Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cahaya Biru

Cahaya Biru

Dalam keheningan yang mulai terasa, Biru akhirnya memutuskan untuk mengalihkan pandangannya dari ku, mencoba untuk fokus pada percakapan dengan Radit dan Jeno. Namun, setiap kali matanya bertemu dengan mata Cahaya , jantungnya berdegup kencang, memberikan petunjuk jelas tentang perasaan yang sesungguhnya ia rasakan.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai sepercik cahaya artinya
Baca
+Pustaka
Tersembunyi di Balik Cahaya

Tersembunyi di Balik Cahaya

"Kamu yakin tidur dalam arti sebenarnya?" Aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal. Ini, pertanyaan ini, aku juga tidak tahu apa yang terjadi pada kami. Tetapi ketika mencoba memutar ingatan kilas balik sebelumnya, yang kuingat memang hanya aku yang mengagumi kamar keluarga mereka dan tiba-tiba berpindah pada saat aku sudah bangun. "Kamu tidak tahu? Apakah kamu merasa sakit di bagian 'itu'?" Shane membuat tanda kutip dengan tangannya. Dia terlihat sangat serius sehingga wajahnya benar-benar lucu.
654 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai sepercik cahaya artinya
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

Ia menarik napas panjang, merasakan bagaimana udara di sekitarnya bergetar lembut. Tiba-tiba garis cahaya itu terbelah menjadi tiga jalur yang sama. Ketiganya berkelok, menyebar ke arah yang berbeda. Kabut cahaya menebal di setiap jalur, membuat mereka sulit melihat ujungnya. Ayu tertegun. "Rakasura… jalurnya terbelah."
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai sepercik cahaya artinya
Baca
+Pustaka
Kaca yang Pecah

Kaca yang Pecah

“Kalau begitu, Nona Jennifer maukah kamu memberiku kehormatan untuk berkencan sebentar?” Sambil berbicara, Rian mengulurkan tangannya seperti seorang pria terhormat. Angin bertiup sepoi-sepoi dan mata menawan itu tampak dipenuhi bintang. Tiba-tiba aku teringat sebuah kalimat dalam surat cinta itu. Hal-hal yang menggerakkan hati adalah hal-hal yang paling biasa, Seperti pecahan es yang berdenting, Seperti buah plum di mangkuk porselen putih.
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai sepercik cahaya artinya
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Pena cahaya dan kamera Leica tua itu perlahan terangkat, lalu melebur menjadi partikel-partikel halus yang menembus dimensi—masuk ke dalam realitas harian setiap manusia yang pernah merasakan getarannya. Di sebuah sudut kota yang sibuk di Bumi, seorang pemuda yang sedang ragu untuk menuliskan puisinya tiba-tiba merasakan kehangatan di ujung jarinya. Di tempat lain, seorang fotografer amatir melihat cahaya senja yang biasa saja menjadi sebuah karya agung melalui jendela bidiknya.
715 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai sepercik cahaya artinya
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Aku juga tidak ingin mengatakan apapun dulu sehingga menggangu fokusnya melawan gravitasi. Perkara beda zaman dan beda bahasanya, membuatku sadar betapa indahnya keadaan yang diciptakan dengan cahaya. Memang apa yang aku katakan pada Pere juga menjadi cermin kehidupan. Tidak cuma sebagian atau sebelah saja. Sesuatu yang saling berdekatan. Sangat rapat. Sesuatu di di dalam diri kita sendiri.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai sepercik cahaya artinya
Baca
+Pustaka
ARJUNA

ARJUNA

"Enggak, sih. Cuma kalo ditarik aja. Jeliah, kalo dari bahasa arab artinya terang. Yang terang apa lagi kalo bukan cahaya?" Oke gue setuju. Jeli mulai menggambar karikatur. Nggak jelas karena mereka saling tumpuk. Lantas gue melengkapi dengan apa yang gue pikirkan tadi. Mahkota dan cendana dan kilatan cahaya. Ada dua mahkota. Satu gue pasangkan pada karikatur Jeli dan salah satu lagi pada karikatur Rangga. Lantas Kevin gue beri daun Cendana di dahinya. Cendana, berarti harum dan kuat. Dan cahaya itu gue buat untuk melingkari semuanya.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai sepercik cahaya artinya
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Pedang

Legenda Dewa Pedang

bukan warna mati, melainkan cahaya hidup yang berdenyut lembut, seirama dengan tenggelamnya matahari. Cahaya jingga menyiram kanopi. Bayangan memanjang, saling bertaut seperti jari-jari hitam yang mencoba meraih siapa pun yang lengah. Mei Shia mendongak. Di puncak pohon tertinggi... lebih tinggi dari yang lain, seolah ditanam oleh langit sendiri—Buah Cahaya Senja menggantung. Keemasan murni. Permukaannya berkilau seperti kaca cair, denyut halus memancar dari dalamnya, menyentuh indera lebih dulu sebelum mata. Setiap denyut membawa kehangatan… dan ancaman.
1026.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 960 kali sebagai sepercik cahaya artinya
Baca
+Pustaka
Iblis Yang Mencintaiku

Iblis Yang Mencintaiku

"Melihatnya memejamkan mata tanpa bergerak sedikit pun selalu membuat hatiku terasa sakit." Sephael menghela napas panjang, kemudian ikut menatap ke arah yang sama. Di balik lapisan kristal bening itu, cahaya-cahaya kecil terus berputar perlahan, seolah sedang merajut kembali sesuatu yang pernah hancur.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai sepercik cahaya artinya
Baca
+Pustaka
Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku

Ervando berdeham pelan, menyentuh hidungnya. Tidak ada penjelasan apa pun. Dia hanya membawaku masuk ke Kantor Catatan Sipil. Semuanya berjalan lancar. Aku menderita afasia. Menghadapi orang asing, sering tidak bisa berbicara. Walau begitu, aku masih bisa mengangguk dan menggeleng. "Apa ini perceraian atas kemauan sendiri?" "Ya." Aku mengangguk. "Apa memastikan hubungan telah retak?"
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai sepercik cahaya artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status