Degrees Of Intimacy
"Menyukai seseorang tidak memberi kamu hak untuk menghancurkan orang lain, Siska. Kamu bukan hanya mencoba memisahkan kami, kamu mencoba menghancurkan kepercayaan orang-orang terhadap integritas kami."
"Aku tidak peduli!" teriak Siska, air matanya mulai mengalir. "Aku hanya ingin kalian merasakan apa yang aku rasakan saat diabaikan!"
Kak Widya menghela napas panjang, tampak jelas rasa kecewa di wajahnya. "Siska, tindakanmu bukan lagi masalah perasaan pribadi. Kamu telah melakukan sabotase, manipulasi informasi, dan mengancam keamanan maba dengan membuat mereka berada di area yang tidak terkontrol. Sesuai dengan aturan organisasi, saya tidak punya pilihan lain."