JERAT CINTA RENTENIR MUDA
“Bang, apa jadinya kalau semua makanan di dunia ini rasanya sama?”
Kening Bahtiar berkerut. Tadi dirinya sedang membicarakan ujian hidup. Kenapa tiba-tiba belok ke makanan?
“Bosan?” tebaknya. “Membingungkan juga, sih. Bentuknya beda-beda, tapi pas dimakan rasanya sama. Pasti bikin frustrasi.”
Ayu menjentikkan jari. “Nah, begitu pun dengan hidup, Bang. Kita sama-sama manusia, tapi punya ujiannya masing-masing. Itulah yang bikin hidup kita nggak monoton.”