Mas Sena
“Rumah lo kan? gue udah tahu. karena ibu sama bapak lo lagi ke luar. Sementara lo juga di luar. Karena apa, lo itu membahayakan,”
“Tapi ….,”
“Brakkk,”suara pintu yang dibanting oleh Zelina.
Sena yang ingin masuk pun, kini hanya bisa menunggu di depan rumah. duduk di kursi sambil merenungi nasibnya.
“Hufft, sabar Sena, sabar,” ucapnya sambil mengelus dadanya.
Sedangkan Zelina justru melakukan semua yang diinginkan , bak ratu . padahal ia tahu kalau itu bukanlah rumahnya.
인기 회차