Rahim Dua Ratus Juta
"Enggak apa-apa, Sayang. Please ya, kamu di sini. Aku pasti akan tambah semangat kalau kamu temenin aku kerja. Mau ya, Sayangku? Nanti selesai aku kerja, kita coba main di ruangan itu. Gimana?"
Akhirnya Sabrina tak jadi pulang, menemani sang suami bekerja di kantor. Sambil menunggu Darren selesai bekerja, Sabrina menonton film drama Korea, kesukaannya. Sekitar tiga puluh menit Darren bekerja, handphone-nya berdering. Sontak, Sabrina mendongak, menatap lekat suamiya. Penasaran, siapa yang menelepon?
"Hallo, Ma?"