Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bunga Gugur, Rindu Pun Usai

Bunga Gugur, Rindu Pun Usai

Nathan pulang dalam keadaan lelah, debu masih menempel di tubuhnya dan di tangannya tergenggam seikat bunga segar. Dia berjalan ke arahku, wajahnya sama sekali tidak menunjukkan rasa bersalah atau penyesalan. "Rebecca, aku bawakan bunga mawar kesukaanmu." Mawar merah yang melambang cinta yang tulus dan membara, kini berada di tangan Nathan. Namun, di mataku, itu tidak lebih dari sebuah lelucon.
22.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 841 kali sebagai sesajen bunga 7 rupa
Baca
+Pustaka
Wanita Bermata Hijau

Wanita Bermata Hijau

Leo terus berpikir keras. "Oh, syukurlah. Samar-samar, Kak. Kak Zena ... selalu membawa bunga. Bunga yang unik, tapi lupa namanya apa. Sebentar." Jasmine terdiam sejenak mengingat kenangan di Villa Barlder itu. "Apa? Ayo, ingat-ingat lagi!" "Bunga Peony warna merah muda! Itu Kak! Parfumnya saja wangi bunga itu." Jasmine menggebu-gebu mengingat kebiasaan dari Zena.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai sesajen bunga 7 rupa
Baca
+Pustaka
Kontrak Pernikahan Sang CEO

Kontrak Pernikahan Sang CEO

Arsen tidak sengaja menatap ke arah aksesoris bunga berwarna kuning cerah di bagian paling depan, kontan mengingatkannya pada bunga angsana kesukaan Layla. Secara otomatis, Arsen mendekat dengan tatapan yang terpaku pada aksesoris tersebut. Penjualnya yang merupakan wanita paruh baya menatap dengan senyum kecil. "Anda ingin membeli aksesoris, Tuan?" "Oh—ya." Arsen menyentuh bunga yang ternyata adalah jepitan rambut. Bentuknya kecil dan sangat mirip dengan kelopak angsana yang berjatuhan di halaman belakang. "Saya ingin seluruh jepitan rambut kuning ini."
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai sesajen bunga 7 rupa
Baca
+Pustaka
Partner Satu Malam Jadi Istri Kontrak

Partner Satu Malam Jadi Istri Kontrak

Alessa senantiasa menggandeng lengannya Jovian dan Jovian mendampingi Alessa dengan waspada. "Saat ini Ibu Julia sangat stabil, dia kooperatif, rutin minum obat dan sekarang hobi baru Bu Julia menanam bunga," ucap Perawat menunjukkan arah di samping bangsal. Sebuah kebun bunga kecil yang ditumbuhi berbagai jenis bunga, tapi yang dominan bunga berkelopak putih yang besar. Itu bunga Kamelia.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai sesajen bunga 7 rupa
Baca
+Pustaka
IKRAR TALAK UNTUKKU ADALAH MAHAR YANG KAU PINTA DARI SUAMIKU

IKRAR TALAK UNTUKKU ADALAH MAHAR YANG KAU PINTA DARI SUAMIKU

119. MELABRAK SAYAKA (Bagian B) Maura dan juga Tasya mengernyit jijik saat melihat penampilan Junet dari dekat, kucel, kotor, dan juga bau. Lelaki bertubuh tegap dan juga berkulit hitam itu memang baru saja dari taman samping dan membereskan tanaman bunga mawar milik Sayaka, tentu saja dia berkeringat dan juga kotor.
9226.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai sesajen bunga 7 rupa
Baca
+Pustaka
Putra Putri Bunga

Putra Putri Bunga

Mungkin Adelin punya alasannya sendiri. Demikian pengalaman Adelin dengan penyusup itu. Setelah melihatnya dengan mata kepala sendiri, rasa penasaran Adelin seolah terjawab. Penyusup itu pun tak pernah datang lagi sampai Erlangga kembali pindah ke mansion utamanya. Namun kisahnya dengan penyusup ternyata belum berakhir, di hari pernikahan Arga dan Lily, di saat-saat terakhir, ada segerombolan merpati terbang di atasnya, mereka menaburkan kelopak-kelopak bunga yang disambut suka cita oleh semua yang hadir. Adelin mengingat-ingat, rasanya ketika Dio menerangkan detail acara pernikahan itu, dia sama sekali tak menyebutkan soal merpati. Saat semua mata tertuju pada merpati-merpati itu, ada satu
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai sesajen bunga 7 rupa
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Dewi Bunga

