Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir

Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir

"Apakah itu berarti semua yang kita lakukan... sia-sia?" "Tidak," balas Raka dengan tegas. "Warisan kita bukan hanya tentang batu-batu istana atau nama-nama dalam catatan sejarah. Warisan kita adalah tentang apa yang kita lakukan untuk melindungi orang-orang yang kita cintai. Itu adalah sesuatu yang tidak bisa hilang begitu saja." Dyah tersenyum tipis, tangannya meraih tangan Raka. "Kalau begitu, kita harus memastikan bahwa cerita kita diceritakan dengan benar."
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Rahasia Istri Yang Disakiti

Rahasia Istri Yang Disakiti

“Mereka memanfaatkan celah. Tapi permainan ini jauh lebih tua.” Sunyi panjang menggantung. Di luar, suara kendaraan jauh terdengar samar. Clarisa menatap Arkan. “Kalau itu benar… berarti semua ini bukan perang generasi kita.” Arkan menatap kosong ke arah kursi logam di tengah ruangan. Bukan kursi penculikan tapi simbol. “Ini warisan,” katanya pelan. Raka mengangguk. “Dan seseorang ingin kalian menyelesaikannya.”
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Gadis Tanpa  Ingatan

Gadis Tanpa Ingatan

Tanah bergetar lembut, dan suara dari masa lalu—lembut, hangat—berbisik di sekeliling mereka: “Maka jadilah engkau pelindung terakhir. Warisan kini bersatu kembali. Dan malam tak bisa lagi menelan cahaya yang lahir dari pengorbanan.” Amara berdiri. Lebih tenang. Lebih kuat. Ia sudah memilih. Dan di kejauhan, Nadine—berdarah dan penuh amarah—berdiri di balik bayang pohon Larangan, menyaksikan semuanya. “Mereka sudah membangkitkan warisan… tapi aku akan jadi yang terakhir memilikinya,” desisnya. Malam itu, angin membawa kabar ke seluruh penjuru. Bahwa garis darah tua telah kembali. Bahwa perang yang dulu hanya legenda… akan segera dimulai kembali.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Istri Warisan Mencari Cinta

Istri Warisan Mencari Cinta

“Oke, kalau itu masalahnya, kenapa saat papa kenalkan kamu dengan Emily, kamu menyambut baik? Tidak ada penolakan sedikitpun. Bahkan, sampai pernikahan itu ditentukan. Kenapa?” Giliran Raditya yang termenung. “Karena ancaman akan warisan? Harusnya kamu sadar saat itu untuk melepaskan perempuan itu karena kamu sudah memilik hak warismu. Kenapa kamu permasalahkan sekarang? Kenapa kamu lampiaskan kemarahanmu pada Emily?!” Hendro mulai meninggi. “Jangan serakah, Radit! Kamu egois dan picik! Keadaannya sudah seperti ini, jangan membuatnya semakin berantakan!”
515 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Cinta Berbalut Dendam

Cinta Berbalut Dendam

Radin kini memeluk Cynthia dan tersenyum melihat tante Desta yang kini berbinar-binar. “Sekarang…Cynthia, Tante dan juga Dani bukan lagi orang biasa…tapi kini sudah jadi miyuner lo yaaa…ingat gunakan duit itu secara bijak…Abang ga mau dengar kamu foya-foya dan gelap mata ngabisin warisan kakek dan ayahmu itu!” kata Radin sambil mencium dahi Cynthia. Cynthia langsung tertawa dan matanya kini juga berair saking bahagianya, tak menyangka akan menerima warisan tak sedikit tersebut. *****
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Tragedi Rumah Warisan

Tragedi Rumah Warisan

Akira tersenyum simpul, menatap dirinya sendiri yang kini telah menjadi ibu. Akira tidak menduga, ruangan yang terlihat sempit itu, ternyata mempunyai ruang yang luas. Ia tersenyum puas, karena tidak salah memilih warisan dari Om Hars. Ia berjalan mendekati rak buku, semua koleksi buku Om Hars masih tersusun dengan rapih.
1012.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Bayaran Cinta Sang Miliarder

Bayaran Cinta Sang Miliarder

Dunia menonton. Tapi kami tenang. Karena kali ini, kami tidak menyembunyikan apa pun. Dalam siaran langsung itu, aku berkata, “Jika warisan itu dibangun di atas kebohongan dan luka, maka warisan itu tidak layak dipertahankan.” “Dan jika kejujuran membuat kami kehilangan segalanya… maka kami akan membangunnya kembali. Dengan nama yang baru, dengan cara yang bersih.”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

ledek Hasan. "Boro- boro, Mas. Dapat warisan juga namanya Mas Hasan. Bukan warisan harta," sahut Dinda cemberut. "Tapi bahagia kan dapat warisan Mas Hasan," seloroh Hasan. Dina tersenyum menyengir. "Oh iya bagaimana tadi hasil pemeriksaannya, Dek? Mas sudah baca buku periksamu tadi, tapi tetepa tak paham juga," ucap Hasan sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
9.544.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Kaisar Naga Beladiri S2

Kaisar Naga Beladiri S2

Jawab Long Chen dengan serius. Mata wanita roh langsung terkejut, warisan dari suku Qilin salah satu suku terkuat dari beast kuno. Banyak yang sangat mengidamkan warisan itu tapi sekarang warisan itu ada di tangan Long Chen. Dia tidak mengerti kenapa Long Chen dengan berani menunjukkan warisan Qilin padanya dan dia juga tidak mengerti Long Chen yang benar-benar berani ini, apa tujuannya.
9.71.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20.6K kali sebagai sindiran warisan
Tampilkan Ulasan (170)
Baca
+Pustaka
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Klan Qing
Izin promosi ya, Bre. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dan memiliki Tubuh Kaisar Langit, dia juga menjadi Murid 3 Dewa Kuno.
Baca Semua Ulasan
Warisan Darah Langit

Warisan Darah Langit

"Selamat datang, Saudaraku dari Selatan. Semoga perjalanan kalian lancar." "Cukup basa-basinya, Balapati," suara Tetua Petir menggelegar tanpa sopan santun. "Kami datang untuk sengketa Tambang Kristal. Dan untuk melihat apakah murid-murid Wana Jagad masih selembek daun, atau sudah keras seperti baja." Suasana menegang seketika. Darius, yang berdiri di samping ayahnya, maju selangkah. Ia tersenyum, senyum tuan rumah yang menyimpan racun.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status