Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Seerrrrrrr Aku hanya berdiam diri di dalam warung kali ini, meskipun pandanganku tak henti-hentinya melihat kemaraian yang ada di kebun seberang warung, namun aku tidak tergerak sedikitpun untuk masuk ke dalam keramaian itu. Karena aku tahu, keramaian itu bukan untuk para manusia, melainkan untuk para makhluk yang tinggal di sekitar sana dan juga para makhluk yang sengaja dipindahkan dari Kampung sebelah.
9.8683.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.2K kali sebagai sepi ditengah keramaian
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
SEPERTI MENDUNG

SEPERTI MENDUNG

Dia pun sewaktu mau mengungkapkan selalu ingat pepatah: kalau tidak ada rotan, akar pun jadi. Bising kendaraan makin merajalela, jalanan di sore hari tampak semakin ramai. Mungkin, efek pulang kerja dan orang-orang yang mau kulineran. Banyak gerobak-gerobak yang ada di pinggir jalan sudah membuka dagangannya. Aktivitas di pinggir jalanan pun tampak sangat meriah dengan lampu-lampu yang menggantung di gerobak-gerobak pedagang kaki lima. Ani masih terpaku di depan Riki, seolah-olah kakinya benar-benar menempel dengan batako yang menjadi penutup tanah. Dia kadang menunduk dan membenarkan hijab yang terkena angin. Kadang juga melemparkan senyum. Namun, dia belum mampu untuk memberikan jawaban ha
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai sepi ditengah keramaian
Baca
+Pustaka
CINTA DITENGAH KESENDIRIAN

CINTA DITENGAH KESENDIRIAN

Riska terlihat lebih cantik saat membiarkan rambutnya terurai. Dia keluar ruang apartemennya. Dilihatnya kamar apartemen Simon. Dia hendak pergi bersama Simon tapi dia mengurungkan niatnya. Akhirnya dia pergi berangkat kerja sendirian. Hari Minggu pagi itu sangat sejuk. Orang-orang banyak yang berolahraga. Bersepeda. Lari pagi. Ada juga yang sedang bersiap-siap untuk berekreasi. Riska agak sedikit iri melihat orang-orang itu. Mereka bisa menikmati hari weekend, sementara dirinya harus tetap bekerja.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai sepi ditengah keramaian
Baca
+Pustaka
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

Universitas Rotteo, Kota Sierra Siang itu hari terasa panas sekali sementara Tristan tengah duduk dengan santainya di dalam ruangan Professor Roberto. Sambil setengah berbaring di atas sofa, Tristan menguap dengan malas. Ia sudah menyelesaikan tugasnya hari itu dan salah satu alasan kenapa ia berada di dalam ruangan professor senior itu adalah untuk menghindari kejaran dari para wanita yang selalu memburunya setiap kali kelas bimbingannya selesai. Baik adik kelas maupun dosen-dosen wanita, semuanya sama saja. Mereka selalu mencari-cari kesempatan untuk menempel erat padanya. Bahkan, dengan santainya, Tristan dulu seringkali berganti-ganti pasangan hampir setiap hari untuk memuaskan hasrat se
9.88.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai sepi ditengah keramaian
Baca
+Pustaka
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Namun bagi Viviene, denyut di pelipisnya belum juga mereda. Ia kembali melirik pintu, kali ini lebih singkat. Tidak ada siapa pun yang mencurigakan. Tidak ada bayangan topi, tidak ada senyum yang salah tempat. Hanya orang-orang biasa yang keluar masuk, membawa aroma roti hangat dan suara tawa. Selene memperhatikan itu, lalu berkata dengan nada datar namun tidak dingin, “Jika kau merasa tidak nyaman, kau seharusnya tidak memaksakan diri berada di tempat ramai.”
9.6416.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.4K kali sebagai sepi ditengah keramaian
Tampilkan Ulasan (86)
Baca
+Pustaka
Raisaa
akhirnya tamat juga Dirian, kakak kakak pembaca engga ngomel lagi ya kapan tamatnya heheheh terimaksih banyak atas dukungan dan perhatiannya untuk cerita ini. sampai jumpa dicerita saya yang lain ya hehehe...
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
You And Me

You And Me

Brem . Suara mesin sepeda motor yang sedang di gas berkali-kali, terdemgar riuh, dan suasana di sana sangat ramai, banyak sekali orang berkumpul dan juya banyak pengendara kendaraan bermotor sedang berjejer yang siap mengaduk kecepatan mereka. Ya! Mereka sedang ada di sebuah jalanan sepi, di sebuah kota dengan penduduk yang tidak terlalu padat, kota indah yang terletak di suatu sudut tempat di belahan bumi ini, sebut saja Kota Pure line.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai sepi ditengah keramaian
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Energi qi mereka yang perkasa ditekan hingga ke tingkat yang hampir tidak terdeteksi. Kota itu adalah pusat aktivitas yang semrawut dan hiruk pikuk. Aroma makanan jalanan yang lezat bercampur dengan bau sampah yang membusuk dan keringat kerumunan. Teriakan pedagang menawarkan barang-barang mereka bersaing dengan teriakan para prajurit yang membubarkan kerumunan. Mereka mengembara selama beberapa waktu, mengamati, mendengarkan.
618.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai sepi ditengah keramaian
Baca
+Pustaka
Dokter Jenius Milik CEO Arogan

Dokter Jenius Milik CEO Arogan

Lalu lintas di jalan serta intensitas keramaian tiba-tiba meningkat, kios-kios kecil juga bermunculan di pinggir jalan dekat sekolah. Seketika, bau makanan dan debu yang dibawa oleh lalu lintas berbaur di udara. Ian telah berhenti jauh dari tempat kejadian dan mengerutkan kening saat melihatnya, seolah-olah dia sedang menonton film horor yang berlatarkan dimensi lain. Melihat itu, Amber tidak memaksanya dan melangkah perlahan ke depan sendirian.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai sepi ditengah keramaian
Baca
+Pustaka
Melahirkan Anak Presdir Posesif

Melahirkan Anak Presdir Posesif

Dia tertawa sendiri. "Siapa yang Tuan di sini?" gerutu Sebastian. Meski begitu dia memutuskan untuk menunggu. Lama-lama Sebastian semakin bosan. Dia keluar dari mobil. Perumahan ini sangat sepi. Penghuninya adalah mayoritas kalangan menengah ke bawah. Terlihat beberapa hewan piaraan seperti anjing tengah berkerumun di dekat toh sampah. Sebastian berjalan mondar-mandir di dekat mobilnya.
1041.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 827 kali sebagai sepi ditengah keramaian
Baca
+Pustaka
Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Ryan mengusap bibirnya yang berceceran remah. ** Mereka turun di stasiun terdekat dan berjalan kaki sisanya. Dari dua blok sebelum Alun-alun Kota, kerumunan sudah mulai terasa. Semakin dekat, semakin padat, sampai akhirnya jalan di depan tidak lagi terlihat ujungnya. Hanya kepala demi kepala yang berdesakan. "Wah!" Sari berdiri di ujung jari kakinya tapi tetap tidak bisa melihat apapun. "Banyak banget orang."
1064.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai sepi ditengah keramaian
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
ARYA_RELOAD
aneh cerita lelang nya masa iya si Rian nawar barang 4 00M sampai 1,6 triliun dia sendiri yg naikin wkwkwk normal nya kan harus nya ada lawan yg naikin harga baru Riyan lawan naikin harga, lah ini Riyan sendiri yg naikin harga kan koplak wkwkwkwk
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status