Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Koma

Koma

SEROJA Hari-hari dikelas berjalan seperti biasanya, membosankan. Aku punya banyak teman tapi hanya sebatas nama. Mereka pikir bisa membodohiku dengan menyuruhku mengerjakan pr mereka. Aku melakukan itu hanya karena aku bosan, tidak tahu apa yang harus dilakukan. "Oja, kantin yuk." seorang gadis berambut panjang dan tinggi berdiri di sebelahku dengan muka ceria seperti biasa. Dia bernama michel salah satu murid VIP.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as shortest
Read
+Library
DEATH

DEATH

Teriak Zyu yang mulai frustrasi. Zyu sudah mati sebanyak 19 kali sedangkan Laure sudah mati sebanyak 18 kali dan waktu baru berjalan 2 menit. Mereka bahkan tidak bisa bertahan lebih dari 10 detik. Sungguh pertandingan yang tidak seimbang. Bagi Skeleton King membunuh mereka sama seperti menginjak semut. Sangat mudah. Zyu dan Laure bahkan belum sempat mengeluarkan sihir atau lebih tepatnya tidak sempat karena pukulan Skeleton King lebih cepat daripada mereka merapal mantra sihir. Mereka sudah melakukan berbagai cara agar berhasil menggunakan sihir setidaknya satu kali.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as shortest
Read
+Library
Memory

Memory

Dan dia tersesat cukup jauh. "Saya permisi dulu, Pak." "Hasna ...." "Iya, Pak?" "Terima kasih sudah mendengarkan ocehanku." Selarik senyum tercetak di bibir Pak Aksara. "Sama-sama, Pak." *** "Lenni, mungkin aku terlambat sampai di rumah. Motorku mogok." Aku memberitahu Lenni lewat sambungan telepon. "Makanya tidak aneh-aneh, ingin gado-gado bisa pesan ojek online," seloroh Lenni.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 301 Times as shortest
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Mengapa orang Indonesia selalu menanyai namanya. Yasa yang mengerti langsung menghampiri kedua orang tuanya. "Namanya Speranza ma," jawab Yasa. "Mama tidak bertanya kepadamu Yasa!" teriak mamanya kesal. Yasa terdiam dan mengangguk mengerti. "Maaf," ujar Yasa. "Jawab! Siapa nama panjang kamu?" tanya mama Yasa sekali lagi. "Speranza Constanzo," jawabnya dengan malas.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as shortest
Read
+Library
JARAK SEJUTA DETIK

JARAK SEJUTA DETIK

Hening beberapa saat. Zafriel hanya merespon dengan senyuman tipis diwajah tampannya. Kemudian ia menarik napas dan membuangnya dengan perlahan. “Punya. Satu tahun setelah kamu pindah, aku sempat punya teman dekat, cewek. Cuma ... kita pacaran nggak lama, kurang dari satu tahun udah putus!” jelas Zafriel.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as shortest
Read
+Library
Choice

Choice

Ting tong Bel apartemen berbunyi. Reihan pamit untuk membuka pintu. Seorang wanita dengan mini dress coklat muda berdiri di depan pintu apartemennya. Reihan tersenyum senang menyambut kedatangan kekasihnya. “Kok, nggak kasih tahu kalau mau datang?” membuka pintu lebih lebar. “Tadi aku ke rumah teman, terus aku pengin ketemu kamu, kangen.”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as shortest
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Kemungkinan ia hanya akan ke supermarket untuk membeli persediaan snack seminggu saja. Sekitar 14 menit Joi berjalan ke supermarket terdekat. Biasanya sih ke supermarket yang jaraknya kisaran 5 menit. Entah kenapa supermarket itu tutup tanpa alasan. Jadilah Joi jauh-jauh jalan sampai jalan besar. Saat masuk ke dalam, indra penglihatan Joi mendapati seorang lelaki dengan hoodie hitam dan topi senada. Langkahnya yang menuju ke kiri langsung berubah haluan ke kanan, menghindari lelaki itu.
7.52.9K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as shortest
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

“Sampai di rumah nanti, kamu jangan diam saja, An.” “Kamu harus mengajak ngobrol anjing ku nanti.” “Ah, kamu ada-ada saja, Rib. Memangnya anjing bisa berbicara?” “Hehe ... Kalau kamu yang mengajak pasti anjing aku semangat, An.” “Rib, sudah ya bercandanya. Nanti kita terlambat ke rumah kamu, nih.” “Hmm ... Santai saja, An. Rumah ku tidak jauh dari sini, sekitar 2 jam sudah sampai.”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as shortest
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

Dia pun kembali beranjak dari duduknya dan berjalan menuju minimarket yang tak jauh dari taman. Setelah berjalan tujuh menit, dia sampai di minimarket. Dia berjalan ke bagian minuman untuk mengambil satu kaleng soda, lalu berjalan ke rak mi instan. Karena berjalan terlalu cepat, dia tidak sengaja menabrak seseorang yang membawa banyak barang di tangan. Bruk!
1012.3K viewsCompletedAdded to Library 295 Times as shortest
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status