Kebangkitan Dewi Bunga

Semakin lama mendengar, dadanya semakin terasa sesak. Pohon besar di atas mereka bereaksi. Perlahan muncul energi yang membentuk sekian banyak kelopak bunga. “Dewi memberkati kita!” “Setelah sekian lama, akhirnya pohon roh berbunga!” seru beberapa makhluk dengan wajah berseri. Kelopak-Kelopak bunga itu jatuh mengenai para makhluk. Tubuh mereka perlahan berubah usai menerima energi dari kelopak bunga.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai sesajen bunga 7 rupa
Baca
+Pustaka
Selir Medis Penguasa Langit

Selir Medis Penguasa Langit

Dayang Merry buru-buru berkata, "Tidak boleh disentuh." Sera terkejut, lalu menoleh pada Dayang Merry, "Kenapa?" "Itu bunga piranha," Dayang Merry berkata dengan wajah pucat. Meskipun Sera belum pernah bunga piranha secara langsung, tetapi dia pernah melihat bunga di buku dan TV. Penampilannya tidak seperti ini. Bunga ini tampak seperti bunga mawar, tetapi tidak memiliki kelopak sebanyak bunga mawar, hanya memiliki enam kelopak, membentuk sebuah pusaran sederhana, dengan beberapa benang sari kuning di dalamnya.
9.85.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179.5K kali sebagai sesajen bunga 7 rupa
Tampilkan Ulasan (2060)
Baca
+Pustaka
ماوار سياع افيف
gimana cerita ny kok sudah tamat ...pdahal petasan kecil belum lahir ...mana danau cermin belum ada jalan pulang ny ...huhuhu...... lanjutin LG thooorr cerita nya ... gak bisa bobok KLO kaya gini gantung ...pdahal di setiap cerita tak tunggu in lhooo ... penasaran sama petasan kecil apakah laki2 atau
Devi Zulfia
terasa seperti mimpi cerita selir medis sudah tamat tapi ternyata betul betul tamat dan dengan berat hati aku harus hapus ini aplikasi karena aku udah malas baca novel yang lain yang aku suka cuma novel ini aja ...
Baca Semua Ulasan
TEROR BUNGA TASBIH HITAM

TEROR BUNGA TASBIH HITAM

Bunga tak punya siapa pun bersamanya, hanya kupu-kupu yang menjadi temannya. Bunga berdiri termangu. "Aku benci Papa," lirihnya. Namun, sesaat dia menyunggingkan senyum. Bunga ingat ada teman istimewa di dunia yang dihuni bangsa manusia. Teman istimewa itu tak lain adalah Jelita Az'zahra Darmawan dan Gabriele Flavio Hussain Morelli. Bunga merasa kehadiran mereka cukup mengobati sakit hatinya. Entah itu sampai kapan. * * *
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai sesajen bunga 7 rupa
Baca
+Pustaka
Rahasia Kekayaan Sang Barista

Rahasia Kekayaan Sang Barista

suara Sophia mengejek, penuh ironi yang memotong seperti silet. "Tolong katakan padaku, ini desain apa? Mengapa aku merasa semua tatanan bunga ini kacau balau, seperti karangan bunga pemakaman murah?" Jessica menggigit bibir, berusaha menahan amarahnya. "Ini adalah teknik Ikebana, seni merangkai bunga ala Jepang. Pengajarnya adalah seorang warga kampungku yang pernah bekerja di Jepang. Ini populer di sana," katanya, mencoba mempertahankan martabatnya di tengah tekanan yang semakin memalukan.
1038.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 836 kali sebagai sesajen bunga 7 rupa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status