Suatu Senja di Tanah Senja
“Seorang bijak pernah bekata: cinta pada dasarnya adalah kemampuan untuk memberi, atau setidaknya untuk berbagi dengan orang lain. Ketika seseorang mencinta, dia akan mencurahkan yang ada dalam dirinya yang paling berharga yang dia miliki dan mengabdikan hidupnya. Tapi ini bukan berarti dia mengorbankan dirinya untuk orang lain, melainkan dia membagi apa yang hidup di dalam dirinya; dia memberikan kegembiraannya, kasih sayangnya, perhatiannya, pengetahuannya, canda-tawanya, kesedihannya, keputusasaannya—seluruh ungkapan dari yang hidup di dalam dirinya.”
Mendengar kata-kata manis Ana aku jadi teringat kekasihku, Marni.
Hot Chapters