Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
As You Wish

As You Wish

Angin musim semi berhembus mengibarkan rambut indahnya. Ia meletakkan Ji Hwan agar ia bebas merangkak. Awalnya ia hanya melihat Ji Hwan berusaha berdiri di balkon bagian barat, dan lama kelamaan ia mendengar suara – suara. Ia menoleh dan ternyata memang ada yg mengajak bicara Ji Hwan. Ia membungkuk dan tersenyum, “Annyeong haseyo.” “Eoh ?.”
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai silhouette of your voice
Baca
+Pustaka
YOUR SYMPHONY

YOUR SYMPHONY

7) Dancing With Your Ghost by Sasha Sloan. 8) Just A Little Bit of Your Heart by Ariana Grande. 9) fOoL fOr YoU - Zayn Malik. 10) Treat You Better - Shawn Mendes. 11) Tanpa Tergesa - Juicy Luicy. 12) Gorgeous by Taylor Swift. 13) I Can't Make You Love Me by Bonnie Raitt. Author Note: Nah [moodboard] ini adalah gambaran konflik keempat pemeran utama di cerita Your Symphony ya! Kalau [playlist] adalah lagu lagu yang bisa kalian dengarkan setiap membaca cerita Your Symphony!!!
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai silhouette of your voice
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

Aku hari ini hanya di kosan saja, rebahan dan membaca novel/buku ilmiah sangat aku suka, semoga badai segera berlalu dan kembali normal. Tiba-tiba suara handpone ku berdering, tidak kedengaran sama sekali karena nadanya aku off jadinya yang menelepon ku ada memanggil sampai 3 kali baru aku angkat, ternyata Gloria yang memanggil, ada apa ya dia menelepon ku. Aku langsung angkat teleponnya. **** “Hai, An, kamu sedang apa?” tanya Glo. “Hai, Glo, aku sedang santai di kosan. Kamu apa kabar, sedang apa?” tanya ku.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai silhouette of your voice
Baca
+Pustaka
Tukar Ranjang

Tukar Ranjang

Jaraknya cukup jauh untuk tidak mendengar percakapan pelan, tapi cukup dekat untuk melihat setiap gerakan mencurigakan. “Apa kau gila? Untuk apa kau memanggilku ke sini?” suaranya rendah, tertahan oleh masker, namun tetap dingin dan jelas. Silvia tertawa kecil. Tawa itu tidak hangat. Tidak ringan. Lebih mirip suara retakan yang hampir hancur, tapi masih bertahan.
1043.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai silhouette of your voice
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat Liar Mantan Selingkuhan

Terjerat Hasrat Liar Mantan Selingkuhan

Setiap denyut darah di tubuhnya terasa terlalu keras, setiap helaan napas seperti hendak mengkhianati dirinya sendiri. Ia menggigit bibirnya kuat-kuat, menahan gejolak yang tak seharusnya ada… namun tubuhnya justru bergetar. Sekali, dua kali—dan tanpa sadar, dari celah napasnya lolos satu suara lirih, nyaris seperti desahan tertahan. Suara kecil itu… cukup untuk terdengar melalui mikrofon mobil. “Has?” suara Clarissa di ujung sana terdengar ragu. “Tadi… suara apa itu?”
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai silhouette of your voice
Baca
+Pustaka
Hate You To The Bone

Hate You To The Bone

Suara sendok yang beradu dengan gelas menjadi satu-satunya yang terdengar, mengisi keheningan. Silvi membuka kulkas, mengambil satu botol air seolah tak terjadi apa-apa. Ia meneguknya perlahan. Lalu menatap mereka satu per satu dengan tatapan dingin dan tanpa senyum. Lalu bibirnya melengkung. Bukan senyuman ramah, tapi senyuman yang merendahkan. “Oh, lanjutkan saja pembicaraan kalian,” ucapnya ringan, “Kebetulan aku memang kesulitan mendengar suara orang-orang yang tidak tahu level mereka. Jadi aku tidak akan mendengar apa pun.”
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai silhouette of your voice
Baca
+Pustaka
Don't Be Silly. It's Precious

Don't Be Silly. It's Precious

Dia lalu mulai memetik gitar khayalan itu dan bernyanyi. “We were love drunk waiting on a miracle. Trying to find ourselves in the winter snow. So alone in love like the world had disappear. Oh I won’t be silent and I won’t let go. I will hold on tighter ‘till the afterglow. And we’ll burn so bright ‘till the darkness softly clear. Oh I will hold on to the afterglow.”
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai silhouette of your voice
Baca
+Pustaka
Bisikan Darah Beku

Bisikan Darah Beku

Lebih seperti… panggilan. Shuqing duduk di lantai, bersila, memejamkan mata. Tangannya membentuk segel aneh. “Nona,” katanya pelan, “kalau nanti kau mendengar suara… jangan jawab.” Yuelian menelan ludah. “Suara siapa?” Shuqing membuka satu mata. “Darahmu sendiri.” Dan di luar paviliun— Kolam itu beriak pelan.
401 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai silhouette of your voice
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Bisikan yang Menembus Sunyi Dalam keheningan itu, suara lembut muncul dari dalam kesadaran He Sura. Bukan suara manusia—melainkan resonansi dari Heavanly Dao miliknya sendiri. “Ayahhanda He Sura…” suara itu lembut, nyaris seperti nyanyian, “Ayah tahu ia tak pantas menanggung kebenaran. Tapi sampai kapan kau akan memendam luka itu sendirian?”
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai silhouette of your voice
Baca
+Pustaka
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

“Kau hanya manusia ... yang terlalu takut untuk menjadi nyata.” Kabut perlahan turun. Tebal, dingin, dan menyembunyikan semuanya. Hening melingkupi area, lalu ... Nyxia menghilang. Seolah ia tak pernah ada. Tak ada suara langkah. Tak ada bekas aroma. Hanya bau racun yang tertinggal menggantung di udara. Tapi sebelum semuanya benar-benar sunyi, sebuah suara lirih menyelinap dari balik kabut terakhir—seperti bisikan hantu pada malam terakhir ...
1052.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai silhouette of your voice
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status