Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Pria itu mengenakan kemeja putih yang digulung lengannya hingga siku. Wajahnya datar tanpa senyum. “Ren,” sapa Selin pelan, suaranya hampir tenggelam diantara suara klakson kendaraan yang lewat. Rendra hanya mengangguk kecil. “Silahkan masuk,” katanya singkat, lalu mundur sedikit agar Selin bisa lewat. Tidak ada sapaan balik. Tidak ada senyum. Hanya anggukan itu.
10802 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Siluman

Terjebak Gairah Siluman

Bukan karena ia akan mengkhianati, melainkan karena ia tidak lagi bisa membedakan antara keinginan untuk berhenti dan keinginan untuk terus merasakan. Mulutnya penuh, tenggorokannya tertekan, dan yang keluar hanya suara tersedak yang terdengar seperti ratapan. "Baiklah," desis siluman itu, penuh pemahaman palsu. "Kalau begitu, kita lanjutkan."
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Riuh Salju

Cinta Dalam Riuh Salju

Emil kini duduk bersandar di dinding, napasnya mulai teratur. “Aku... siap... bicara,” gumamnya. Leo merekam. “Sebutkan semuanya.” Emil membuka matanya, kini lebih jernih. “Proyek ini... disebut Silencer. Tujuannya adalah mengendalikan opini publik tanpa mereka sadar. Lewat suara, gambar, dan algoritma... kami buat dunia percaya hanya pada satu narasi.” Amara menelan ludah. “Dan Liesel Rosenthal?”
983 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
Pengantin Pewaris Cavendish

Pengantin Pewaris Cavendish

Dan Juliete memang melakukannya. Ia tak hanya bertahan. Ia tumbuh menjadi sosok yang disegani. Taktis, dingin, dan selalu satu langkah di depan. Para anggota The Silent menyebutnya “zamira” bukan sekadar nama, tapi gelar. Ia adalah bayangan yang mengatur kekuasaan di balik layar. Dan setiap keputusan yang keluar dari mulutnya… adalah hukum. Namun di balik keheningan itu, satu nama masih mengusik pikirannya.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
Suamiku Hanya Diam

Suamiku Hanya Diam

Setelah makan ia mencuci nya serta membereskan nya, rani pun berjalan memasuki lift tidak manaiki tangga karna sudah lelah. Rani memasuki kamar nya yang di lantai 3, lalu ia duduk di tepi ranjang dan ingin melanjutkan tulisannya yang tertunda. Drrttt... Drrttt... Suara panggilan berbunyi nyaring di kesunyian malam. “Siapa ini?? " gumam rani bingung karna melihat seseorang menelfon nya, hanya ada Nomer saja di layar nya.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
SILARIANG

SILARIANG

Pinta Asha dengan suara memelas. “Duuh … Miss Gercep, kan udah dengar tadi kalo kami aja baru ketemu lagi setelah lima tahun, mana aku tahu nomer W*-nya kak Arsyl, Sha.” Terryn pun menyalakan komputernya dan Asha juga duduk di tempatnya persis di samping kubikel Terryn.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
The Wedding Agreement

The Wedding Agreement

"Gue akan ingat kok." "Eh ponsel lo bunyi tuh," tunjuk Firly pada ponselku yang aku taruh di atas meja dan lupa menyalakan bunyi deringnya. Aku takut malam-malam berbunyi di saat aku bersama Kristan dan itu akan membuat kami berdebat hebat nantinya. Makanya aku buat mode silence agar tidak mengganggu saat aku bersama Kristan. Kemarin saja dia sudah membuatku tak bisa bernafas, jika dia terganggu dengan bunyi ponsel aku, bisa-bisa dia akan membanting ponsel kesayangan aku. Tak akan pernah aku melakukan itu. "Ada apa Kristan?"
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
Protokol Senyap: Aletheia

Protokol Senyap: Aletheia

teriaknya, suaranya pecah, namun tenggelam oleh dentuman kembang api yang terus meledak di langit malam. Di dalam air, Lena membuka matanya setengah sadar. Samar-samar dia melihat sosok yang mendekat di antara riak gelap, lalu kilatan cahaya seperti arloji di tangan seseorang itu—sebelum semuanya perlahan menghilang dalam kegelapan laut. • Earpiece di telinganya mengeluarkan suara statis. "Bzzzt—krrt— Lena— kau dengar— kzzzt—"
369 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
ME AND YOU

ME AND YOU

DRRRTTTTTTT Bunyi ponsel yang di silent dengan mode bergetar, menimbulkan bunyi di meja. Saat ponsel tersebut bergetar dan Jack menatap layar ponselnya. Berharap wanita judes itu menelpon dan harapannya langsung kandas. Karena yang menelpon adalah ibu kesayangannya.
1035.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
DALAM DEKAPAN MAFIA

DALAM DEKAPAN MAFIA

"Orang perlu melihat sedikit kebenaran supaya tidak salah paham terlalu jauh." Silvana menggeleng sambil tersenyum lalu melepas pelindung telinganya. "Aku suka caramu bermain. Tenang, tapi kejam kalau perlu," katanya santai kemudian mulai berjalan mundur dan bersiap pergi, tapi kemudian berhenti sejenak. "Oh, dan satu hal lagi," tambahnya seraya menoleh dengan senyum tipis. "Kalau suatu hari kau butuh sekutu dan bukan penonton, aku tidak keberatan."
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 586 kali sebagai silent partner
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status