Pemuda Perkasa Pilihan Nyonya
Belum sempat Melati menjawab pertanyaan Andrean, pria di sampingnya itu sudah lebih dulu menyahut dengan suaranya yang kemayu dan slay, bahkan tangannya bergerak mendorong genit dada Andrean.
Mendengar suara slay pria bertubuh tinggi dan berkulit sawo matang di hadapannya, melotot lebar mata Andrean, saking lebarnya seperti mau keluar dari cangkang tempatnya berada.
Andrean kaget, pikirnya apakah pria yang bersama istrinya adalah pria jadi-jadian yang menjadi Santo di siang hari dan menjadi Santi di malam hari.
"Ya ampun, ternyata suami kamu ganteng binggo, jadi pengen cobain lobangnya, eum...."
Bab Populer