Pelangi atau Senja
jawabku singkat
“Maaf tadi aku tidak sengaja tabrak kamu, sampai bikin kamu terluka begini, perkenalkan aku Andre kamu siapa?”
“Levi.”
“Kapan kamu mulai bekerja, aku tidak lihat kamu sebelumnya,” tanyanya.
“Kemarin”
“Boleh aku nomor handphone kamu?”
“Nggak,” jawabku dengan sedikit membentak, jika saja kakiku mudah buat jalan kupastikan aku sudah pulang duluan sejak tadi dan istirahat dari pada duduk tidak jelas begini.
Setelah beberapa saat aku menunggu pintu terbuka, terlihat Aryan yang baru saja masuk sudah mengerti semua sama yang telah terjadi, mungkin Dewi sudah cerita semua.
Sikat na Kabanata