Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjadi Cantik Setelah Talak 3

Menjadi Cantik Setelah Talak 3

Sayangnya, sekarang justru di anggap hanya sebagai umpan untuk mendapatkan warisan saja. "Kalau niat Tante dan Abi tulus bagaimana, Sayang? Lupakan saja masalah warisan. Anggap jika nanti warisan itu adalah bonus untuk kamu dan Abi. Bagaimana?" Santi masih berusaha keras untuk mendapatkan peruntungan. Sayangnya, Hanifa sama sekali tidak tertarik. Bodoh jika dia sampai mau kembali pada lelaki yang jelas-jelas dulu sudah membuang dirinya.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

"Tidak sepenuhnya benar. mereka yang sudah sampai pada istana warisan juga memiliki keberuntungan mereka sendiri, jadi mereka juga akan mendapatkan warisan. Tetapi warisan itu hanya setitik embun di bandingkan dengan warisan utama" Melihat Xinyi masih tidak memiliki ekspresi bahagia membuat keberadaan itu bicara "Warisan ku adalah warisan kuat yang dapat membuat Semua orang bertarung untuk mendapatkannya. bahkan setelah mendapatkan warisan ini, semua hal yang ada dunia sudah berada di genggamanmu" Mendengar ini membuat Xinyi merasa lebih curiga. "Jika warisan ini seperti yang kamu katakan, kenapa kamu masih mau mewariskannya?"
1037.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 784 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Balas Dendam sang Kultivator

Balas Dendam sang Kultivator

"Apa yang mungkin lebih berharga dari keabadian dan pemahaman surgawi yang baru saja kau jelaskan?" Tetua Agung Altair menatapnya lekat-lekat, matanya yang tua kini bersinar dengan cahaya yang aneh, sebuah campuran antara kekaguman, ketakutan, dan ambisi yang terpendam. Ia tidak langsung menjawab, seolah sedang menimbang bobot dari kata yang akan ia ucapkan. "Warisan," akhirnya ia berucap, satu kata yang terasa begitu berat dan penuh makna. "Bukan warisan biasa, anak muda. Tapi warisan dari sang awal."
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris yang Terbuang

Sang Pewaris yang Terbuang

"Tapi umpatanmu itu tak enak untuk di dengar, Steve," Irene menyahut dengan suara santai. Ia mengalihkan matanya dari laptop yang ada di depannya ke arah Steve yang saat ini menyilangkan tangannya di depan dada sembari bersandar pada tembok. "Kau tahu. Mengumpat itu perbuatan tidak baik. Kakekku bilang mulutmu akan membusuk kalau kau terus mengumpat," Steve tersenyum sinis, lalu memutar matanya. "Terserah kau saja, Miss," balasnya singkat.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Sengsaranya Perjuangan Mengincar Warisan Mertua

Sengsaranya Perjuangan Mengincar Warisan Mertua

Setelah ia sukses, ia mulai banyak tingkah tak mengenakkan dan membuat aku tidak betah bersamanya. Apakah aku harus bersabar? Warisan Pak Broto serasa berlenggak-lenggok di hadapan di ujung sana. Tapi jalan untuk mencapai itu dipenuhi dengan perilaku mengesalkan dari suami, mantan istri, juga mertua. Aku menarik napas panjang dan menghembuskannya pelan-pelan. Telapak tangan kananku kuletakkan di dada. "Sabar, Dina ... " gumamku perlahan.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN WARISAN

PERNIKAHAN WARISAN

Marlina mencoba mengagetkan ayahnya. "Ahhhh kau ini, ayah sedang mencari harta karun. Aku benar-benar tidak dapat menemukannya." Terlihat muka Ayah cukup frustasi. "Kenapa? Ayah kehilangan sesuatu?" Marlina mencoba menenangkan Ayahnya. "Iya sebuah cincin peninggalan kakekmu. Dia memberikan kepada Ayah sebelum meninggal." Jawab Ayah "Apakah benda yang Ayah maksud yang itu?" Marlina menunjuk ke arah kalender yang tertempel di dinding.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Warisan Hitam

Warisan Hitam

Rumah Warisan Orchestra puluhan kodok serta aroma basah tanah memecah kesunyian nuansa kelam malam yang dingin lagi sepi di rumah tua bergaya abad ke-19 berlantai dua itu. Bangunannya berbahan utama kayu dan eksteriornya didominasi cat berwarna Hitam, dan Coklat. Letaknya di puncak bukit terpencil, sehingga tak akan nampak dari permukiman dibawahnya ketika memasuki waktu senja. Seolah lenyap disembunyikan bumi atau memang sengaja tidak ingin menampakan wujudnya diwaktu-waktu tertentu.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

“Kau anak sulung. Warisan ini hakmu.” Kata “warisan” melayang di udara. Tidak hanya soal saham dan aset, tapi juga beban, rahasia, dan noda yang melekat di nama Mahendra. Sinta menggenggam jemarinya sendiri, dingin dan basah.
791 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Miliarder Arogan

Istri Kontrak Miliarder Arogan

Alvin dan Emily masih memasang wajah ramah, tapi dalam hati, mereka mengutuk keras sikap Indira yang bersikap seolah wanita itu adalah orang yang berkuasa di rumah ini. “Kamu tunggu saja, Indira. Cepat atau lambat warisan Papa akan jatuh ke tangan kami,” ucap Emily dan Alvin dalam hati penuh kebencian untuk Indira. Emili dan Alvin tidak akan membiarkan warisan keluarga Mahendra jatuh ke tangan Indira ataupun Lucas. Karena itulah, mereka akan melakukan berbagai macam cara agar Satria memberikan warisannya kepada Adi.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Dunia

Di Antara Dua Dunia

Bab 55: Sumpah Tanpa Warisan “Sumpah sejati bukanlah ikatan darah, bukan pula warisan leluhur. Sumpah sejati lahir dari keberanian untuk menciptakan sesuatu yang belum pernah ada.”
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai sindiran warisan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status