Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Koma

Koma

SEROJA Hari-hari dikelas berjalan seperti biasanya, membosankan. Aku punya banyak teman tapi hanya sebatas nama. Mereka pikir bisa membodohiku dengan menyuruhku mengerjakan pr mereka. Aku melakukan itu hanya karena aku bosan, tidak tahu apa yang harus dilakukan. "Oja, kantin yuk." seorang gadis berambut panjang dan tinggi berdiri di sebelahku dengan muka ceria seperti biasa. Dia bernama michel salah satu murid VIP.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as shortest
Read
+Library
Memory

Memory

Belum sempat aku tekan terima, panggilan berakhir. [Hasna, untuk sementara kamu menginap, Bik Yuni balik kampung karena anaknya sakit. Sebelum ke sini, kamu pulang ambil baju.] Pesan dari Lenni. Aku tidak membalas pesan, cukup dibaca saja. *** Pukul 17.36 Lenni duduk di tepi tempat tidur, dia memijat tengkuknya lalu mengoleskan minyak kayu putih. Dia mengeluh sakit kepala, perempuan bertubuh subur itu terlihat kelelahan.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 308 Times as shortest
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Byakta menaik turunkan alis nya menggoda Yasa. Yasa menggeleng dengan cepat. "Tidak! Aku tidak merindukannya!" bantah Yasa. Byakta tersenyum menggoda. "Ah … yang benar? Tapi, kau terlihat sangat merindukannya," goda Byakta kembali. Yasa melempar bantal kepada Byakta. "Sudah ku katakan aku tidak merindukannya!" teriak Yasa. "Kembalikan handphoneku!" titah Yasa dengan mimik wajah marah.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as shortest
Read
+Library
JARAK SEJUTA DETIK

JARAK SEJUTA DETIK

Hening beberapa saat. Zafriel hanya merespon dengan senyuman tipis diwajah tampannya. Kemudian ia menarik napas dan membuangnya dengan perlahan. “Punya. Satu tahun setelah kamu pindah, aku sempat punya teman dekat, cewek. Cuma ... kita pacaran nggak lama, kurang dari satu tahun udah putus!” jelas Zafriel.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as shortest
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Dokter lalu menggerakkan alat USG itu naik turun. "Ini mau program apalagi?" ujar bu dokter. "Tapi masih kecil baru dua belas mili meter ukurannya, usianya baru empat Minggu," lanjut sang dokter. Pernyataan Ibu Dokter membuatku dan Mas Adry saling menatap. "Apa mungkin alat itu salah ya? Soalnya kami belum pernah berhubungan," ujarku tak percaya dengan hasil alat USG itu. Bersambung
103.1K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as shortest
Read
+Library
Mémoire

Mémoire

Sharon mengedip sebelum menapakkan kaki meluncur kebawah, Liam memasukkan prototip kedalam ranselnya dan mengeluarkan borgol bersiap mengikuti Sharon. Dia menoleh pada Séanne yang masih saja diam dan menatap kebawah dengan nanar, Séanne takut ketinggian dan sekarang dia merasakan pusing dan mual bersamaan. Liam kembali melihat jam tangannya, hanya tersisa 30 detik lagi dan lantai diatasnya akan meledak. "Séanne kau ingin mati? ayo!" Liam berseru tak sabar. Liam bersiap melompat saat tangan dingin Sèanne menyentuhnya, Liam menoleh dan kaget saat Séanne dengan mata merah menatapnya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as shortest
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Kemungkinan ia hanya akan ke supermarket untuk membeli persediaan snack seminggu saja. Sekitar 14 menit Joi berjalan ke supermarket terdekat. Biasanya sih ke supermarket yang jaraknya kisaran 5 menit. Entah kenapa supermarket itu tutup tanpa alasan. Jadilah Joi jauh-jauh jalan sampai jalan besar. Saat masuk ke dalam, indra penglihatan Joi mendapati seorang lelaki dengan hoodie hitam dan topi senada. Langkahnya yang menuju ke kiri langsung berubah haluan ke kanan, menghindari lelaki itu.
7.53.0K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as shortest
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

“Sampai di rumah nanti, kamu jangan diam saja, An.” “Kamu harus mengajak ngobrol anjing ku nanti.” “Ah, kamu ada-ada saja, Rib. Memangnya anjing bisa berbicara?” “Hehe ... Kalau kamu yang mengajak pasti anjing aku semangat, An.” “Rib, sudah ya bercandanya. Nanti kita terlambat ke rumah kamu, nih.” “Hmm ... Santai saja, An. Rumah ku tidak jauh dari sini, sekitar 2 jam sudah sampai.”
102.3K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as shortest
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

Dia pun kembali beranjak dari duduknya dan berjalan menuju minimarket yang tak jauh dari taman. Setelah berjalan tujuh menit, dia sampai di minimarket. Dia berjalan ke bagian minuman untuk mengambil satu kaleng soda, lalu berjalan ke rak mi instan. Karena berjalan terlalu cepat, dia tidak sengaja menabrak seseorang yang membawa banyak barang di tangan. Bruk!
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 301 Times as shortest
Read
+Library
SEAN

SEAN

Meihao de Xiwangsersekej seph
Zenobex Corporation, Manhattan Pagi ini adalah pagi yang sangat indah untuk seorang Sean. Karena pagi ini ia akan bertemu dengan gadis yang sudah mencuri hatinya. Sean sengaja berangkat pagi-pagi untuk mempersiapkan ruangan yang akan di pakai oleh Greysie magang di perusahaannya dengan dibantu oleh Matias dan Livedor. Sean begitu semangat, sampai-sampai ia menjadi pusat pandangan kedua kaki tangannya. Ruangan minimalis yang di siapkan untuk tempat kerja Greysie dengan nuansa classic modern. Dengan di lengkapi sofa kecil untuk sekedar beristirahat menghilangkan penat. Sean sangat memperhatikan dari hal-hal yang terkecil untuk Greysie.
9.315.4K viewsOngoingAdded to Library 586 Times as shortest
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status