Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku Bukan Menantu Sampah

Aku Bukan Menantu Sampah

Roky tertawa dan berkata dengan tenang: “Tidak pernah melihat bukan berarti tidak ada, mustika berharga ini memang ada, dan orang-orang itu juga bukan mitos, namun memang pernah ada dalam sejarah, hanya saja tidak diperhatikan oleh orang awam, contohnya Sakyamuni yang lahir sekitar 600 tahun SM, Ananda, yang Mulia Kassapa, semua adalah murid Sakyamuni.” “Kamu sungguh menyebalkan.” Seketika Yulia merasa kecewa, ia menganggap Roky sedang berdebat: “Kalau orang-orang itu memang ada, dan masih banyak mustika ajaib, bukankah dunia ini akan kacau balau?”
6.843.9K viewsOn holdAdded to Library 1.5K Times as siddhartha gautama
Read
+Library
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Anehnya, meskipun langkahnya terlihat lambat, tetapi jarak yang mereka jalani sudah sangat jauh! Dalam hati Sukma Harum merasa sangat kagum melihat tingginya ilmu meringankan tubuh tetua itu. Di usia di mana tenaga manusia sudah berkurang sepenuhnya, kekuatan tetua ini justru seperti tak ada bandingannya. Inilah orang nomer satu di dunia persilatan saat ini. Bhiksu Mangkara Dharma. Putra dari Prabu Brama Kumbara yang agung. Pewaris dari ilmu-ilmu paling tinggi di seluruh Nusantara. Murid kesayangan dari Bhiksu Kampala di Tibet.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as siddhartha gautama
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Pada jaman dulu kala,seorang dewa dengan tubuh manusia namun berkepala gajah naik turun dari langit menuju pegunungan Tibet. Di atas dataran tinggi itu sebuah pura kecil berdiri dengan beberapa persembahan. Beberapa manusia duduk sambil membaca doa-doa. Dewa yang tak lain adalah Ganesha itu tersenyum. Dia mengambil sebuah batu persegi yang ada di tempat persembahan. Dengan batu di tangan, dia mengusapnya beberapa kali lalu meniupnya. Sebuah tiupan ajaib dari sang Dewa membuat batu itu tiba-tiba bersinar hijau terang.
1011.5K viewsOngoingAdded to Library 378 Times as siddhartha gautama
Read
+Library
Dendam Kaisar Surgawi

Dendam Kaisar Surgawi

Tidak ada satu pun tanda kemewahan atau kenyamanan di sini, tapi toh ini satu-satunya tempat yang aku punya sekarang. Saat aku masuk, aku melihat sesosok pria tua dengan janggut putih duduk di kursi kayu. Oh, ini… Guru Bai, orang yang menemukanku saat nyaris mati di tepi tebing. Entah kenapa, dia adalah satu-satunya orang di desa ini yang sepertinya benar-benar peduli padaku. Mungkin karena dia sudah tua, atau mungkin dia hanya… terlalu baik. Entahlah, tapi rasanya begitu. “Lin Feng,” panggilnya sambil tersenyum tipis. “Kau baik-baik saja? Kulihat kau berjalan dalam hujan tadi.”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as siddhartha gautama
Read
+Library
Kaisar Sejati

Kaisar Sejati

Seorang pria tua menyela, dia adalah Zuko. Zuko adalah peneliti energi mana, mental, dan aura. Kedua energi misterius itu muncul entah dari mana sejak ribuan tahun yang lalu. Meski hanya seorang peneliti, dia memiliki kekuatan yang tidak lemah. "Tubuh khusus, aku memiliki tubuh khusus." "Wah, ini penemuan baru. Ada manusia yang bisa mengalirkan energi mental lewat darah!." Zuko tampak antusias dan segera menatap tajam ke arah Clarissa.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as siddhartha gautama
Read
+Library
Kaisar Tunduk Padaku

Kaisar Tunduk Padaku

Di sana, di bawah pohon prem tua, duduk seorang anak laki-laki, kira-kira usia delapan. Ia sedang membaca sepotong kayu kecil bertuliskan kutipan Qianru. “Kalau kau tak bisa bicara, maka dengarkan. Dan kalau kau tak bisa menulis, maka hidupkan.” “Namanya An Ji,” kata biarawan. “Kami memberinya nama itu karena ia lahir saat langit terbuka hujan, tapi dia tidak menangis.” Qianru mendekat perlahan. Anak itu menatapnya.
931 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as siddhartha gautama
Read
+Library
The Sage

The Sage

Lalu dia terbatuk. Serigala putih yang memiliki tinggi hampir 2 meter itu bertransformasi menjadi sosok rupawan, lelaki berambut perak dengan mata birunya yang mempesona, jubah berbulu putih bertengger pas pada bahunya yang gagah.
548 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as siddhartha gautama
Read
+Library
Raja Agung Nayaka Manggala

Raja Agung Nayaka Manggala

Kratak! Plat kehidupan milik Gautama pecah. Gardapati, sesepuh pertama dari Perguruan Sagara Sakti membuka matanya. Ia bergegas pergi ke tempat plat kehidupan berada. Matanya menyipit tajam dengan ekspresi wajah yang serius. "Gautama mati? Bagaimana bisa?" Gardapati bergegas memanggil salah satu anak buahnya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as siddhartha gautama
Read
+Library
BHARATA (Pendekar Naga Bumi)

BHARATA (Pendekar Naga Bumi)

Dalam perjalanannya, orang itu teringat akan seorang guru tua yang pernah ia dengar namanya, seorang yang bijaksana dan memiliki kemampuan luar biasa dalam mendidik. Mungkin, jika ia bisa bertemu dengan guru tua itu, ia bisa menyarankan kepada Prabu Ramapati untuk menjadi pembimbing Pangeran Nayaka. Matahari mulai condong ke barat ketika orang itu akhirnya menghilang di balik perbukitan, meninggalkan istana Saung Galuh di kejauhan. Di dalam istana, Pangeran Nayaka mungkin tengah menjalani hari-harinya seperti biasa, tanpa menyadari bahwa di luar sana ada seseorang yang tengah memikirkan masa depannya dengan begitu dalam.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as siddhartha gautama
Read
+Library
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

“Bung benar. Dampak dari peparangan memang sangat menyedihkan. Perang tidak menghasilkan apa pun selain penderitaan dan kehancuran. Ah, omong-omong soal penderitaan saya jadi teringat pengembaraan di masa lalu. Waktu itu saya pergi ke Kapilavastu untuk mencari Sidhrata Gautama. Saya bertemu dengan beliau di hutan usai beliau bermeditasi. Pada kesempatan langka itu kami bercakap-cakap tentang banyak hal. Tetapi, tidak ada yang lebih menarik perhatian kami selain pembicaraan mengenai penderitaan. “ ‘Penderitaan itu selalu ada dan merupakan sifat kehidupan,’ kata beliau. ‘Semua mahluk hidup adalah objeknya. Kehidupan berjalan beriringan dengan penderitaan.’ “Mengapa begitu, Bikhu? Mengapa peder
105.3K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as siddhartha gautama
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status