Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Dalam Keheningan

Cinta Dalam Keheningan

Sebagai ayah dari bayi itu, Ian langsung menawarkan diri mengantar. Sepanjang perjalanan, Ian terus berusaha mencari topik obrolan. Karena tidak bisa berbicara, walaupun bisa berkomunikasi lewat bahasa isyarat, Aria tetap malas menjawab Ian. Dulu Ian yang menghina Aria karena bisu, sengaja mengabaikannya dan tak pernah mengajak bicara. Sekarang saat Ian ingin berbicara, Aria sudah tidak tertarik lagi mendengarnya.
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

Seolah-olah semua pesan yang dia kirim tenggelam begitu saja tanpa riak ataupun jawaban. Elina merasa mungkin Silvar memang ingin putus dengannya. Mungkin ini bentuk silent treatment, atau mungkin semacam isyarat dari seseorang yang berada di posisi lebih tinggi, isyarat bahwa hubungan mereka sebaiknya berakhir sampai di sini saja.
9.8533.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.3K kali sebagai silent partner
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Tukar Ranjang

Tukar Ranjang

tanya lelaki itu akhirnya, nada suaranya mulai mengeras. Silvia tidak langsung menjawab. Ia hanya menatapnya beberapa detik, seolah menikmati ketegangan yang perlahan mengisi ruangan. “Ada sesuatu yang harus kau lakukan untukku,” bisiknya. Kata-kata itu hampir seperti hembusan napas, cukup dekat hingga mengaburkan kaca di antara mereka. Ia menggerakkan jemarinya, memberi isyarat agar lelaki itu mendekat.
1043.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
Cinta Suami yang Dingin

Cinta Suami yang Dingin

Vita duduk di pinggir ranjang dengan ponsel di telinganya. "Nggak, aku sebenarnya pengen ngobrol banyak sama kamu dari kemarin tapi gak enak soalnya ada suami kamu." Vita mengerutkan alisnya, kenapa Satya merasa sungkan jika ada Endrick? Padahal jika memang ingin berbicara, Satya bisa langsung berbicara padanya saja. "Kenapa gitu? Biasa aja kali."
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
Dalam Diamku

Dalam Diamku

Tiba-tiba keduanya diam karena kehabisan topik bicara hingga suasana menjadi sunyi. *** Bunyi nyanyian jangkrik dan serangga malam menjadi teman mereka berdua yang masih terduduk di bale Panti. Sementara jam dinding terus berputar menimbulkan bunyi detakan yang terdengar jelas. Sepertinya seluruh penghuni panti sudah beranjak tidur. Entah kenapa Tommy mendadak kikuk ketika berduaan saja dengan Miranda, biasanya ada Mahesa yang bisa mengalihkan rasa gugup Tommy ketika bersama Miranda.
8.545.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Kan Bibi ada nomer si Bapak ,'' ''Iya deh, ntar aku telpon orangnya,'' ### Senyap mencekam. Suasana ruang tunggu tiap saat, baik pagi, siang ataupun malam selalu senyap. Jikapun ada yang ngobrol, semuanya merendahkan intonasi bicara. Meski sedang ngobrol sekalipun, keluarga pengunjung tetap membagi konsentrasi mereka untuk sigap jika sewaktu-waktu pintu ruangan ICU terbuka.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
CINTA DITENGAH KESENDIRIAN

CINTA DITENGAH KESENDIRIAN

ucap perempuan itu dengan wajah serius. "Oh gitu. Udah lama kamu jadi langganan cafe ini, tapi baru sekarang bisa nyapa dan ngobrol sama kamu. Semoga kamu tetap suka ya sama pelayanan Cafe Senandika." ucap Simon sambil memperhatikan wajah perempuan itu. "Iya, aku suka, kok." kata perempuan itu dengan anggukan kecil. "Oh iya, kenalin nama aku Simon. Aku barista di cafe ini." Simon mengulurkan tangannya kepada perempuan itu untuk melancarkan aksinya berkenalan.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
No One

No One

tanya Cia tiba-tiba "ada,,," ucap Clara dengan nada lesu "Siapa?" tanya Cia. Jujur aku juga penasaran, siapa yang berhasil keluar dari ruangan gelap ini? "namanya Farhan" ucap Clara. Seketika aku membeku begitupula denga Cia. "Farhan? Farhan Rezawan?" tanyaku pada Clara "iya, dia adalah pacarku" sahut Clara dengan nada sendu
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Adikku mengidap autisme. Para dokter menyebutnya "kelebihan rangsangan sensorik yang parah". Aturannya sederhana. Tidak boleh ada suara yang tiba tiba. Sama sekali tidak boleh. Jadi, sepanjang hidupku harus dijalani dalam keheningan. Aku tidak pernah memakai sepatu hak tinggi. Aku tidak pernah meninggikan suara. Aku bahkan tidak diizinkan tertawa. Semua itu demi mencegah adikku mengalami krisis emosi. Ayahku, Victor, kepala Keluarga Chaniago, sering menggenggam bahuku. Wajahnya dipenuhi rasa bersalah saat berkata, "Sera, kamu anak baik Ayah. Melindungi adikmu adalah tanggung jawab kita. Kamu sehat dan kuat. Kamu pasti bisa sedikit berkorban demi dia, bukan?" Hari itu, aku berada di teras lan
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
Saat Tuan Duda Memegang Rahasiaku

Saat Tuan Duda Memegang Rahasiaku

Melainkan… kesepian. Sangat dalam. Sangat lama. Dan sangat… sunyi. “Itu…” Logan berbisik pelan. “…kau tidak mencoba menghancurkan.” Ia berhenti sejenak. “…kau hanya mencoba… bertahan.” Hening. Namun kali ini— hening itu terasa berbeda. Entitas itu tidak langsung berkembang lagi. Ia… menunggu. Seolah untuk pertama kalinya—
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status