Hamil Anak Genderuwo
Hanya beberapa saat, wanita itu telah kembali sambil membawa sebuah kotak yang dibungkus dengan cantik menggunakan kertas kado berwarna kuning, dan menyerahkan kado itu pada bapaknya.
"Ini apa, nak?" tanya lelaki tua itu dengan penasaran. Ia mulai membuka kado pemberian putrinya itu dengan sangat hati-hati.
Kedua matanya membelalak saat ia melihat isi dari kado yang dibelikan oleh putrinya adalah sepatu yang selama ini ia inginkan. Tapi karena sangat mahal, ia tidak mau membelinya.
"Nak, sepatu ini kan sangat mahal. Kenapa kamu membelinya?" Lelaki tua itu menatap wajah putrinya dengan tidak percaya.