Istri Kedua
Dia usap wajah istrinya dengan penuh cinta, lalu dia mengecup kening Indira dengan penuh kasih.
"Kita pulang ke Jakarta, Sayang. Di sana akan banyak yang membantu kamu dalam merawat baby M," ucap Edbert.
"Ta--tapi, Mas. Aku takut," ucap Indira lirih.
"Takut apa?" tanya Edbert.
"Aku takut jika keluarga kamu tidak akan menerima aku," jawab Indira.
Indira langsung menunduk seraya meremat kedua tangannya secara bergantian, dia merasa gugup dan juga takut bercampur menjadi satu setelah mendengar apa yang dikatakan oleh suaminya.
Hot Chapters