korek sampah, istirahat sana! Nih aku bawakan apel mahal!" kata Rania. "Wah, apel yang ada roknya, ya? Sini aku mau cium aromanya!" kata Bu Romlah. Dia membawa kresek bening itu ke dalam rumah kemudian melucuti pelindung buah apel tersebut, dia membuka stiker atau tempelan buah dan menempelkannya secara berjejer di kulkasnya.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as sendok es buah plastik
Read
+Library
The Bittersweet of Love

The Bittersweet of Love

Dia datang menenteng sebuah plastik berisi makanan dari kedai makanan khas bakmi yang terkenal seantero Jakarta. Dengan adanya plastik berisi makanan itu, Nico pun tersenyum ke arah Dinira, kekasihnya yang saat itu sedang duduk di tempat ruang VIP. Nico datang dan membuat Dinira akhirnya menyapa kekasihnya itu.
109.8K viewsOngoingAdded to Library 255 Times as sendok es buah plastik
Read
+Library
Membuat Suatu Perubahan disuatu malam

Membuat Suatu Perubahan disuatu malam

Qin Lang merasa gembira didalam hatinya dan berjalan selangkah demi selangkah. Zhong Yu yang sedang memegang kantong plastik merah kuning ditangannya telah mendengar langkah kakinya Qin Lang. Dia berbalik, kemudian berdiri dan mengulurkan kantong plastik itu kepada Qin Lang.. "Ini.. Untukmu..." Qin Lang benar-benar terkejut dan mengambilnya. Ada buah persik, plum dan aprikot didalam kantong plastik, hanya saja setiap buahnya terlihat tidak sempurna.
7.8K viewsOngoingAdded to Library 280 Times as sendok es buah plastik
Read
+Library
Pengasuh Gratis Itu, Mertuaku

Pengasuh Gratis Itu, Mertuaku

Kutinggalkan sebentar Nada yang tengah menonton siaran Upin dan Ipin di televisi, melaju menuju kamar mengambil paperbag yang belum sempat kubuka. Bret! Bret! Dua kali sentakan berhasil membuat kuncian straples terlepas. Kukeluarkan bingkisan dari dalamnya, sebuah plastic bening berisi rajutan warna peach. Apa ini? Gemerisik suara plastik mengalihkan perhatian Nada, ia mendekat lalu mengambil plastik pembugkus hadiah dari Bu Asih, lalu membawanya kembali ke tempat semula.
13.7K viewsOngoingAdded to Library 369 Times as sendok es buah plastik
Read
+Library
Dokter Tampan Pemikat Wanita

Dokter Tampan Pemikat Wanita

"Apaan?" "Di tempat kita namanya pentol, Pak. Tapi ini lebih kenyal." Nanda mengeluarkan salah satu bungkusan plastik bening berisi bola-bola putih kelabu yang diselimuti saus kasar kecokelatan, lalu menyobek ujung plastik dengan gigitan. "Cobain?" "Enggak higienis. Enggak apa-apa makan dari plastik?" "Cobain deh, Pak!" Nanda terus menyodorkan ujung robekan ke depan bibirku.
1015.8K viewsCompletedAdded to Library 521 Times as sendok es buah plastik
Read
+Library
Detektif Janeta : Memburu Pembunuh Madu Tua

Detektif Janeta : Memburu Pembunuh Madu Tua

tanya Janeta ketika sampai di ambang pintu dapur yang memang terbuka akses ke taman. “Yang itu!” jawab Bik Imah sambil menunjuk sebuah kantong besar berwarna hitam yang berisi sampah. Janeta membawa kantong besar itu ke depan untuk di letakkan di bak sampah. Sebelum meninggalkan plastik sampah itu di sana, Janeta sedikit memeriksa isinya yang ternyata adalah piring-piring plastik dan gelas air mineral yang biasa di gunakan orang untuk kepentingan hajatan.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 246 Times as sendok es buah plastik
Read
+Library
SUDAH TAK PERAWAN

SUDAH TAK PERAWAN

Dia mengecup keningku dan menyerahkan plastik itu. “Oleh-oleh untuk Ibu dan tetangga sini,” tukasnya. “Untuk aku mana?” Kutatap plastik yang ternyata isinya beragam camilan khas Bandung. “Ada di mobil, kok, Sayang!” Dia mencubit ujung hidungku. Aku hanya tertawa kecil dan menggelayut pada tangan kokohnya. Kami pun bergegas masuk dan mendapati Ibu yang sudah membawakan minuman dan kopi ke ruang tengah.
1093.9K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as sendok es buah plastik
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status