Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kubiarkan Kau Bersama Selingkuhanmu

Kubiarkan Kau Bersama Selingkuhanmu

Diiringi mata melotot dan mulut menganga yang lagi-lagi mengeluarkan aroma busuk. Penderitaan demi penderitaan kian menyiksa. Hingga pagi menjelang tatkala mentari belum sempat menampakkan keceriannya, Zea menjerit panjang dengan mulut yang kian menganga dan mata yang kian melotot. Pandangannya kosong, seakan bola mata yang seakan ingin terbalik, teriakan itu terdengar mengerikam seiring dengan terlepasnya nyawa dari raga. Demikianlah sakaratul maut mengerikan dan membuat bulu kuduk berdiri. Sebagai balasan untuk orang-orang jahat di muka bumi.
9674.1K viewsCompletedAdded to Library 22.9K Times as sepasang mata maut
Show Reviews (70)
Read
+Library
Silla Defaline
Hai pembaca KKBS, nih Author mau kasih tahu kalo novel ini ada sekuelnya juga lho. judulnya : Ketika Istriku Mulai Membangkang. Yuk kepoin juga sekuelnya. Hehee Makacih buat yang udah hadir di sana ya... ...
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
Altair dan Sepasang Matahari

Altair dan Sepasang Matahari

Jiwanya terbang mengembara dan menyentuh impian lamanya. Ruangan itu persis seperti planetorium dengan bintang-bintang yang bertaburan di langit-langitnya yang gelap. Dengan langkah pelan ia mengamati apa saja yang terpampang di dinding ruangan itu mulai dari lukisan planet Saturnus dengan enam cincin besarnya yang memukau, komet, hujan meteor, hingga... sebuah lukisan matahari yang dua kali ukurannya dari lukisan-lukisan lainnya dan terbingkai kuning keemasan. Lama ia berhenti di sana dan menatapnya. Subhanalloh, bibirnya mengucapkan keterkaguman yang luar biasa. Lukisan itu begitu hidup. Detil-detilnya begitu jelas. Prominensa, spikula, fakula, dan loop gasnya begitu menawan. Ia terkesima.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as sepasang mata maut
Read
+Library
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

Ordo menyebut mereka bidat, menghapus namanya dari semua catatan resmi. “Dan kau pikir… mereka semua hilang?” Seraphine memecah keheningan, berdiri di pintu dengan ekspresi yang tak terbaca. “Aku pernah melihat simbol ini…” Tangannya menyentuh ukiran di naskah: dua mata berlawanan arah, satu menangis, satu tertawa. “Mereka menyebutnya ‘Mata yang Terbelah’.” --- WARISAN YANG TIDAK MATI
101.3K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as sepasang mata maut
Read
+Library
Pewaris Kultivasi Iblis, Raja Kelelawar Hitam

Pewaris Kultivasi Iblis, Raja Kelelawar Hitam

Mata mereka membelalak lebar, penuh kesakitan yang tak terucapkan sebelum akhirnya menjadi kosong dan hampa. Dalam hitungan detik, kedua penyusup itu ambruk ke lantai atap. Tubuh mereka masih berkedut beberapa saat sebelum akhirnya diam sepenuhnya, jiwa mereka telah meninggalkan raga yang kini hanya menjadi cangkang kosong. Murong Song terkesiap, mundur selangkah dengan wajah pucat. "Racun Bunga Sembilan Kematian," gumamnya dengan suara bergetar. "Mereka lebih memilih mati daripada tertangkap."
1027.0K viewsCompletedAdded to Library 917 Times as sepasang mata maut
Show Reviews (22)
Read
+Library
Kedai ARYA
masih ingin membacanya tor, tapi mo gimana lagi updatenya aja kek males2an kadang sehari cmn 2 bab coba kl update itu minimal 5 bab per hari jd semangat bacanya, kl updatenya sedikit2 ya kita mo bacanya juga nunggu rapelan beberapa hari biar enak bacanya jd dpt alur cerita nya
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Maka tampaklah olehnya pemandangan menjijikkan yang begitu menyayat hati. Ia terbelalak dengan mulut menganga lebar, menyaksikan sepasang manusia tanpa sehelai benang melekat di badan, sedang bergumul berbagi peluh di atas ranjang sembari mengeluarkan suara-suara menjijikkan yang menyesakkan dada.
5.713.4K viewsOngoingAdded to Library 334 Times as sepasang mata maut
Read
+Library
Bisikan Kematian

Bisikan Kematian

Sopyan berkata lirih, tapi kemudian menunduk. "Maaf ... Tidak bisa! Keluargaku menungguku!" tolakku. Ketika ingin bangun, mataku tidak lagi sama ada yang aneh. "Kenapa aku tidak bisa merasakan apa-apa. Mata bathinku sudah tertutupkah?" Aku tersenyum puas. "Mata bathinmu tertutup karena kematian sedang menghampirimu. Belum waktumu untuk mati saat ini," ujar umi membuatku bergidik dan terasa sesak napas.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as sepasang mata maut
Read
+Library
Bara Wisanggeni: Reinkarnasi Dewa Api

Bara Wisanggeni: Reinkarnasi Dewa Api

Mengguncang singgasana api di dalam kepalanya. Keajaiban yang mengerikan terjadi. Wajah itu terbelah oleh dua identitas. Mata kanan Rian meredup. Warna emas membara itu luntur menjadi cokelat kusam. Mata manusia yang basah oleh air mata. Mata yang menyimpan keputusasaan. Sementara mata kirinya tetap merupakan kawah api yang menyala. Haus darah. "Argh!" Rian mengerang.
10727 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as sepasang mata maut
Read
+Library
Waktu adalah Maut

Waktu adalah Maut

Charin sudah mengalami refleks kondisional berupa ketakutan. Ketika melihat Charin sudah kembali jinak, pria itu menyeretnya sambil memaki, hendak melangkah pergi. Saat memikirkan harus kembali ke tempat itu lagi, air mata ketakutan menetes dari sudut mata Charin. Mata Charin kosong dan mati rasa, seperti mayat hidup. "Cukup! Apa pantas membuat keributan di Grup Wiratama seperti ini?"
6.5K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as sepasang mata maut
Read
+Library
Hari Pamermu, Hari Kematianku

Hari Pamermu, Hari Kematianku

Aku tidak perlu merasa khawatir lagi. Hanya saja, mati di jalanan benar-benar sangat tidak bermartabat. Selain itu kondisi tubuhku juga terlihat sangat mengenaskan, lupakan saja. Sebentar lagi aku juga akan mati, apa bedanya tempat yang bersih dan kotor? Lagi pula tidak akan ada orang yang mengenaliku. Untung saja Andre tidak pernah melihatku dalam kondisi seperti ini. Saat malam tiba, tubuhku perlahan-lahan mendingin dan tertutup salju ....
5.3K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as sepasang mata maut
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status