Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bitch' Secret

Bitch' Secret

Melihat siluet yang tercermin di balik pintu kaca, “Kamu bisa masuk, An.” “Eh, kok kamu bisa tahu kalau itu aku?” tukas wanita itu memasuki ruang kerja Sarah. “Bentukmu kentara sekali tahu!” “Bentuk? Kamu pikir aku barang?” Rajuk Anna. “Oh! By the way, gimana nih semalam? Aku iri banget tahu!” “Apaan sih?! Yang ada aku malah kesal sama kamu!” Sarah mulai meluapkan emosinya pada sahabatnya itu.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai silence wench
Baca
+Pustaka
Stiletto Si Wanita Penyihir

Stiletto Si Wanita Penyihir

Ujar Eleanor sambil mengulurkan handbag hermes tersebut. Jenny menerimanya dengan kasar. Dan kemudian melemparkan tatapan tajamnya. Perempuan itu masih mempertahankan kesombongannya di hadapan Eleanor. Sehingga Eleanor pun bergerak maju membisikkan sesuatu di telinga Jenny. “Aku bisa melakukan lebih. Bahkan melenyapkan nyawa orang pun aku tidak segan-segan untuk melakukannya. Karena seperti yang kamu katakan, aku adalah penyihir terkutuk.”
9.810.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 397 kali sebagai silence wench
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Siluman

Terjebak Gairah Siluman

Mulutnya hanya bisa mengeluarkan rintihan panjang yang terdengar seperti nyanyian kematian yang nikmat. "Nnnngghhh... t-terlalu penuh... ugh... b-begitu besar... hantaman itu... ahhh!" Siluman itu mulai memacu gerakannya. Tarikan dan dorongan itu dilakukan dengan kekuatan yang sanggup menghancurkan tulang panggul manusia biasa. Setiap kali siluman itu menyodok masuk, tubuh Wulan terdorong ke depan dengan keras, hanya tertahan oleh cengkeraman tangan siluman itu pada pinggulnya yang kini mulai membiru.
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai silence wench
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

​Dari celah itu, terdengar sebuah bisikan yang sangat pelan namun mampu membuat seluruh bintang di langit Nuranipura bergetar karena ketakutan. ​"Kalian pikir kalian telah benar-benar menang?" bisik suara itu, terdengar seperti angin dingin yang menusuk tulang. "Kalian hanyalah sekadar warna yang menari di atas kanvas yang akan segera membusuk dimakan waktu. Aku adalah 'The Eternal Silence', dan aku datang untuk membungkam setiap kata yang pernah kalian ucapkan."
902 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai silence wench
Baca
+Pustaka
Legenda Siluman Ular Wei Lichun

Legenda Siluman Ular Wei Lichun

Tatapannya terkunci pada sosok wanita yang baru saja melangkah keluar dari kegelapan malam tanpa membawa satu pun pelayan. Wei Lichun berjalan dengan keanggunan seorang dewi yang tak tersentuh, jubah sutra putihnya berdesir halus di atas rerumputan yang basah oleh embun. Sisa-sisa wajah pucat akibat insiden di kolam ikan emas siang tadi masih membekas di wajah manusianya, namun sepasang matanya memancarkan ketenangan yang teramat mistis. "Bagaimana keadaan ibumu, Feng Long?" tanya Lichun, suaranya mengalun rendah, memecah kesunyian malam dengan kelembutan yang mematikan.
344 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai silence wench
Baca
+Pustaka
Silent love

Silent love

lirihnya namun masih terdengar jelas oleh letta Letta tersenyum mendengar apa yang di ucap oleh rizwan "kan emang itu pilihanku wan, aku pengen fokus besarin erlang lagian aku juga gak sekuat itu wan aku sebenernya juga capek banget tapi udah lupa cara mengeluh tu kek mana" letta tersenyum hangat
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai silence wench
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

“See you too.” Aku chat Ribka untuk menanyakan apakah dia bisa diajak jalan, ternyata dia sibuk hari ini. Enaknya ngapain ya di kost seharian? Aku bingung mau melakukan aktifitas pagi ini. Memasak sudah, cuci pakaian sudah, dan membereskan kost juga sudah. Aku mau keluar untuk jalan-jalan sebentar saja juga malas karena sendiri meluluh. Entah kapan sampai begini, ternyata hidup sendiri enggak enak dan serba sendiri mau kemana-mana. Ya, begitulah dulu, aku pasang radio saja.Kemudian aku pasang radio yang kencang karena sudah lama aku tidak mendengar radio. Aku hanya terdiam, termenung, sambil menikmati alunan musik yang aku dengarkan, alunan musiknya membuat aku terhibur dan seketika itu, aku
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai silence wench
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Kesatria Naga Hitam

Bangkitnya Kesatria Naga Hitam

Entah apa yang dia cari, tapi siluman rubah itu merasa kalau Iblis merencanakan sesuatu. "Lama tidak jumpa teman," kekeh Wencheng. "Aku bukan temanmu," Mingyu menyerang pria berjubah hitam itu dengan dua ekornya. Wencheng melayang untuk menghindarinya. Dengan cepat dia membaca mantra dan mengeluarkan bola api, bola api tersebut melayang ke Mingyu dan mendarat ke perut siluman itu. Luka yang belum sembuh sempurna kembali menganga, Mingyu terbatuk dan mengeluarkan darah segar.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai silence wench
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status