Sweet Dreams
Rayyan tidak menjawab, tetapi dia dengan sengaja memperdengarkan suara dengkuran yang ia buat-buat.
"Berisik sekali," lirih Gea yang mencoba menutup telinganya dengan bantal.
Mereka memang tidur berdua, seranjang. Namun, ada jarak yang masih memisahkan keduanya. Bahkan jarak itu lebih panjang dari hanya batasan bantal yang dibuat Gea. Saat ini memang belum ada cinta diantara mereka, juga perasaan apa-apa.
Setelah memastikan Gea benar-benar tertidur, Rayyan bangkit dengan hati-hati agar Gea tidak terjaga kembali. Rayyan menuju balkon, menghubungi seseorang.
Hot Chapters