Jiwa yang Berbeda
balas Adrian lembut.
Adzan Maghrib berkumandang dari masjid yang dibangun oleh Banyu Grafika di ujung jalan. Suaranya merdu, memanggil jiwa-jiwa untuk kembali bersimpuh.
Dion, Raka, dan Arlan sudah rapi dengan koko dan sarung, serta peci mereka.
"Mama, Papa... ayo jamaah ke masjid," ajak Dion.
Adrian berdiri, membantu Nafisa berdiri dengan penuh kasih sayang. Mereka berjalan beriringan, mengikuti langkah anak-anak mereka menuju rumah Allah.
الفصول الرائجة